Kamis, 18 Desember 2014

AS-Kuba Pikirkan Buka Kembali Hubungan Diplomatik

Istimewa
WASHINGTON DC, - Mungkin ini akan menjadi sejarah ketika dua negara yang selama ini selalu berseteru selama lebih dari 50 tahun akan mencair dengan membangun kembali dari awal.

Adalah Amerika Serikat dan Kuba untuk pertama kalinya sepakat membuka kembali hubungan diplomatic mereka yang telah renggang lebih dari 50 tahun lebih.

Sebagaimana dilansir dari berbagai media kedua negara, butuh lebih 18 bulan sebuah pembicara rahasia antara Presiden Amerika, Barack Obama dengan Presiden Kuba, Raul Castrol melalui hubungan telepon.

Dalam pembicaraan telepon rahasia ini, kedua pemimpin menyepakati beberapa hal seperti pembukaan  kedutaan besar di Washington DC dan Havana serta pertukaran tahanan, selain itu juga dalam hal perdagangan ada beberapa kebijakan yang dilonggarkan.

Untuk membuktikan keseriusan mereka terhadap public, kedua pemimpin mengumumkan kabar gembira ini melalui pidato televisi dalam waktu yang bersamaan pada Rabu (17/12) waktu setempat.

Untuk memperbaiki hubungan kedua negara ini pun tidak lepas dari Kanada serta Vatikan yang berperan sebagai penengah dari kesepakatan tersebut.

Sebagai informasi, Kuba dan Amerika Serikat adalah musuh abadi yang sudah diketahui secara global dimana secara ideology sejak revolusi 1959 dimana menempatkan Fidel Castrol, kaka daripada pemimpin Kuba saat ini, Raul Castro.

Terkait dengan situasi tersebut, Amerika Serikat memutuskan  hubungan diplomatic dengan Kuba pada tahun 1961 karena negara tersebut menjadi kiri dan sekutu dekat Bekas Uni Sovyet di pulau yang terletak hanya 140 kilometer dari Florida.

Efek dari pemutusan hubungan diplomatic tersebut penuh dengan drama seperti krisis mata-mata, pengungsi dan yang paling fenomenal adalah rudal Kuba pada Oktober 1962 yang membuat gembar dunia terancam perak nuklir.

Fidel Castro sendiri akhirnya memberikan mandate negara kepada adiknya Raul Castro pada tahun 2008 lalu dengan mempertahankan sistem politik satu partai.

Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz