Sabtu, 13 Desember 2014

Melihat Hello Kitty dari Dekat


JAKARTA, - Siapa yang tidak kenal dengan tokoh kartun asal Jepang, Hello Kitty kucing betina yang lucu dan menggemaskan ini ternyata hadir di Indonesia.

Adalah PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk selaku pengelola daripada Pusat Hiburan dan Permainan Dunia Fantasi (Dufan) yang menghadirkan sebuah wahana baru untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru bagi keluarga Indonesia dan Wisatawan yaitu Hello Kitty Adventure.

W pun mendapatkan kesempatan untuk melihat daripada permainan yang pertama di Indonesia dan kedua di dunia setelah Jepang sebelum dibuka untuk umum pada Sabtu 13 Desember ini.

W pun diundang sebagai kapasitas sebagai blogger bukan media pada umumnya walaupun beberapa jam sebelum acara w mendapatkan undangan sebagai media.

Dan ternyata temen kantor w, Ilman pun mendapatkan undangan yang sama akhirnya pun janjian untuk jalan bareng ke tempat acara.

Tapi sebelum ketemuan, w dan ilman pun ada acara masing-masing dimana Ilman harus melakukan interview pekerjaan, sementara w harus ke kantor untuk mengembalikan buku yang sebenarnya tidak terlalu penting tapi ya begitu lah bos w (klo yang kenal w pasti tau siapa yang w maksud, hadeeuh)

Kelar dari urusan ini, w pun langsung keluar dari gedung kantor w sambil jalan w pun menyalami satu-persatu orang gedung yang w kenal seperti para petugas keamanan sambil meminta maaf kalau ada salah.

Begitu keluar, w langsung menuju ke buswe untuk naik angkutan tersebut setelah menanyakan bus yang lewatin hingga ke Ancol.

W pun mendapatkan penjelasan soal transport ini yaitu tiga kali dimana naik buswe ke arah Dukuh Atas dan dari Dukuh Atas w pun naik ke arah Pulogadung turun di Matraman yang dilanjutkan ke arah Ancol.

Sepanjang perjalanan menuju ke Ancol pun w menggunakan buswe dan dalam buswe tersebut w menemukan hal yang ajaib dan cukup miris akan kondisi transportasi seperti yang bisa di lihat di bawah ini hasil jepretan dari Xiaomi RedMi 1S
--






--
Akhirnya w pun mencoba menghubungi temen w ini untuk janjian ketemuan dan masuk ke dalam ancol (baca:nebeng-sharing).

Kesepakatan terjadi dimana w turun di Halte Gunung Sahari-Mangga Dua untuk nunggu temen w ini dan secara itungan dana pun tidak jebol-jebol banget.

Cukup lama w nunggu temen w ini hingga akhirnya temen w ini pun tiba-tiba dan langsung keluar dari halte untuk mencari taksi untuk masuk ke dalam Ancol bersamaan juga dengan kondisi cuaca di daerah tersebut.

W pun mendapatkan taksi, dan taksi pun meluncur ke arah Ancol dan masuk kedalam namun begitu baru masuk sudah disambut dengan hujan deras yang sangat deras, karena hanya mendapatkan informasi bahwa akan ada pembukaan wahana.

Dan inilah menjadi kebiasaan dari bangsa ini dimana tidak detail ketika membuat acara dan ini terjadi di Ancol yang w alami.

Dimana tidak tahu dimana detailnya, akhirnya taksi pun berputar-putar di sekitaran Ancol hingga ke areal Putri Duyung Cottage, begitu nanya ke satpam Cottage dan menjawab jawaban yang pasti yaitu berada di depan.

Taksi kami pun meluncur ke depan melewati kawasan Marina yang berupa kapal-kapal dan Yacht yang sangat indah, begitu di persimpangan kami pun menanyakan kembali kepada satpam yang mengatur lalu lintas karena hujan deras.

Dan satpam pun memberikan jawaban bahwa masih di depan, taksi pun meluncur ketempat yang dibilang para satpam tersebut.

Dan ternyata benar ada banner besar dan tanda-tanda menunjukkan undangan yang kami dapat berada di dalam areal tersebut.

Akhirnya kami pun membayar uang taksi yang menggunakan uang dulu dimana tertera IDR30,000 dan w memberikan uang IDR50,000 dan memintak kembalian IDR10,000 mengingat biaya parkir yang mungkin ditagihkan ketika taksi keluar.

Disaat berhenti taksi dan membayar hujan di luar pun masih sangat deras, temen w tasnya tidak dibekali dengan pelindung padahal isinya ada Laptop (ini pelajaran bagi siapapun untuk selalu membekali pelindung tas)

W pun memberikan paying untuk dirinya melindungi tasnya dari air hujan, dan w ? berlari agar cepat sampai di tempat teduh walau tetapi kena juga baju w.

Begitu masuk, ke teras tempat yang w indikasikan sebagai tempat penjualaan tiket, w pun langsung menghampir loket tiket dan menanyakan dimana persis lokasi Hello Kiity Adventure, dan lagi-lagi w mendapatkan jawaban seperti di ping-pong kan.

Kenapa w bilang di ping-pong-kan karena begitu w tanya ke bagian tiket dimana lokasi Hello Kitty Adventure, c mbak di loket tiket tersebut mengatakan bahwa lokasinya masih di depannya lagi, lagi loket jalan ke kiri lurus terus dan ke kanan.

Begitu w denger itu, sebenarnya udah malas w untuk melanjutkan karena udah baju basah, ujan dan w mesti jalan lagi akhirnya w pun jalan lagi ke tempat yang dituju.

Dan ternyata benar jalan menuju ke tempat acara tapi begitu di ujung koridor w harus mendapatkan kenyataan kalau depan w itu adalah ruang terbuka dimana hujan masih turun.

Tanpa pilihan w pun jalan melawan arus hujan dan berjalan ke arah kanan, begitu meliat situasi tersebut kembali lagi tidak ada penunjuk acara, w pun ketemu dengan petugas Dufan yang sedang jagain tenda berisi barang-barang berkaitan dengan tempat permainan tersebut.

Begitu w tanya, dimana lokasi Hello Kitty Adventure dan c petugas pun menujukk lokasinya yang berada di belakangnya, akhirnya w pun menemukan tempat tersebut.

Walau agak genangan di depan pintu tersebut, w dan teman w pun masuk ke dalam pekarangan daripada ruangan tersebut, sesampainya di pintu w pun dihadang oleh petugas menanyakan tujuan w.

W pun menjelaskan tetapi sebelumnya w menanyakan apakah ini benar tempat daripada Hello Kitty Adventure dan dijawab sang petugas benar !

Baru w jelaskan detail tentang kedatangan w dan temen w, si petugas pun meminta tanda kalau memang w diundang, w pun menunjukkan kartu pers w dan temen w menunjukkan undangan yang telah diprint.

Petugas pun meminta w dan temen w menunggu, ketika menunggu pun hujan terus turun bahkan deras dengan angin kencang.

Setelah cukup lama, sang petugas pun akhirnya muncul juga dan meminta w dan temen w masuk namun ada yang membuat w kaget adalah, posisi w ini adalah bagian belakang dari tempat acara.

Dan w meminta ke arah depan dulu untuk mendaftar serta konfirmasi soal acara ini, w pun mengiyakan sambil masuk, baru lah w melihat situasi yang sebenarnya dalam acara ini.

W pun mencoba membaca situasi acara disaat ada pandangan hamparan hidangan bersamaan dengan kondisi perut w yang sangat lapar.

w pun menuju arena hidangan walau harus direcoki dengan kelakuan temen w ini yang pengen daftar untuk mendapatkan goodie bag.

Sebelum menuju tempat hidangan, w pun ketemu dengan teman kampus w yang juga jurnalis, kemudian w memperkenalkan temen w ini dan selanjutnya w pun nitip tas w untuk ke arah hidangan

W pun mengiyakan disaat perut w udah kronis dan terancam maag w kambuh, w berjalan menuju tempat dimana ada konfirmasi tetapi tidak menemukan satu pun walau w melihat temen w ini getol banget pengen dapat goodie bag dan doorprize.

Tidak menemukan tempat konfirmasi w pun masuk kembali dan ke arah hidangan untuk menikmati menu yang disajikan sambil menunggu acara dimulai.

Kelar makan pun, temen w pun masih ngotot untuk ke tempat konfirmasi, w pun kembali ke tempat teman w yang jaga tas, sambil nanya dimana tempat konfirmasi akhirnya w dikasih tau tempatnya ternyata memutar tempat acara ini dengan keluar terlebih dahulu.

Nampaknya temen w bahagia mendengar ini, dan langsung semangat dan ngotot untuk ke tempat tersebut walau w bilang masih ujan tapi doi ngotot dengan seperti ini akhirnya w pun menuruti.

W pun berjalan ke tempat w masuk tadi dan ketika mau menuju ke pintu, dan apa yang w bilang ternyata benar, ujan deras belum berhenti dan langsung w bilang ke temen w apa yang w bilang tadi dia Cuma diam ajaa… !!

W pun kembali ke tempat acara, temen w memilih di pojokan sementara w pamitan mau ketemu dan ngobrol dengan temen w.

W pun ke tempat duduk temen w, sambil ngobrol-ngobrol ketawa-ketawa sambil akhir nya w kaget ternyata di arena tersebut ada temen w (sebenanrnya c junior w) kerja di sana ngurusin resto makanan khas Jepang (inisial H)

W berempat pun ngobrol ngalur ngidul sambil menunggu acara dimulai yang ternyata menunggu Menteri Pariwisata RI Arief Yahya.

Sang Menteri Pariwisata pun datang dengan menggunakan pakaian atau kaos yang depannya bergambarkan Hello Kitty.

Begitu Menteri Pariwisata datang maka acara pun dimulai, w pun bersiap untuk mengabadikan kegiatan ini.

Acara pun dimulai dengan seperti biasa, dibuka oleh parade khas Ancol dimana ada marching band dengan mascot khasnya yaitu sepasang bekantan, kemudian dilanjutkan kata sambutan berbalasan dari pihak Ancol, Menteri Pariwisata,
















Setelah itu barulah Menteri Pariwisata membubuhkan tanda tangannya dalam sebuah batu marmer menandakan kalau wahana ini dibuka oleh sang Menteri, setelah tanda tangan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita tanda lagi benar-benar resmi dibuka untuk umum.

Setelah gunting pita semua pengunjung undangan, termasuk Menteri masuk ke dalam ruangan dan disinilah terjadi maksud w abis photo pemotongan pita w ke arah bangku untuk ambil tas dan kembali ke dalam ternyata w didorong para undangan terutama Ibu-ibu dan jadinya w di dalam ruangan utama.

Dan w pun pasrah karena terdorong ke dalam, begitu sampe ke dalam terutama ke arena audiotorium w memutuskan keluar ruangan yang tadi w dorong-dorong, begitu sampai di tempat duduk w tidak menemukan tas w

W pun bertanya kepada temen w yang kebetulan lagi awasi tempat jualan kantornya, dan tidak tida tahu, w pun menanyakan ke temen kampus w lewat BBM namun dijawabnya berbeda kemudian w tanya lagi ke temen yang lain dan akhirnya w menemukan jawaban yang pasti ternyata tas w ada di dia hehehehe….



















Singkat cerita w pun mendengarkan paparan dari management Ancol dan yang lainnya serta menunggu siapa yang dapat doorprize.

Tepat pukul 16.00 w bersama temen w keluar dari ruangan Hello Kitty Advanture dan masih keukeuh temen w ini untuk mendapatkan goodie bag, dan w pun menemani dia ke tempat registrasi dan ternyata sudah tidak ada lagi orang yang mengurusi registrasi itu.

w berdua menuju halte buswe Ancol yang terletak di dalam komplek tersebut, setelah pamitan kepada dua teman w yang menuju parkiran motor.

Cukup lama menunggu buswe, akhirnya dapat juga dalam buswe ini pun w nyaris ketabrak kereta dimana pas persimpangan kereta deket Mangga Dua

Jadi jalanan padat, buswe w setengah badan udah berada di luar jalur kereta, namun begitu setengah badannya buswe mau keluar dari rel tiba-tiba ada mobil yang mau puter balik, supir buswe pun terus mengklakson agar cepat ntu mobil.

Dan tiba-tiba suara sirene penanda kereta akan datang, panic lah semua penumpang buswe yang rata-rata emak-emak dan lucunya emak-emak ini langsung pada berdiri begitu sirene bunyi ingin keluar padahal nich emak-emak ga tau apa tinggi dari buswenya.

Dan buswe pun lepas dari rel kereta api setelah mobil depan itu memutuskan lurus langsung batal untuk putar balik langsung lurus terus.

Setelah kejadian tersebut, buswe w pun berjalan mulu hingga tidak terasa sampai di kawasan Senen, dan temen w pun turun di shelter Rivoli.

W pun jalan sendiri, sambil menghubungi cewek dan akhirnya janjian untuk makan malam bersama di kawasan Otista dan mengantarkan ke kost nya.

W pun kembali ke rumah pukul 20.30 dan mendapati bokap sudah nyenyak di tempat tidurnya walau sedang demam.

W pun setelah beres-beres termasuk bersih badan pun w pun mencoba merebahkan badan di tempat tidur dan akhirnya bablas ketiduran hingga besok paginya.


Ancol,121214


Kontak Info > ervanca@gmail.com

All photo use by Xiaomi RedMi 1S