Minggu, 28 Desember 2014

Atasi Botak Tanpa Transplatansi Rambut

MADRID, - Ini kabar gembira bagi para pria yang merasa kehilangan rambutnya dan menjadi botak tanpa harus menggunakan transplantasi.

Adalah Doktor Mirna Perez-Moreno seorang ahli kanker  dari Spanyol National Cancer Research Center di Madrid yang tidak sengaja melakukan pengujian obat anti-inflamasi dengan media tikus.

Dalam pengusjian ini dirinya terkejut menemukan bulu ekstra pada tikus, usut punya usut kenapa ada hal tersebut ternyata faktor makrofag yang berasal dari sel-sel darah putih atau monosit.

Sel tersebut diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi dan membersihkan jaringan yang sudah mati.

“Makrofag diaktifkan sel induk terdekat yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut,”ucapnya.

Moreno juga mengatakan bahwa folikel dapat dirangsang untuk tumbuh tanpa membutuhkan transplatansi rambut dan ini  menjadi tantangan saat ini dibidang sel induk adalah untuk mempromosikan regenarsi tanpa perlu transplatansi.

Sebagai informasi, Makrofag sendiri memliki peranan kunci dalam lingkungan sel induk dimana sebagai modulator dalam proses regenerative kulit, melampaui fungsi utamanya sebagai sel kekebalan.

Pada penelitian sebelumnya sudah diidentifikasi sinyal dari kulit yang membantu pertumbuhan rambut dengan cepat, namun secara persis bagaimana jenis sel melakukan ini belum diketahui dan masih dalam perdebatan.

Namun para peneliti percaya apa yang mereka teliti bisa mempengaruhi pendekatan untuk regenerasi jaringan penuaan serta kanker karena sel makrofag diaktifkan maka akan berdampak pada tumbuhnya rambut yang baru walau media penelitian baru pada tikus namun kedepannya akan dicoba kepada manusia.




Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz