Selasa, 31 Maret 2015

Optimalkan Kerja Sama Bilateral RI-Filipina

JAKARTA, - Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir, menyambut baik hubungan RI – Filipina yang semakin kokoh.

Wamenlu juga berharap kedua negara dapat mengoptimalkan mekanisme kerja sama bilateral yang telah ada sehingga dapat memberikan manfaat yang semakin dirasakan oleh rakyat kedua negara.

Kunjungan Presiden RI ke Filipina pada tanggal 8 – 9 Februari 2015 lalu, sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan perdana ke luar negeri, merupakan bukti bahwa Filipina merupakan mitra penting bagi Indonesia.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemlu RI, pernyataan ini disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri RI saat menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Filipina untuk Indonesia yang baru, Maria Lumen B. Isletta (31/3).

Duta Besar Filipina sendiri telah menyerahkan Surat-surat Kepercayaan kepada Presiden RI pada tanggal 19 Maret 2015 di Istana Negara

Wakil Menteri Luar Negeri RI dalam kesempatan tersebut juga secara khusus mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara terutama di sektor infrastruktur dan pengembangan konektivitas.

Tercatat total perdagangan kedua negara pada tahun 2014 mencapai USD 4.59 milyar dan menunjukkan tren positif dalam empat tahun terakhir.

Dalam pertemuan ini, Wakil Menteri Luar Negeri RI menggarisbawahi bahwa selain upaya-upaya untuk terus memperluas area kerja sama, penting bagi kedua negara untuk menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang ada, termasuk hasil-hasil kunjungan Presiden RI ke Manila bulan Februari 2015 lalu.

Sementara itu, Duta Besar Maria Lumen B. Isletta menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang baik dari Pemerintah RI.

Selanjutnya Duta Besar Isletta menyampaikan kesiapannya untuk bekerjasama dengan Kemlu dan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia guna lebih mendorong implementasi kesepakatan yang ada dan peningkatan kerja sama bilateral kedua negara.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Indonesia Buka Kesempatan kepada Investor Jepang

TOKYO, - Indonesia membuka lebar bagi pelaku usaha untuk melebarkan produk mereka di Indonesia yang sesuai dengan visi misi dan program prioritas Pemerintah.

Hal ini disampaikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Jepang Yusron Ihza Mahendra ketika membuka seminar investasi bertajuk “Indonesia Updates: New Investment Policy and Opportunities” di Tokyo, Jepang (31/3) waktu setempat

Kesempatan investasi RI-Jepang tidak hanya melibatkan infrastruktur, tapi juga kawasan ekonomi khusus dan produk – produk halal yang sangat diminati di Jepang.

“Visi, misi dan program prioritas Pemerintah Indonesia yang baru telah menciptakan berbagai peluang investasi yang baru pula bagi dunia usaha Jepang.” ucap Dubes Yusron.

Dubes Yusron pun memberikan contoh, program prioritas di bidang pembangunan infrastruktur, maritim, dan tenaga listrik tentunya membuka peluang kerjasama dan investasi di bidang-bidang tersebut.

“Di samping itu, selaras dengan upaya mempercepat laju pembangunan di daerah, khususnya di luar Jawa, pemerintah juga telah meluncurkan program bagi penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di seluruh wilayah Indonesia, yang tentunya akan mempermudah penanaman modal Jepang di wilayah-wilayah tersebut.”ucapnya

Seminar menghadirkan beberapa pembicara terkemuka dari Indonesia, yaitu Deputi Kepala BKPM bidang Layanan Investasi Lestari Indah, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Imam Haryono, dan Wakil Direktur  LPPOM MUI Sumunar Jati.

Dalam acara ini, Deputi Kepala BKPM telah memaparkan kebijakan investasi terkini Indonesia, khususnya berbagai langkah yang diambil guna meningkatkan pelayanan kepada calon investor.

“BKPM telah meluncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memudahkan proses penanaman modal bagi investor baru, dan juga menawarkan sejumlah insentif bagi investor yang memenuhi kriteria yang ada.” ucapnya.

Sementara itu, Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian memaparkan upaya Pemerintah Indonesia menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di seluruh wilayah Indonesia.

“Tidak kurang dari 14 Kawasan Ekonomi Khusus akan dibentuk, utamanya di luar Jawa, guna mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di wilayah-wilayah tersebut. Tentunya masing-masing Kawasan Ekonomi Khusus akan didukung dengan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur dan sejumlah insentif bagi investor,”ucapnya

Mencermati semakin tingginya minat dunia usaha Jepang atas produk halal, seminar juga menghadirkan Sumunar Jati, Wakil Direktur LPPOM MUI, yang memberikan pemaparan khusus mengenai industri halal sebagai sektor investasi baru yang potensial.

“Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia dapat menjadi basis yang potensial bagi industri halal baik untuk konsumsi domestik maupun pasar ekspor.” ujarnya

Pada kesempatan ini, dirinya memaparkan berbagai sektor industri halal seperti makanan dan minuman, kosmetika, obat-obatan, produk rumah tangga, pariwisata, dsb, serta prosedur dan tatacara memperoleh sertifikasi halal.

Dari pihak Jepang, seminar menghadirkan Wakil Direktur Urusan Indonesia JICA (Japan International Cooperation Agency) Jun Saotome, dan General Manager Bank SMBC Hiro Hyakutome, selaku pembicara.

JICA memaparkan mengenai kemajuan berbagai program kerjasama Indonesia – Jepang di bidang pembangunan infrastruktur, sementara SMBC telah memaparkan mengenai kerjasama investasi yang dilakukannya bersama Bank BTPN yang telah memungkinkan penyediaan layanan finansial kelas dunia bagi investor Jepang di seluruh wilayah Indonesia.

Penyelenggaran seminar ini mendapatkan sambutan yang hangat dari dunia usaha Jepang. Dari target peserta 200 orang, seminar berhasil menarik partisipasi sekitar 400 peserta.

Hal ini tentunya mencerminkan tingginya minat dunia usaha Jepang untuk terus memperkuat kerjasama ekonomi dengan Indonesia. Seminar investasi ini diselengarakan KBRI Tokyo bekerjasama dengan ASEAN – Japan Center dan BKPM RI.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Ketika Tiga Dubes RI Berbagai Pengalaman Diplomasi di Tiga Benua

JAKARTA, - Ada yang menarik ketika tiga dubes dari tiga benua berkumpul dalam satu ruangan untuk memberikan testimoni pengalaman diplomasi mereka di penempatan mereka.

Hal ini hanya terjadi dalam sebuah Forum Debriefing Kepala Perwakilan RI yang menghadirkan mantan Duta Besar LBBP RI dari 3 benua, yaitu Eropa, Amerika, dan Afrika.

Sebagaimana dilansir dari laman Kemlu RI mengatakan menurut Dubes Alfred T Palembangan, Sekretaris BPPK mengatakan bahwa forum ini telah berkembang menjadi forum komunikasi publik yang ditandai dengan semakin luasnya kehadiran berbagai kementerian atau lembaga hingga perguruan tinggi.

“Forum Debriefing telah berkembang menjadi forum komunikasi publik yang ditandai dengan semakin luasnya kehadiran berbagai Kementerian/Lembaga, Perguruan Tinggi, dan instansi lainnya,” ucap Sekretaris BPPK, Dubes Alfred T. Palembangan

Forum kali ini menghadirkan tiga Duta Besar periode 2010 – 2014, yakni Duta Besar Nahari Agustini (Duta Besar LBBP RI untuk Republik Turki), Duta Besar Nur Syahrir Rahardjo (Duta Besar LBBP RI untuk Republik Suriname, merangkap Republik Guyana), dan Duta Besar Eddy Poerwana (Dubes RI untuk Republik Zimbabwe merangkap Republik Mozambique, Republik Zambia, dan Republik Malawi).

Menurut Dubes Nahari Agustini memberikan penjelasan ketika isu hilangnya 16 WNI di Turki yang ternyata akan menyeberang ke Suriah mengatakan bahwa kondisi perbatasan dua negara tersebut terbentang sangat panjang yang berupa pegunungan.

“Kondisi perbatasan Turki-Suriah membentang sangat panjang, sekitar 900 Kilometer di wilayah yang berupa pegunungan”, ungkap Dubes Nahari Agustini

Panjangnya wilayah perbatasan dan sulitnya medan menjadi tantangan utama dalam mencegah orang, termasuk WNI yang ingin menyeberang ke Suriah.

Sejauh ini, KBRI telah melakukan kerjasama dengan pihak Turki untuk mencegah menyeberangnya WNI ke Suriah.

Selain itu, KBRI juga selalu menjalin dialog dengan kelompok mahasiswa dan pelajar asal Indonesia di Turki agar tidak ikut serta dalam kelompok radikal seperti ISIS.

“Kami juga mengusulkan kapada pihak Imigrasi Turki untuk menghentikan sementara pemberian visa on arrival bagi WNI yang bepergian ke Turki”, ujar Dubes Nahari.

Dalam hal ekonomi, hubungan Indonesia dan Turki berjalan dengan sangat baik. Sebagai salah satu strategic partner Indonesia,

Volume perdagangan Indonesia-Turki cukup besar, yaitu 2,4 Milyar Dollar AS pada tahun 2014. Dari jumlah tersebut, surplus berada di pihak Indoensia.

“Pada tahun 2014, Indonesia memiliki surplus perdagangan dengan Turki sekitar 1,8-1,9 Milyar dollar AS” Demikian imbuh Dubes Nahari.

Beda dengan Dubes Nur Syahrir Rahardjo yang menduduki pos di Suriname agak sedikit berbeda dimana negara tersebut sangat kental dengan budaya Jawa

Bahkan dirinya pernah ditanya oleh seorang warga keturunan Indonesia di negara tersebut apakah membawa kaset lagu dari musisi Mus Mulyadi.

Menurut Dubes Rahardjo, musisi-musisi lama Indonesia seperti Waljinah, Mus Mulyadi bahkan Didi Kempot pun digandrungi oleh warga di negara jajahan Belanda yang menggunakan bahasa sehari-hari bahasa Jawa selain bahasa Belanda.

“Bapak bawa kaset Mus Mulyadi, nggak?”, Kalau artis-artis Indonesia lama mereka suka, justru band Indonesia zaman sekarang yang tidak diminati di Suriname” ujar Dubes Rahardjo.

Hubungan Indonesia-Suriname memang sangat unik. Dengan sekitar 15% penduduk yang merupakan warga keturunan dari Imigran asal Pulau Jawa, keterikatan budaya kedua negara sangat erat.

Namun demikian, hubungan budaya yang dekat tersebut tidak berjalan tanpa tantangan. Saat ini, kalangan muda Suriname semakin tidak tertarik dengan budaya Indonesia, mereka lebih tertarik pada budaya pop yang berkembang.

“Setelah diamati, hal ini terjadi karena budaya Indonesia, terutama budaya Jawa yang ada di Suriname masih sangat tradisional dan tidak mengelami perkembangan”, jelas Dubes Rahardjo.

Dubes Rahardjo memberikan contoh di Suriname pertunjukan wayang masih diadakan semalam suntuk, yang tentu saja tidak menarik bagi kalangan muda.

Untuk itu, KBRI Paramaribo mencoba membawakan budaya-budaya tradisional Indonesia yang telah dimodernisasi, seperti menggelar pagelaran wayang dengan diselingi oleh campur sari.

“Dengan demikian, masyarakat Suriname semakin kembali tertarik pada budaya Indonesia”, tutup Dubes Rahardjo.

Bagaimana dengan Afrika negara yang banyak orang masih dianggap penuh dengan segala rupa mulai dari Ebola, konflik sekuler, AIDS dan masih banyak lagi.

Namun Afrika yang sekarang sudah lebih maju bahkan menurut Mantan Dubes RI untuk Zimbabwe dan Zambia, Eddy Poerwana yang mengatakan bahwa benua hitam tersebut adalah menarik

“Afrika adalah benua yang menarik,”ucap Dubes Eddy Poerwana

Menurutnya, tidak semua bagian di Benua Afrika panas dan dipenuhi konflik. Zimbabwe contohnya, selain memiliki kondisi yang relatif aman, negara tersebut memiliki sistem pendidikan yang sangat baik, yang diwariskan oleh Inggris.

Dubes Eddy juga mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia-Zimbabwe tidak bisa dilepaskan dari sisi historis, ketika Presiden Soekarno menaruh perhatian yang sangat besar bagi dekolonisasi kawasan Asia dan Afrika.

“Indonesia mendapatkan tempat yang spesial di mata Presiden Mugabe”, ujar Dubes Eddy.
Dalam bidang ekonomi, saat ini beberapa komoditi ekspor Indonesia, berupa produk-produk rumah tangga sederhana, seperti setrika dan kipas angin telah mendapatkan tempat di pasar Zimbabwe. Produk Indonesia dikenal dengan kualitasnya yang baik.

Namun, harga dari produk-produk Indonesia masih belum terjangkau oleh masyarakat Zimbabwe. Selain karena harga yang mahal akibat biaya distribusi yang tinggi, daya beli masyarakat Zimbabwe juga cenderung lemah karena krisis ekonomi akibat sanksi ekonomi yang dikenakan oleh negara-negara Barat.

Tidak kehabisan akal, indonesia berusaha untuk masuk melalui produk sehari-hari yang murah, yaitu mie instan yang ternyata sudah mulai akrab dengan masyarakat tersebut
“Indomie dan Sarimie sudah mulai masuk ke pasar Zimbabwe saat ini” ucapnya




Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz


BI Minta Tidak Ada Lagi Transaksi Permen

MANADO, - Maraknya traksaksi permen ketika para tempat usaha seperti swalayan atau supermarket kekurangan uang kecil membuat Bank Indonesia angkat bicara.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Utara, Luctor Tapiheru mengatakan agar swalayan dan supermarket yang beroperasi di wilayahnya untuk tidak melakukan transaski permen tetapi tetap mengembalikan uang kepada pembeli.

“Karena alat pembayaran di Indonesia saat ini adalah uang rupiah bukan permen yang saat ini sering terjadi di swalayan dan supermarket di Sulut, dimana kasir memberi permen sebagai pengganti uang kecil sisa belanja,”ucapnya.

Luctor mengatakan jika swalayan atau supermarket membutuhkan uang kecil, pihaknya selalu menyiapkan dengan melakukan pertukaran di kantor BI

“BI memiliki stok uang kecil yang diperlukan masyarakat dalam melakukan transaksi,”ucapnya.

Seperti diketahui, banyak pembeli yang hanya bisa pasrah ketika harus menerima permen sebagai bagian dari kembalian dari transaksi dengan alasan tidak ada uang receh atau koin.

Padahal secara Undang-Undang Bank Indonesia swalayan atau supermarket yang memberikan uang kembalian bukan uang melanggar hukum dengan sanksi ancaman pidana kurungan badan atau denda yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 1999.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Xiaomi akan Rilis Produk di Hari April Mop

JAKARTA, - Produsen perangkat telekomunisi asal Tiongkok, Xiaomi kabarnya akan merilis sebuah produk terbarunya pada Hari April Mop atau tanggal 1 April besok.

Hal ini terlihat dimana salah satu personil PR yang mengurusi kegiatan Xiaomi di Indonesia meluncurkan sebuah undangan pada jejaring sosialnya.

Dalam undangan yang di unggah pada laman jejaring sosial personil PR tersebut, terdapat nama Hugo Barra petinggi Xiaomi serta Steve Vicker, General Manager perusahaan tersebut untuk wilayah Asia Tenggara.

Namun ketika melihat lini masa dari akun jejaring sosial dari para petinggi perusahaan ini tidak ada menyinggung soal acara ini.

Hugo Barra pun dalam linimasa akunnya tidak ada memuat soal acara tersebut, bahkan terakhir pria kelahiran Belo Horizonte, Minas Gerais, Brazil 28 Oktober 1976 memuat statusnya pada 19 Maret lalu.

Menarik untuk disimak apakah produk apa yang ditawarkan Xiaomi kepada pasar gadget Indonesia pada awal April besok yang dikenal seluruh dunia sebagai April Mop ini, apakah Mi Note atau Xiaomi Ferrari mungkin Smart TV ?


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Faktor Lelah Jadi Kambing Hitam Indonesia Kalah

JAKARTA, - Kekalahan telak 4-0 dari Korea Selatan setelah sebelumnya mencetak gol pada dua pertandingan sebelumnya cukup mengejutkan.

Namun alasan yang disampaikan Pelatih Timnas Indonesia, Aji Santoso dalam keterangan mengatakan bahwa pertandingan tersebut sangat melelahkan namun dirinya mengapresiasikan kemampuan dari anak asuhnya

“Pertandingan tadi cukup melelahkan. Tapi pemain sudah berusaha menunjukkan kemampuan terbaiknya,”ucapnya.

Menurut mantan pemain Persebaya ini mengatakan bahwa gol pertama dari prajurit Taeguk ini membuat anak asuhnya down yang berujung konsentrasi berkurang
.
“Jujur, gol pertama Korsel membuat pemain down. Kondisi ini membuat konsentrasi pemain menurun,”ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Cerita Tentang Pahlawan Devisa Indonesia di Ujung Timur Rusia

VLADIVOSTOK, - Temperatur kota di ujung timur Rusia, Vladivostok, menunjukan minus 2 derajat dan terpaan angin laut begitu dingin menusuk. Namun udara mendadak terasa hangat ketika tamu yang ditunggu-tunggu datang.

“Apa kabar pak Dubes? Maaf agak terlambat,” ujar mbak Ami atau nama lengkapnya Ni Ketut Sudarmi (28 tahun), seorang spa terapis asal Klungkung, Bali yang telah lebih setahun bekerja di salon “Organic spa” Vladivostok.

Ami datang memenuhi undangan makan malam di restoran “Pan Pacific Zuma” bersama Ni Luh Utami Dewi (40) asal Badung serta Valentina, pemilik Spa salon tempat mereka bekerja.

Tidak nampak rona tegang atau sedih di wajah mereka, sebaliknya justru kegembiraan yang terpancar di pertemuan tersebut.

“Saya merantau ke sini supaya bisa mengumpulkan uang guna membiayai pendidikan kedua putra saya setinggi mungkin. Siapa tahu kelak anak saya bisa jadi Duta Besar, pak” canda Ami saat ditanya alasan bekerja di Rusia.

Rekannya, Utami, juga memberi jawaban senada. Saat pelayan datang, keduanya fasih memesan makanan dalam bahasa Inggris diselingi bahasa Rusia.

Tak lama berselang, 4 spa terapis lain datang bergabung, yakni Komang Harmaeni (33)  asal Gianyar yang pernah bekerja di Dubai, India; Komang Wati (30) asal Jimbaran yang pernah bekerja di India dan Polandia;  Kadek Sarastika Dewi (21) dan Ni Luh Arini (25) asal Karang Asem yang baru sekali bekerja di luar negeri.

Tawa riang menghiasi wajah mereka saat menjumpai Dubes RI. Tanpa sungkan, mereka pun langsung memesan makanan.

Sambil santap malam, beberapa dari mereka asyik memainkan gadget anyar dan bertukar kabar dengan handai tolan mereka melalui whassap, twitter, facebook, atau instagram.

Keenam spa terapis di atas adalah bagian dari 15 spa terapis asal Bali yang bekerja di salon “Organic Spa” dan “Jamu Spa” di kota Vladivostok.

Sebagaimana informasi yang diterima dari KBRI Moskow melalui email menjelaskan bahwa terapis terlama telah bekerja 1 tahun, yang termuda baru 1 bulan. Rata-rata tiap bulannya mereka dapat mengirim ke keluarga di Bali sebesar USD1000.

“Dibanding  di Turki atau Maladewa tempat saya dulu bekerja, di Rusia jauh lebih enak, pak.Karena selain bekerja legal, boss kami juga baik dan penghasilan plus bonus-nya juga memadai. Sudah begitu, kami juga memperoleh hak cuti 2 minggu bila sudah setahun bekerja.” ucap Utami yang diamine oleh koleganya

Sementara pemilik “Organic Spa” Valentina dan manager “Jamu Spa” Olga menyatakan kepuasannya atas profesionalisme dan pengertian yang ditunjukkan para terapis asal Bali.

“Meski saat ini Rusia tengah mengalami krisis, namun perusahaan tetap melaksanakan kewajibannya terhadap karyawan, termasuk masalah dokumen keimigrasian dan kesejahteraan mereka,” ujar Olga yang pernah 7 tahun tinggal di Bali dan juga mengimpor furniture dari Indonesia.

Pertemuan Duta Besar Djauhari Oratmangun dengan para pahlawan devisa Indonesia ini dilakukan disela-sela kegiatan Dubes RI melakukan promosi Trade Tourism dan Investment Indonesia di kota yang terletak 6400 km timur Moskow dan jarak terbang 9 jam ini, bekerjasama dengan Konsul Kehormatan RI di Vladivostok dan Atase Perdagangan RI.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Cuaca Panas Membuat Permainan Tim Korsel Kurang Maksimal

JAKARTA, - Walau menang 4-0 atas tuan rumah Indonesia namun timnas negeri gingseng tersebut gagal mengembangkan permainan mereka lantaran faktor cuaca panas.

Hal ini disampaikan Pelatih Timnas Korsel Shin Tae-yong yang mengatakan timnya kesulitan menjalankan pola permainan mereka pada babak pertama

“Babak pertama kami kesulitan dengan cuaca yang panas dan gagal menunjukkan performa terbaik. Di babak kedua kami mulai terbiasa dengan cuaca dan bisa bermain lebih bagus,”ucapnya.

Namun dibalik faktor cuaca dan temperature udara Pelatih Tae-yong sang puas dengan penampilan anak asuhnya dengan meraih tiga kemenangan serta memproduksi 12 gol dengan tidak satupun gol bersarang di gawangnya.

“Kami telah melakukan yang terbaik dan saya puas dengan penampilan tim. Saya harus memberikan selamat untuk pemain saya yang bekerja keras untuk lolos. Yang jelas kami akan bekerja keras di putaran final,”ucapnya.

Berdasarkan aturan AFC, 16 tim lolos Piala Asia U-23 yang berlaku di Qatar pada Januari 2016 mendatang.

Juara grup lolos otomatis, sedangkan lima tiket tersisa diperuntukkan untuk lima runner-up terbaik. Lantas bagaimana nasib Indonesia.

Sebelum bertanding melawan Korea Selatan, posisi Indonesia berada di peringkat pertama runner-up terbaik.

Namun ketika hasil Indonesia-Korea keluar, posisi tim asuhan Aji Santoso berada di peringkat kelima namun peringkat timnas bisa berubah lantaran belum semua negara menyelesaikan jadwal pertandingan kualifikasi.




Kontak blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Tim Jupiter Aerobatik TNI AU akan Hadir Kembali

JOGJAKARTA, - Lama tidak terdengar pasca tabrakan dua pesawat  di Langkawi, Tim Aerobatik Jupiter TNI AU akan melakukan aksi kembali.

Kali ini, tim Aerobatik Jupiter akan meriahkan peringatan HUT TNI AU ke-69 yang akan berlangsung di Pangkalan Militer Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada 9 April mendatang.

Hal ini disampaikan Komandan Pangkalan Udara Utama TNI AU Adisucipto, Marsekal Pertama TNI Yadi I Sutanadika sebagaimana dilansir dari media setempat.

“The Jupiters dalam semangat yang tinggi serta akan terus melanjutkan latihan untuk menghadapi gelaran berikutnya sebagai wujud eksistensi dan kebanggaan terhadap bangsa Indonesia, kami doa restunya,”ucapnya

Informasi yang beredar adalah sedikit perubahan dimana Yunaldi sebagai leader di Jupiter 1 dengan didukung Kapten Penerbang Idam Satria Utomo sebagai Right Wing di Jupiter 2

Untuk Left Wing Jupiter 3 akan diawaki Kapten Penerbang Made Yogi Indra. Sedang Jupiter 4 Mayor Penerbang Putu Sucahyadi.

Mayor Penerbang Sri Raharjo akan digantikan Mayor Penerbang HM Kisha sebagai Lead Synchro Jupiter 5. Mayor Penerbang Frando Marpaung akan menggantikan Mayor Penerbang Humaidi Romas di Jupiter 6.

Seperti diketahui, armada Aerobatik The Jupiter harus kehilangan dua pesawatnya akibat insiden yang terjadi di Langkawi, Malaysia.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Korsel Bungkam Indonesia

JAKARTA, - Timnas Korea Selatan akhirnya lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2016 setelah membungkam tuan rumah, Indonesia 4-0 dalam lanjutan Grup H Kualifikasi Piala AFC U-23.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta, timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Prajurit Taeguk dengan empat gol.

Sukses menahan imbang 0-0 pada babak pertama ternyata tidak selamanya ini terbukti pada lepas turun minum Korea mampu membungkam timnas Indonesia.

Dimulai pada menit ke-52 melalui kaki Jung Seunghyun dengan memanfaatkan bola liar di kotak penalti Indonesia dan menjadi 1-0 untuk Korea Selatan.

Sama seperti tidak disiplin anak asuhnya, Pelatih Aji Santoso pun menjilat ludahnya sendiri yang mengatakan jangan terlalu berharap pada Evan Dimas ternyata dimainkan dari bangku cadangan disaat masa pemulihan akibat cedera bahu yang sedikit robek.

Masuknya Evan Dimas ternyata tidak berpengaruh sama sekali dengan permainan timnas bahkan menjadikan Korea Selatan menambah gol pada menit ke-71 melalui tendangan Lee Chandong dari luar kotak penalti menjadi 2-0.

Ketinggalan 2-0, membuat pemain Indonesia pun bekerja lebih keras dan berani menekan terbukti lewat Antoni Putro Nugroho namun tendangannya masih melambung di atas gawang Korea.

Korea pun kembali menambah pundi golnya menjadi 3-0 lewat kaki Kim Seungjun pada Menit ke-83 yang berlanjut menjadi 4-0 lewat tendangan Lee Chanmin.

Hingga akhir babak kedua, kedudukan 4-0 untuk Korea membuat negeri gingseng tersebut lolos dalam putaran final Piala Asia U-23.

Susunan Pemain

Korea Selatan

Lee Changgeun; Sim Sangmin, Yeon Jeimin, Woo Jusung, Jung Seunghyun; Lee Changmin, Lee Yeongjae/Moon Changjin (82), Lee Chandong; Kim Hyun/Lee Hando (66), Ahn Hyunbeom/Kim Seungjun (46), Jang Hyunsoo

Indonesia

M. Natshir; Putu Gede Juni Antara, Manahati Lestusen, Hansamu Yama, Abduh Lestaluhu/Andik Rendika Rama (55); Paulo Sitanggang, Adam Alis/Evan Dimas Darmono (70), Zulfiandi; Ilham Udin, Ahmad Nufiandani, Muchlis Hadi



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

KBRI Sanaa Tetap Beroperasi

SANAA, - Ditengah situasi politik dan keamanan yang tidak menentu di Yaman membuat sejumlah negara mengevakuasi warganya termasuk menutup kantor perwakilan mereka tetapi tidak dengan Indonesia.

Informasi yang beredar, Kedutaan Besar RI untuk Yaman tetap beroperasi sebagaimana mestinya walau tidak ada tempat di negeri itu aman.

Untuk mengevakuasi warga negara Indonesia, pemerintah menjadikan Kota Salala sebagai titik temu bagi evakuasi WNI yang akan keluar dari Yaman Timur.

Dari Kota Salala, pemerintah melalui tim evakuasi akan memulangkan para WNI ke Indonesia via Oman dengan dua opsi pengeluaran yaitu darat dan udara.

Sedangkan WNI yang ada di Sanaa akan dievakuasi ke Al Hudaydah yang masih dinyatakan aman dengan lapangan udara yang dapat digunakan.

Berdasarkan data Kemlu yang beredar, sekitar 4,159 WNI berada di negara tersebut yang terdiri 2,626 jiwa sebagai mahasiwa dan 1,488 pekerja professional minyak dan gas. Sedangkan sisanya 45 staf KBRI berserta keluarga mereka.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kemlu Jalin Kemitraan dengan Kementerian PA-RB

JAKARTA, -  Kementerian Luar Negeri melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja (PK) tahun 2015 dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan efektif, transparan dan akuntabel.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemlu, penandatanganan ini berlangsung di Gedung Pancasila, Pejambon, Jakarta Pusat.

Penandatanganan dilaksanakan serentak oleh Menteri Luar Negeri, Kepala Perwakilan RI untuk PTRI ASEAN dan Kepala Perwakilan RI untuk Republik Kepulauan Fiji sebagai perwakilan dari 132 Perwakilan RI, seluruh Eselon I dan II dengan disaksikan langsung oleh Menteri PAN- RB (30/3)

Dalam sambutannya Menteri Luar Negeri menyampaikan bahwa penandatanganan Perjanjian Kinerja merupakan komitmen Kementerian Luar Negeri dalam mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel serta berorientasi pada hasil.

Menteri Luar Negeri kembali menyampaikan Visi Kementerian Luar Negeri Tahun 2015 - 2019, “Terwujudnya Wibawa Diplomasi guna Memperkuat Jati Diri Bangsa sebagai Negara Maritim untuk Kepentingan Rakyat” dengan tekad “Diplomasi untuk Rakyat, Diplomasi Membumi” dalam arti kinerja Kementerian Luar Negeri tidak akan memiliki jarak dengan rakyat serta dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat.

Hal ini yang mendorong Kementerian Luar Negeri berkomitmen secara penuh melakukan percepatan Reformasi Birokrasi di lingkungan Kementerian Luar Negeri serta mewujudkan target kinerja yang telah ditetapkan.

Menteri Luar Negeri mengamanahkan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan pengawalan terhadap Perjanjian Kinerja Menteri Luar Negeri dengan memastikan pencapaian target kinerja dan diterjemahkan pada setiap dokumen kinerja Eselon I, Eselon II, dan Kepala Perwakilan RI.

Sementara itu, MenPAN RB menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap kepemimpinan Kementerian Luar Negeri yang dapat menjadi contoh inspirasi bagi Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya.

Kementerian Luar Negeri telah menunjukkan komitmen dan integritas yang kuat dalam manajemen pemerintahan yang baik.

Sedianya komitmen pada tingkatan Pimpinan dapat ditindaklanjuti oleh segenap jajaran di bawahnya demi mensukseskan visi misi Kementerian yang dapat berkontribusi terhadap pencapaian visi misi Pemerintah RI.

MenPAN RB mengharapkan Kementerian Luar Negeri sebagai representasi pemerintah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia dapat memperkuat eksistensi Indonesia di tengah pergaulan internasional, meningkatkan kualitas diplomasi, serta komitmen kerjasama yang menambah nilai manfaat bagi kesejahteraan bangsa.

Sebagai leading sector, Kementerian Luar Negeri harus meningkatkan kualitas SDM aparatur Kementerian Luar Negeri yang akan menampilkan wajah sosok dengan integritas yang kuat dengan membangun bangsa yang disegani.

Selain penandatanganan PK dalam kesempatan ini juga terdapat paparan dari Asisten Deputi (Asdep) Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan KemenPAN RB, Asdep KemenPAN RB menyampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri harus memperkuat tindak lanjut atau implementasi dari Perjanjian Kinerja yang telah ditandatangani.

K/L harus menyelaraskan kinerja organisasi dan kinerja individu, dengan mengkaitkan Rencana Strategis dan perencanaan anggaran pada RKA-KL (Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga).

Fokus tidak lagi bertumpu pada pertanggungjawaban keuangan semata tetapi berfokus pada pertanggungjawaban kinerja.

Manajemen kinerja yang baik akan menghasilkan kinerja yang baik, salah satunya dengan penerapan sistem aplikasi yang berfungsi sebagai alat monitor dan evaluasi perkembangan pencapaian terhadap Perjanjian Kinerja dan penilaian terhadap manajemen kinerja pada setiap triwulannya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal menghimbau agar Eselon I, Eselon II dan Kepala Perwakilan RI dapat menindaklanjuti

Perjanjian Kinerja dengan rencana aksi yang konkrit, melakukan pengawalan dalam pencapaiannya, serta bahu membahu untuk memenuhi kinerja yang ditargetkan sehingga upaya diplomasi betul-betul dapat dirasakan oleh rakyat.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Bangun Pabrik Baru, Coca Cola Serap 60 Ribu Pekerja

BEKASI, - Produsen minuman ringan berkarbonasi, Coca Cola akan menyerap sekitar 60 ribu tenaga baru hingga empat tahun ke depan.

Angka ini terlontar dimana produsen minuman tersebut pada tahun ini membuka pabrik terbaru di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Hal ini disampaikan Muhtar Kent, Chairman and CEO Coca Cola Company dimana pihaknya bangga bisa menciptakan peluang pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.

“Kami bangga menciptakan peluang pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Saat ini sudah ada 12 ribu pekerja langsung di Indonesia dan jumlahnya akan berlipat hingga 60 ribu pekerja dalam empat tahun kedepan,”ucapnya

Kent juga menambahkan bahwa dengan adanya penyerapan lapangan pekerjaan ini sejalan dengan berkembangnya industri minuman di Indonesia dan bertambahnya jumlah masyarakat lapisan ekonomi menengah

“Kami ingin membuat Indonesia lebih kuat dengan investasi ini. Alasan kami ada di sini karena percaya potensi Indonesia. Komitmen kami menciptakan ribuan tenaga kerja untuk Indonesia seiring dengan berkembangnya pasar,”ucapnya.

Sementara menurut Kadir Gunduz, Presiden Direktur Coca Cola Amatil Indonesia mengatakan bahwa pabrik baru ini berinvestasi sekitar USD500 juta

“Pekerjaan akan tersedia tidak hanya untuk pekerja pabrik. Tapi di segmen distributor sampai tingkat terbawah,”ucapnya.

Selain membuka lapangan pekerjaan, Gunduz juga menambahkan pihaknya menggunakan bahan baku lokal yang menguntungkan bagi negeri ini.

“90 persen konten Coca Cola Indonesia dari bahan baku domestic,”ucapnya

Sebagai informasi, untuk pabrik terbarunya Coca Cola Indonesia menanamkan investasi sekitar USD500 juta dimana dalam 25 tahun perusahaan tersebut berada di negeri ini dengan total penanaman modal USD1,2 milyar.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Petinggi Parlemen Jerman Bertemu dengan Ketua DPR

JAKARTA – Presiden Parlement Jerman, Norbert Lammert mengunjungi Indonesia dan melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Setya Novanto.

Dalam pertemuan tersebut kedua pemimpin parlement tersebut saling berbagi informasi tentang peningkatan hubungan kerja sama kedua negara.

“Saya apresiasikan adanya kemitraan strategis sebagai dasar kerja sama ke depan. Dokumen Deklarasi Jakarta 2012 komitmen bersama perlu ditindaklanjuti yaitu di bidang infrastruktur, perdagangan, pertahanan dan kekuatan energy,”ucapnya.

Dalam kesempata tersebut, Ketua Novanto juga mengapresiasikan Indonesia sebagai Guest of Honor pada Frankfurt Book Fair yang akan di gelar pada 14-18 Oktober mendatang.

“Ini tentu sebagai upaya peningkatan hubungan bilateral Indonesia-Jerman. Perlu dipikirkan juga membentuk grup persahabatan Indonesia-Jerman,”ucapnya.

Dirinya juga menghaturkan simpati dan duka cita kepada rakyat dan pemerintah Jerman terkait insiden jatuhnya pesawat Germanwings di Kawasan Alpen, Nice Perancis.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Coca Cola Resmikan Pabrik Baru Seharga USD500 Juta

JAKARTA, - Produsen minuman ringan berkarbonasi, The Coca-Cola Company (TCCC) di tahun 2015 membangun kekuatan baru yang mengambil lokasi di kawasan Cikedoka, Bekasi-Jawa barat.

Kekuatan baru ini dibuat Coca Cola untuk menjawab tantangan pasar industri minuman ringan yang sangat menjanjikan di tanah air.

Hal ini disampaikan Muhtar Kent, selaku Chairman dan CEO The Coca Cola Company dalam persemian pabrik mereka yang diresmikan Menteri Perindustrian, Saleh Husein.

“Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang menjanjikan dan merupakan salah satu motor pertumbuhan untuk meraih visi jangka panjang kami,”ucapnya.

Pembangunan dua pabrik ini sebagai bentuk nyata investassi The Coca Cola Company dengan nilai USD500 juta di Indonesia dengan kompensasi kepemilikan saham sekitar 29,4 persen.

“Invesstasi 500 juta dollar AS menegaskan keyakinan kami pada Indonesia yang akan membantu kami menangkap peluang untuk terus berkembang di negara besar dan di saat yang sama menempatkan kami untuk lebih responsive menanggapi kebutuhan konsumen dan mitra bisnis,”ucapnya.

Sebagai informasi, produsen minuman berkarbonasi asal AS ini telah beroperasi di Indonesia lebih dari 88 tahun dengan 16 merek yang tersebar di segala pasar.

Selama 88 tahun, setidaknya Coca Cola sudah mengoperasikan 10 pabrik pembotolan dengan menyerap sekitar 12 ribu tenaga kerja Indonesia dengan 200 pusat distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

25 Kepala Negara Hadiri HUT 60 Tahun KAA

JAKARTA, - Jelang perhelatan peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika yang akan berlangsung di Jakarta dan Bandung dihadiri lebih dari 25 kepala negara atau kepala pemerintahan.

Hal ini disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Luhut Binsar Panjaitan sebagaimana dilansir dari laman resmi Sekretaris Kabinet.

“Kemarin Presiden (Joko Widodo) briefing kami di sidang kabinet bahwa Perdana Menteri (Shinzo) Abe (Jepang) dan Presiden Tiongkok akan hadir dan masih ada beberapa kepala negara lain yang hadir. Mesir ada utusan khusus presiden, kemudian juga dari Qatar akan mengirim Perdana Menterinya,”ucapnya.

Namun Luhut belum bisa mengonfirmasi pasti apakah Presiden Korea Utara Kim Jong-un hadir atau tidak dalam acara tersebut.

Persiapan terakhir, menurut mantan Dubes RI untuk Singapura ini sudah cukup baik dan pada 16 April mendatang akan digelar gladi bersih di Jakarta dan sehari sesudahnya di Bandung.

Menurut Luhut, materi acara ini sedangkan dikerjakan Kemlu dengan waktu yang tidak lama akan selesai termasuk membahas kemungkinan deklarasi kemerdekaan negara Palestina pada acara tersebut.





Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

10 Tahanan BNN Kabur

JAKARTA, - Sepuluh orang tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) melarikan diri dari tahanan pada Selasa (31/3) dini hari

Sebagaimana dilansir dari laman resmi BNN, kesepuluh tahanan ini berasal dari kasus narkotika yang berbeda melarikan diri dengan cara menjebol tembok penjara di bagian belakang bangunan.

Berikut nama tahanan BNN yang kabur sebagaimana dari laman resmi mereka.

Abdullah alias Dulah (35 tahun), Langsa Baro, Aceh Timur

Samsul Bahri alias Kombet (42), Julok, Aceh Timur

Hamdani Razali (36), Darul Aman, Aceh Timur

Hasan Basri (35), Idi, Aceh Timur

Usman alias Raoh (42), Peurelak Barat, Aceh Timur

Kelima nama di atas adalah jaringan Aceh yang terlibat dalam peredaran narkotika jenis Sabu seberat 77,3 kg yang ditangkap pada 15 Februari 2015.







Apip Apriansyah (33)

Jl. H. Doel No.62 RT 02/RW 05 Kelurahan Bojong Pondok Terong Kecamatan Cipayung Kota Depok.

M. Husein (42)

Punti Matangkuli Kecamatan Matangkuli Kabupaten Aceh Utara, Jalan Perumahan Griya Indah Kelurahan Karawang Timur, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang.

Apip dan Husein adalah jaringan peredaran sabu 24,2 kg di sekitar kawasan Pemakaman San Diego Hills Karawang.

Keduanya ditangkap pada 19 Maret 2015 ketika melakukan transaksi narkotika 25,2 kg di areal pemakaman San Diego Hills Karawang.

Erick Yustin (39)

Alamat  :   Perumahan Griya Katulampa Blok D1 No.3 Kelurahan Katulampa Kabupaten Bogor

Erick ditangkap pada 30 Januari 2015 di daerah Cempaka Wangi, Jakarta Pusat karena terlibat dalam peredaran 7,6 kg sabu. 

Erick merupakan kaki tangan dari Sylvester Obiekwe, seorang napi Nusakambangan yang mengendalikan narkotika dari dalam penjara.

Harry Radiawana alias Pak De (47).

Alamat Rumah : Jl. Merpati Raya Bekasi Barat.

Terlibat dalam tranasaksi narkotika jenis sabu seberat 5.327,3 gram dan 127 butir ekstasi di kawasan Lebak Bulus, pada tanggal 4 Februari 2015.

Franky Gozali alias Thomas  (34)

Alamat :
Jalan Andi Tonro 1 no.4 Makassar.
Jalan Serba No.15 RT 4/RW 2 Kecamatan Maricaya Makassar

Franky merupakan tahanan titipan dari BNNP DKI Jakarta. Ia  terlibat peredaran sabu ±1,5 kg. 

Berkas kasus Franky sudah dinyatakan P-21  dan akan diserahkan ke Kejaksaan Kamis pekan ini.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz