Selasa, 28 April 2015

Tingkatkan Daya Saing Taraf Internasional, SGU Jalin Kemitraan dengan Kampus Jerman

BANTEN, - Mewakili Indonesia, Swiss German University (SGU) dengan bangga menjadi tuan rumah pada acara 'The 18th International Workshop' yang merupakan program loka karya bertaraf internasional yang diadakan oleh University of Applied Sciences di Soest, Jerman dimana tujuan dari program tersebut adalah untuk memberikan sarana bagi sumber daya manusia untuk semakin memiliki kompetensi dan pengalaman yang diakui kalangan internasional serta pengetahuan tentang budaya kerja dari beragam budaya.

Melalui program ini, peserta akan diberikan pembekalan dalam menyatukan pengetahuan teoritis yang dipelajari di kelas dengan pengalaman praktis yang sesuai dengan kebutuhan para pelaku industry

Sebagaimana diinformasikan Nova Sagita selaku Public Relation Officer Swiss German University melalui email menjelaskan bahwa  'The 18th International Workshop' ini dilaksanakan dari sejak tanggal 19 Aprill s/d 2 Mei 2015 dan dipartisipasikan oleh perwakilan dari 8 negara yaitu USA, Jerman, Indonesia, Belanda, Rusia, Cina, Swiss dan Belgia.

Dalam loka karya ini seluruh peserta akan dibentuk secara kelompok dengan memadukan latar belakang budaya yang berbeda dan simulasi bisnis yang variatif akan diberikan.

Agar pemahaman dalam menjalankan dan memecahkan suatu kendala bisnis, para peserta akan didampingi oleh satu dosen yang berperan sebagai ketua kelompok di setiap kelompoknya.

Dalam kata sambutannya PLT Rektor Swiss German University, Dr. rer. Nat. Filiana Santoso mengatakan sebagai universitas dengan tujuan menghasilkan sumber daya manusia yang dapat bersaing di pasar global pihaknya sangat bangga tidak hanya menjadi tuan rumah tetapi menjadi satu-satunya kampus di Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang ini.

“sebagai universitas yang memiliki tujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang dapat bersaing di pasar global, kami sangat bangga tidak hanya menjadi tuan rumah acara 'The 18th International Workshop' tetapi juga satu – satunya universitas di Indonesia yang berpartisipasi dalam perhelatan besar ini yang setiap tahunnya diadakan di negara yang berbeda. Diharapkan agar setiap peserta mendapatkan pengetahuan bisnis yang luas agar kompetensi dasar dan kualifikasi yang sesuai dengan standar industri dapat dicapai.”ucapnya

Selain simulasi bisnis yang diberikan, para peserta juga akan melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan seperti PT. Siemens Indonesia, perusahaan tekstil dan pengrajin batik di Yogyakarta serta kunjungan untuk memperkaya kesadaran budaya di tempat bersejarah di Indonesia seperti Sunda Kelapa, Monas, kampung Tugu, Anak Krakatau, Candi Prambanan dan Candi Borobudur.

Sementara itu, Koordinator international workshop dari University of Applied Sciences di Soest, Jerman, Hon. Prof. Christoph Glatz mengatakan bahwa aktivitas ini tidak hanya bertujuan memberikan materi yang berkaitan dengan kompetensi berbisnis tetapi juga menciptakan kegiatan dimana apresiasi serta toleransi terhadap budaya, sejarah dari negara tuan rumah juga diserap.

“program international workshop ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan materi yang berhubungan dengan kompetensi berbisnis, tetapi juga menciptakan kegiatan dimana apresiasi dan toleransi terhadap sejarah, budaya dan kebiasaan dari negara tuan rumah juga diserap. Kami percaya dengan pendekatan seperti ini, para peserta workshop akan nantinya memiliki pengalaman yang dapat menjadi bekal jangka panjang.”ucapnya

Sebagai informasi, University of Applied Sciences di Soest, Jerman merupakan mitra dari Swiss German University dalam hal penerapan kurikulum, pemberian gelar ganda, program magang, pertukaran pelajar dan kegiatan akademik lainnya.

Acara international workshop ini sudah diadakan selama 18 kali di 11 negara yang berbeda dan Swiss German University merupakan satu – satunya universitas yang berpartisipasi dalam acara ini setiap tahunnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz