STOCKHOLM, - Pasukan
koaliasi pemberantasan ISIS mendapatkan bantuan tenaga baru setelah Swedia
dikabarkan akan mengirimkan sekitar 120 tentaranya ke kawasan Irak Utara.
Sebagaimana dilansir dari
media setempat, kepastian ini disampaikan Menteri Luar Negeri Margot Wallstroem
dimana ke-120 tentara ini akan berada di Irak Utara untuk melatih pasukan Irak
dan pejuang kurdi sebagai bagian dari koalisi anti ISIS yang dipimpin Amerika
Serikat.
“Pada tahap pertama 35
serdadu akan ambil bagian dalam misi ini namun jumlahnya dapat bertambah
menjadi 120. Dukungan militer yang ditambah kini dibutuhkan,”ucapnya.
Menlu Wallstroem menambahkan
bahwa kami serdadu negaranya akan memberikan nasihat dan pelatihan militer
bukan unit tempur tetapi fokus pada pasukan Peshmerga Kurdi.
“Kami menjawab permintaan
pemerintah Irak, mereka memerlukan segala hal dari pelatihan senjata sampai
penyapuan ranjau,:ucapnya.
Kabarnya para prajurit
Swedia ini akan menginjakkan kakinya di tanah Irak pada Juni mendatang yang
langsung berada di bawah komando Amerika Serikat.
Dengan hadirnya Swedia,
setidaknya akan bergabung dengan sesama skandinavia, Denmark, Norwegia,
Finlandia serta Jerman, Belanda, Kanada yang terlebih dahulu sejak Agustus
lalu.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz