Selasa, 23 Desember 2014

2014, 60 Jurnalis Tewas dalam Jalankan Tugas

NEW YORK, - Setidaknya ada sekitar 60 jurnalis tewas sepanjang tahun 2014 karena melakukan pekerjaan mereka dalam memberitakan sebuah kejadian.

Data ini hasil dari temuan Komite Perlindungan Jurnalis, CPJ dalam laporan akhir tahunnya, namun data ini jika dibandingkan pada tahun 2013 mengalami penurunan dengan 70 jurnalis tewas.

Dok. Lorcasz
Dalam laporan ini juga CPJ menyebutkan bahwa selama tiga tahun terakhir masa paling banyak memakan korban sejak badan ini mencoba mempetakan dokumentasi kematian pada 1992 silam.

Dalam laporan hampir seperempat jurnalis yang tewas pada tahun 2014 ini adalah jurnalis internasional dua kali lebih besar kematian yang tercatat CPT dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu jurnalis internasional yang tewas di tahun 2014 adalah Anja Niedringhaus pewarta foto dari kantor berita Associated Press yang tertembak di kawasan Afganistan pada April saat meliput pemilihan umum di negara tersebut.

Selain itu jurnalis lepas asal Israel dan Amerika Serikat harus meregang nyawa di tangan militant ISIS yang menguasai kawasan Suriah dan Iraq

Untuk jenis media dari jurnalis yang paling banyak korban adalah jurnalis televisi sekitar 35 persen setelah itu adalah pewarta foto dan juru kamera sekitar 27 persen.

Untuk lokasi dari tewasnya para jurnalis tersebut dalam menjalankan tugasnya, adalah Suriah dan kawasan Timur Tengah menjadi negara paling bahaya bagi pewarta berita dalam tiga tahun terakhir.

Dalam laporan CPJ menjelaskan definisi dari kematian dalam pekerjaan yaitu ketika seorang jurnalis tewas karena balasan atau hasil karya jurnalistik mereka , atau dalam insiden tembak-menembak di medan perang serta dalam melakukan tugas yang berbahaya.

Sementara itu dari Jakarta, Aliansi Jurnalis Independe (AJI) mencatat sepanjang tahun 2014 ada sekitar 40 kasus kekerasan yang dialami para jurnalis di negeri ini.

Ada sekitar enam kasus kekerasan yang dilalkukan aparat Kepolisian Negara RI namun sayangnya tidak ada satu kasuspun yang diadili dengan menggunakan Undang-Undang Pokok Pers.

Kontak Blog > ervanca@Gmail.com
Twitter.com/Lorcasz

Photo use Xiaomi RedMi 1S