Rabu, 29 April 2015

Perempuan Australia Dukung Eksekusi #Bali9

MELBOURNE, - Walau dikecam oleh pemerintahnya atas apa yang dilakukan Indonesia dengan melakukan eksekusi mati namun tindakan Indonesia terhadap duo maut Bali Nine mendapatkan dukungan penuh dari seorang ibu di Australia.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, Beverly Neal berdiri dengan suara lantang mendukung tindakan Indonesia ditengah kecaman sebagian masyarakat negeri itu terhadap eksekusi mati.

Neal mengatakan bahwa Andrew Chan dan Myuran adalah kriminal yang telah disanjung bak pahlawan, siapa yang tahu berapa banyak nyawa akan melayang jika mereka tidak ditangkap di Bali

“Mereka (duo Bali Nine) adalah kriminal yang disanjung bak pahlawan. Siapa yang tahu berapa banyak nyawa akan melayang jika mereka tidak ditangkap di Bali,”ucapnya dengan geram.

Geramnya Neal ini ada alasannya, karena puterinya meninggal pada usia 17 tahun karena overdosis narkotika, bahkan dirinya masih berduka atas kehilangan Jennifer nama sang puteri.

“Saya sudah berduka selama 18 tahun tiga bulan dan 20 hari. Dia anak yang pintar dan cantik. Mereka (pengedar narkoba) mencoba membuatnya ketagihan, nyawanya melayang,”ucapnya.

Neal sendiri mengatakan orangtua dan saudara Chan dan Myuran beruntung masih bisa berbicara dengan anaknya sembari mengucapkan selamat tinggal sementara dirinya tidak punya kesempatan sama sekali.

“Saya tidak punya kesempatan seperti itu, para pengedar narkotika ini adalah penjahat kejam. Saya harap Australia memiliki hukum yang sama (dengan Indonesia),”ucapnya.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz