Selasa, 16 Desember 2014

Badak Putih Terancam Punah

SAN DIEGO, - Populasi hewan bercula ini semakin hari semakin terancam punah termasuk spesies khusus yaitu badak putih.

Adalah Taman Safari di negara bagian San Diego, Amerika Serikat yang mengumumkan telah kehilangan salah satu hewan langka tersebut karena meninggal di usianya cukup tua untuk dunia binantang yaitu 44 tahun.

Menurut Randy Rieches selaku Kurator Taman Safari San Diego mengatakan bahwa badak yang diberi nama Angalifu tersebut membuat spesies hewan ini tinggal lima ekor di dunia.

“Kematian Angalifu benar-benar suatu kehilangan besar untuk kita semua, seperti selangkah lebih dekat dengan kepunahan dari spesies menakjubkan ini,”ucapnya.

Berbagai cara dilakukan pihak Taman Safari untuk bisa memperpanjang spesies ini akan lebih banyak lagi yaitu mencoba mengawinkan Angalifu dengan badak putih betina bernama Nola namun sayangnya hingga kematiannya pasangan ini tidak kunjung menghasilkan keturunan.



Setelah kematian Angalifu, jumlah kehidupan badak langka ini tinggal lima ekor yaitu Nola di San Diego, satu ekor lagi di kebun binatang Ceko dan tiga di cagar alam Kenya, Afrika

Namun kembali mendapatkan kabar bahwa tiga ekor yang berada dikawasan cagar alam Kenya tidak akan berkembang biak secara alamiah dan akan mencoba fertilisasi in-vitro.

Sebagai informasi, jenis badak putih ada dua jenis yaitu badak putih selatan dan badak putih utara. pada spesies badak putih selatan diperkirakan akan punah di abad 19 namun kehidupan dari spesies ini masih dapat ditemukan di kawasan Afrika Selatan dan bertahan hidup hingga saat ini dengan program konservasi.

Saat ini populasinya menurut WWF sekitar 20 ribu ekor, namun nasibnya berbeda dengan spesies badak putih utara yang disurvey pada tahun 1960 jumlahnya masih sekitar 2 ribu yang bermukim di kawasan Afrika Tengah dan Selatan,

Namun karena perburuan culanya yang dipercaya untuk khasiat obat tradisional di kawasan Asia membuat populasi ini makin hari makin minim dan hanya tingga empat ekor saja.


Kontak blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz