Rabu, 21 Januari 2015

Jepang Minta Bantuan Negara Arab

TOKYO, - Seraya berpacu dengan waktu dalam membebaskan warganya yang disandera pihak ISIS membuat Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mencoba melobi negara-negara Arab agar bisa menyelesaikan sebelum batas waktu yang ditetapkan.

Sebagaimana dikutip Channel News Asia, PM Abe sekembalinya dari kunjungan ke kawasan Timut Tengah langsung menggunakan segala rute dan jalur diplomatic untuk memastikan dua warganya bebas.

Istimewa
“Kami berpacu dengan waktu, tapi pemerintah akan melakukan upaya maksimal. Saya telah memerintahkan pemerintah menggunakan seluruh jalur dan rute diplomatic untuk memastikan pembebasan dua warga,”ucap PM Abe

Salah satu yang dilakukan dalam pembicaraan dengan pemimpin Arab yaitu Raja Jordania Abdullah, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas serta Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.

Abe pun menegaskan bahwa negaranya tidak akan tunduk pada terorisme dan kemungkinan besar tidak akan membayar tebusan.

“Jepang tidak akan tunduk dengan terorisme. Jepang akan melakukan yang terbaik untuk melawan terorisme pengecut dan bekerja sama dengan komunitas internasional,”ucapnya.

Seperti diketahui, ISIS menyandera dua warga Jepang serta meminta tebusan USD200 juta atau lebih dari Rp2,4 tirliun untuk tebusan dari dua warga negeri sakura ini yang diketahui bernama Kenji Goto berprofesi sebagai jurnalis dan Haruna Yukawa (kontraktor).

Batas waktu penyerahan tebusan sendiri pukul 14.50 waktu Jepang pada Jumat (22/1). menurut para penculik ini, jumlah yang mereka ajukan setara dengan nominal bantuan yang diberikan Abe kepada negara-negara yang menggempur mereka.




Kontak blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/Lorcasz