Tampilkan postingan dengan label Timur Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timur Tengah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 April 2015

Indonesia Buka Pasar Minyak Sawit di Mesir

JAKARTA, -  Sebagai salah satu negara produsen minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjalin kerja sama dengan Mesir untuk produk tersebut.

Demikian disampaikan Presiden RI, Joko Widodo dalam pertemuan dengan PM Mesir Ibrahim Mehlab di sela sela Konferensi Asia Afrika 2015. Peluang pasar impor minyak sawit di Mesir saat ini mencapai 700 juta ton/tahun.

Sebagaimana diinformasi Direktorat Informasi dan Media Kemlu RI melalui email menjelaskan dalam pertemuan tersebut dimanfaatkan juga oleh Presiden Jokowi untuk mengundang investasi Mesir ke Indonesia, terutama di bidang infrastruktur, pelabuhan laut, bandara dan jalan tol.

Presiden Jokowi  juga mendorong kerja sama industri strategis dan serta pemasaran produk-produk kapal, pesawat serta peralatan militer produksi Indonesia seperti PT Pindad, PT PAL dan PT Dirgantara Indonesia.

Dalam kesempatan pertemuan, PM Mesir juga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran lebih dari 3.000 mahasiswa Indonesia yang belajar di Mesir. PM Ibrahim Mehlab juga menyampaikan rencananya untuk menambah beasiswa ke Universitas Al-Azhar bagi mahasiswa Indonesia.

Pemerintah Mesir melalui Universitas Al-Azhar setiap tahun memberikan tawaran beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar Cairo. Pemberian beasiswa tersebut dilakukan sejak tahun 60-an.

Di sisi lain, PM Mehlab juga mengharapkan dibentuknya kerja sama peningkatan kapasitas maupun berbagi pengalaman di bidang UMKM, pertanian serta pengurangan subsidi. Hal tersebut disambut baik oleh Presiden RI dan akan ditindak lanjuti secara konkrit pada tingkat teknis.

Kedua Pimpinan juga telah membahas mengenai penanganan terorisme yang dipandang sebagai suatu tantangan bersama.

Salah satunya, disepakati adanya suatu keperluan mendesak untuk mendorong gerakan bersama untuk menyuarakan Islam yang benar, yakni sebagai suatu ajaran yang damai dan bersifat rahmatan lil-alamin.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

#KAA60 , Presiden Jokowi Lakukan Meet and Greet Bilateral

JAKARTA, -  Setelah membuka Konferensi Parlemen Asia Afrika, di DPR-RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melanjutkan agenda pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara peserta Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA) ke-60, di ruang Kakatua, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (23/4) siang.

Secara berturut-turut Presiden Jokowi menerima kunjungan Raja Swaziland Raja Maswati III, Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina, PM Madagaskar Rajonarimampianina Hery, dan PM Mesir Ibrahim Mahlab.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Setkab, dalam pertemuan yang dilaksanakan secara terpisah dengan Raja Swaziland Raja Maswati III dan Perdana Menteri (PM) Bangladesh Sheikh Hasina, fokus pembicaraan adalah masalah investasi. 

Raja Swaziland mengundang tim dari Indonesia untuk berkunjung dan mempelajari kemungkinan investasi di bidang tambang di negaranya.

Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan PM Mesir Ibrahim Mahlab berlangsung pukul 12.15 WIB siang ini.

Dalam pertemuan ini disepakati  kerjasama Indonesia – Mesir sebagai dua negara dengan penduduk mayoritas muslim akan diperkuat untuk menunjukkan politik Islam moderat.

Kedua Kepala Pemerintahan sepakat bahwa stabilitas Timur Tengah ditentukan oleh dua faktor, yaitu solusi damai untuk masalah instabilitas Timur Tengah, dan aksi bersama untuk menumpas organisasi terorisme yang sekarang sudah di level negara.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menawarkan beberapa produk industri strategis pertahanan untuk Mesir. Kedua pihak sepakat akan meningkatkan dialog pertahanan antarkedua negara.

Presiden Jokowi juga mengapresiasi keinginan Mesir untuk menambah kuota pelajar Indonesia di Mesir.

Adapun PM Mesir  Ibrahim Mahlab sempat menanyakan masalah pengalihan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM) kepada Presiden Jokowi, yang dijawab alasan pengalihan adalah untuk mendukung sektor produktif, pembangunan infrastruktur, dan bantuan pendidikan serta kesehatan untuk rakyat.

Terkait konflik di Timur Tengah, menurut PM Ibrahim Mahlab, Mesir mendorong upaya penyelesian konflik secara damai.

Terkait hal ini, Mesir merasa perlunya menjunjung tinggi 3 (tiga) prinsip dalam menyelesaikan masalah, yaitu: tidak mengintervensi masalah dalam negeri, menghormati konstitusi, dan menjaga kedaulatan masing-masing negara.

Sementara terkait radikalisme, PM Ibrahim Mahlab menekankan perlunya pemahaman yang benar mengenai ajaran Islam untuk mengatasi masalah terorisme, serta agar terorisme tidak lagi diasosiasikan dengan Islam.

Setelah pertemuan-pertemuan itu, Presiden Jokowi masih dijadwalkan bertemu dengan PM Vietnam Truong Tang San, PM Nepal Sushil Koirala, Presiden Zimbabwe Robert Gabriel Mugabe, Ketua Presidium Majelis Tinggi Republik Demokratik Rakyat Korea Kim Yong Nam, dan PM Timor Leste Taur Matan Ruak.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 06 April 2015

Indonesia Gelar Pelatihan Internasional Pariwisata untuk Palestina

JAKARTA, - Direktorat Kerja Sama Teknik (Dit. KST) Kemlu bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Non-Aligned Movement Centre for South-South and Technical Cooperation (NAM CSSTC) menyelenggarakan International Training Workshop on Tourism and Antiquities for Palestine di Jakarta dan Bandung pada tanggal 6-11 April 2015.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemlu RI,  bertempat di Ruang Nusantara, workshop ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik, Duta Besar Esti Andayani dan dihadiri oleh Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Direktur Jenderal Kementerian Pariwisata, Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, dan Kepala Museum Nasional.

Pada pelatihan kali ini, 8 peserta pelatihan dengan latar belakang pariwisata akan mendapatkan pelatihan di bidang kepariwisataan di Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung sementara 8 orang dengan latar belakang konservasi dan museum akan mendapatkan pelatihan mengenai konservasi dan permuseuman di Museum Nasional Jakarta.

Dalam sambutannya, Duta Besar Palestina Fariz Mehdawi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang telah menyelenggarakan pelatihan dan berbagi pengalaman Indonesia.

Mengingat Indonesia membangun negaranya dengan kemampuan warga negaranya sendiri, Dubes Mehdawi mengharapkan seluruh peserta pelatihan dari Palestina dapat menimba ilmu dan pengetahuan dari pelatihan workshop kali ini sehingga dapat diterapkan di Palestina.

Sementara Direktur Jenderal IDP Duta Besar Esti Andayani menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan workshop ini merupakan salah satu komitmen nyata Indonesia dalam mendukung pembangunan negara Palestina sebagaimana komitmen tersebut juga akan ditekankan dalam peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika. 

Indonesia membuka peluang kerja sama untuk semua negara dalam memberikan bantuan capacity building kepada semua negara berkembang khususnya Palestina melalui Kerja Sama Triangular  baik dalam bentuk dana ataupun keahlian.

Bantuan capacity building telah diberikan sejak berdiri pada tahun 2006. Sampai tahun 2014, Indonesia telah menyelenggarakan 128 progam dengan melibatkan 1257 orang Palestina dengan berbagai latar belakang dalam bentuk pelatihan, workshop, pengiriman tenaga ahli terkait isu pembangunan, pemberdayaan perempuan, sumber daya energi dan mineral, good governance, pertanian, industri, infrastruktur, kesehatan, administrasi publik, pariwisata, dan kursus singkat pelatihan diplomatik.

Indonesia akan terus memberikan dukungan kepada Palestina baik dalam kerangka Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) dalam lima sektor yaitu Infrastruktur, Informasi dan Teknologi Komunikasi, Pariwisata, Manufaktur, dan Pertanian. Total bantuan Indonesia di semua sektor tersebut tidak kurang dari USD 1 juta.

Acara pembukaan ini dilanjutkan dengan workshop yang menghadirkan narasumber Sapta Nirwandar (Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) dan Prof. Kacung Maridjan (Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan). 

Pelatihan workshop ini akan ditutup pada 10 April 2015 di Bandung.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Turis Indonesia Jadi Potensi Besar Bagi Pariwisata Palestina

JAKARTA, - Indonesia bisa menjadi potensi besar bagi pariwisata Palestina dengan melihat banyaknya situs sejarah yang menjadi aset dalam menarik wisata ziarah.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemlu RI mengatakan Direktur KST, Siti N. Mauludiah, selaku penanggung jawab kegiatan menyatakan bahwa International Training Workshop on Tourism and Antiquities for Palestine diberikan berdasarkan permintaan (demand driven) dari Palestina yang memerlukan bantuan capacity building di bidang pariwisata dan konservasi/permuseuman.

Hal ini mengingat Palestina memiliki banyak situs sejarah yang dapat menjadi aset menarik wisata ziarah (religious).

Materi workshop disesuaikan dengan kebutuhan Palestina, antara lain Tourism and its development in supporting economy, Tourism regulation, Destination tourism development, Marketing tourism, Tourism resources development, Global tourism code of ethic, Hospitality business concept, Tourism business and current issues, Tour and travel core business, dan Identifying tourism business.

Selain materi tersebut di atas, juga terdapat materi yang merupakan pelatihan khusus yang diharapkan oleh Palestina, yaitu pelatihan Bahasa Indonesia untuk Tour Guide Palestina. Hal ini disebabkan karena Palestina ingin memanfaatkan potensi wisatawan Indonesia yang besar untuk terus ditingkatkan.

Palestina juga ingin mengembangkan situs-situs purbakala dan museum yang merupakan kekayaan peradaban leluhur (heritage) Palestina dengan tujuan dapat menarik lebih banyak lagi wisatawan mancanegara.

Dalam workshop ini Palestina mengirim 9 orang tenaga ahli (5 orang setingkat Direktur) untuk dapat mengambil pengalaman Indonesia di sektor kepurbakalaan.

Materi yang diberikan antara lain The development of heritage and antiquities, The Diversity of Palestinian Heritage, Preserving heritage on archeological in excavation, reservation and restoration, dan Museum management.

Peserta akan mengunjungi beberapa museum di Jakarta dan Bandung, antara lain Mesjid Istiqlal dan Katedral Jakarta.

Workshop kepurbakalaan ini merupakan pelatihan yang kedua kalinya diberikan kepada tenaga ahli Palestina, setelah yang pertama kali melibatkan 5 orang Palestina yang langsung belajar di Balai Konservasi Borobudur di Yogyakarta pada tahun 2011.

Dalam menciptakan manfaat ekonomi dari setiap pelatihan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia kepada negara ketiga,

Direktorat KST selalu mengagendakan kunjungan delegasi asing ke sentra-sentra industri masyarakat. Terkait pelatihan workshop kepariwisataan dan kepurbakalaan kepada Palestina ini, rombongan juga dibawa ke beberapa pabrik penghasil perlengkapan hotel (amenities) di Bandung. 

Hal ini bertujuan untuk membuka peluang ekspor produk tersebut di sektor pariwisata Palestina.

Outcome dari pelatihan workshop ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi Palestina dalam mempersiapkan kemerdekaannya

Sebagai informasi, berdasarkan data dari berbagai sumber, saat ini jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Palestina semakin meningkat dan bahkan mencapai angka 80.000 orang pada tahun 2014 lalu.

Wisatawan Indonesia tersebut tidak saja umat Muslim yang melakukan wisata ziarah ke Masjidil Aqsa, namun umat Kristiani juga melakukan wisata ziarah ke Jerusalam.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Minggu, 05 April 2015

Krisis Yaman, Aljazair Evakuasi Warganya

ALJIR, - Selain Indonesia sejumlah negara juga melakukan kegiatan evakuasi salah satunya adalah Aljazair yang melakukan evakuasi setidaknya 160 warganya dari kawasan Yaman.

Sebagaimana dilansir dari Kantor Berita, APS, kegiatan evakuasi ini berdasarkan instruksi dari Presiden Abdelaziz Bouteflika setelah memantau situasi yang terjadi di Yaman dalam beberapa hari terakhir.

Selain itu, Aljazair menolak untuk menyediakan prajurit dari barak militernya untuk koalisi dalam melakukan serangan terhadap pemberontak Syiah Al-Houthi.

Dalam laporan APS, tidak hanya warga Aljazair yang dievakuasi tetapi juga setidaknya 40 warga Tunisia, Mauritius (15), Libya (8), Maroko (3) dan seorang warga Palestina juga ikut dalam program evakuasi keluar dari ibukota Yaman, Sanaa menuju Kairo, Mesir dengan pesawat Air Algerie.

Evakuasi warga global juga dilakukan Djibouti, Mesir, Sudan dan Tiongkok bersama dengan kelompok bantuan akan memulai evakuasi mulai Minggu (5/4) waktu setempat.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 02 April 2015

Indonesia Tetap Memberikan Dukungan Kepada Palestina

VIENNA, - Indonesia kembali menegaskan mendukung bagi pembangunan Gaza pasca agresi militer Israel ke wilayah tersebut pada 2014 lalu.

Ketegasan ini disampaikan delegasi Indonesia yang dipimpin Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh dan Wakil Tetap Indonesia untuk Austria dan PBB serta organisasi internasional lainnya, Rachmat Budiman dalam seminar internasional tentang Palestina di Vienna, Austria.

Informasi yang beredar, mengatakan bahwa militer Israel dan blockade yang dilakukan saat ini tidak hanya menimbulkan dampak kemanusiaan bagi masyarakat Gaza tetapi juga penghalang tercapainya perdamaian di kawasan tersebut.

Indonesia siap sedia untuk membantu masyarakat Palestina dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan negara tersebut serta kesejahteraan rakyat.

Dukungan yang diberikan Indonesia dalam mewujudkan tersebut dalam bentuk donasi rekonstruksi Gaza senilai USD1 juta yang sudah disampaikan pada Konferensi di Kairo, Mesir Oktober 2014 serta pembangunan rumah sakit di Gaza.

Sebagai informasi, seminar tentang Palestina sendiri berlangsung di Vienna, Austria dari 31 Maret hingga 1 April waktu setempat yang dibuka Direktur Jenderal dan pimpinan Kantor PBB, Yuri Fedotov.

Seminar ini dihadiri wakil dari negara-negara anggota PBB, organisasi maupun NGO internasional. Indonesia sendiri selain dihadiri Dubes RI dan Wakil Tetap di Austria juga hadir Duta Besar – PTRI New York, Desra Percaya.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 01 April 2015

62 Anak Tewas di Yaman

NEW YORK, - Setidaknya sekitar 62 anak-anak terbunuh serta 30 lagi terluka di kawasan Yaman sepanjang pekan lalu.

Anak-anak ini menjadi korban dari peningkatan pertempuran yang terjadi di negara tersebut sepanjang pekan ini.

Kepastian ini disampaikan perwakilan badan PBB bidang anak-anak, UNICEF Yaman, Julien Harneis sebagaimana dilansir dari media setempat.

“Anak-anak kini sangat membutuhkan perlindungan dan setiap kelompok dalam perang itu harus melakukan semua yang mereka mampu untuk melindungi anak-anak,”ucapnya.

UNICEF sendiri mengatakan bahwa pertempuran di kawasan Yaman mengakibatkan kerusakan pada layanan kesehatan dan pendidikan yang memperparah penderitaan anak-anak yang sebelumnya sudah dihadapkan pada masalah krisis makanan serta kekurangan gizi parah.

Sementara itu dari New York menurut Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan sangat sulit memulai perundingan damai di tengah peperangan.

“Sangat sulit memulai perundingan damain di tengah peperangan, namun justru pada waktu inilah negosiasi sangat dibutuhkan. Kita ingin agar pertarungan segera dihentikan dan kami berharap semuanya kembali ke kondisi semula,”ucapnya.

Hingga saat ini, pihak PBB masih mengakui Presiden Abdurrabbu Mansour Hadi sebagai pemimpin sah negeri itu disaat gempuran separatis kelompok Houthi.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 31 Maret 2015

KBRI Sanaa Tetap Beroperasi

SANAA, - Ditengah situasi politik dan keamanan yang tidak menentu di Yaman membuat sejumlah negara mengevakuasi warganya termasuk menutup kantor perwakilan mereka tetapi tidak dengan Indonesia.

Informasi yang beredar, Kedutaan Besar RI untuk Yaman tetap beroperasi sebagaimana mestinya walau tidak ada tempat di negeri itu aman.

Untuk mengevakuasi warga negara Indonesia, pemerintah menjadikan Kota Salala sebagai titik temu bagi evakuasi WNI yang akan keluar dari Yaman Timur.

Dari Kota Salala, pemerintah melalui tim evakuasi akan memulangkan para WNI ke Indonesia via Oman dengan dua opsi pengeluaran yaitu darat dan udara.

Sedangkan WNI yang ada di Sanaa akan dievakuasi ke Al Hudaydah yang masih dinyatakan aman dengan lapangan udara yang dapat digunakan.

Berdasarkan data Kemlu yang beredar, sekitar 4,159 WNI berada di negara tersebut yang terdiri 2,626 jiwa sebagai mahasiwa dan 1,488 pekerja professional minyak dan gas. Sedangkan sisanya 45 staf KBRI berserta keluarga mereka.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 27 Maret 2015

Indonesia Prihatin Terhadap Situasi Yaman

JAKARTA, - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan prihatin terhadap situasi yang terjadi di Yaman yang semakin buruk sejak Kamis dinihari (26/3) waktu setempat.

Sebagaimana penjelasan yang diterima dari Direktorat Informasi dan Media Kemlu RI melalui  email mengatakan Pemerintah Indonesia meminta agar semua pihak menahan diri dari melakukan tindak kekerasan dan memperhatikan keselamatan warga sipil yang ada di Yaman, baik itu warga setempat maupun warga asing.

Saat ini jumlah WNI di wilayah Yaman sekitar  4.159 orang dan tersebar di berbagai kawasan. Sebanyak 2.686 orang adalah mahasiswa dan 1.488 orang Buruh Migran.

Menurut informasi dari KBRI Sanaa konsentrasi WNI berada di bagian selatan Yaman yang situasinya sedikit lebih kondusif

Sejak Februari 2015, Pemerintah Indonesia telah melakukan proses evakuasi bagi WNI secara suka rela untuk kembali ke Indonesia.

Hingga kini dari 175 total WNI yang mendaftar telah dievakuasi ke Indonesia sebanyak 141 orang. Pemerintah Indonesia terus mendorong WNI di Yaman untuk mendaftarkan diri agar dapat segera dievakuasi dari Yaman.

KBRI Sana’a saat ini masih beroperasi secara terbatas guna memfasilitasi proses evakuasi dan perlindungan WNI. KBRI juga telah menyiapkan rencana kontingensi gawat darurat bila situasi memaksa.

Pemerintah Indonesia akan terus memantau dan mengevalusasi perkembangan kondisi di Yaman setiap saat untuk mengambil langkah-langkah yang tepat.

Pemerintah Indonesia meminta seluruh WNI yang berada di Yaman untuk selalu waspada serta menghindari tempat-tempat konflik.

Pemerintah juga meminta agar WNI yang akan melakukan perjalanan ke wilayah tersebut agar menundanya hingga situasi lebih kondusif.

KBRI Sanaa di Yaman tetap memberikan pelayanan bagi seluruh WNI di Yaman, layanan hotline dapat diakses 24 jam dengan nomor: +967 738 115 555.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 26 Maret 2015

Al Sadd Kontrak Xavi Hernandez

DOHA, - Pengatur serangan Barcelona, Xavi Hernandez dipastikan tidak akan memperkuat klubnya dikarenakan dikontrak dengan salah satu klub dari kawasan Jazirah Arab, Al Sadd.

Sebagaimana dilansir dari media Spanyol, pemain kelahiran Terrassa, 25 Januari 1980 ini dikontrak klub Qatar, Al Sadd dengan durasi tiga tahun ditambah opsi perpanjangan satu musim.

Kehadiran pemain bernama lengkap Xavier Hernández i Creus ini hadir di klub tersebut menggantikan posisi koleganya Raul Gonzalez.

Alasan Xavi berada di klub Qatar tersebut lebih kepada tawaran gaji yang diberikan dari sang klub yaitu 10 juta euro setiap tahun.

Selain bermain di Qatar, kesempatan itu juga akan digunakan untuk belajar ilmu kepelatihan untuk mendapatkan lisensi pelatih





Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 20 Maret 2015

Twitter Kembangkan Kicauan di Kawasang TimTeng

DUBAI, - Produsen jejaring sosial, Twitter mencoba memperlebar kicauan mereka kepada para penggemarnya di kawasan Timur Tengah.

Hal ini dibuktikan akan dibukanya kantor perwakilan mereka di kawasan tersebut dan Dubai yang dipercaya untuk menjadi kantor perwakilan mereka.

Kepastian ini disampaikan Wakil Presiden Divisi Asia Pasifik, Amerika Latin dan Pasar Berkembang, Shailesh Rao yang mengumumkan kabar pembukaan kantor Twitter di Timur Tengah dan Afrika Utara (Middle East and Notrh Africa-MENA) dalam acara Arab Social Media Influencers Summit

“MENA adalah pasar strategi utama bagi kami dan kantor baru kami di Dubai akan dijadikan sebagai titik fokus untuk membangun pengembangan Twitter di seluruh kawasan,”ucapnya

Soal Dubai sendiri, menurut Rao adalah pusat wilayah untuk berbagai agen iklan, merek, dan pihaknya mengaku sangat bersemangat membangun tim di sana yang bisa bekerja langsung dengan para mitra.

Twitter sendiri saat ini memiliki sekitar enam juta pengguna di kawasan Timur Tengah yang dianggap berpotensi banyak untuk meraih visinya di sana.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 19 Maret 2015

Ikuti Saudi, UAE Tarik Dubesnya di Swedia

STOCKHOLM, - Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab menarik Duta Besarnya yang berada di Stockholm terkait ucapan sang Menlu negeri skandinavia tersebut.

Kepastian pemanggilan Dubes UEA ini sendiri telah dikonfirmasi melalui Kantor Berita Uni Emirat Arab, WAM

Alasan penarikan Dubes UEA Sultan Rashid Al Kaitoob ini terkait dengan ucapan Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom yang mengecam perlakuan Saudi terhadap hukuman cambuk untuk aktivis HAM serta blogger negeri itu, Raif Badawi.

Selain itu juga Kemlu UEA menyampaikan nota protes melalui pemanggilan Dubes Swedia di Abu Dhabi, Jan Thesleff.

Sebelum UEA, Pemerintah Kerajaan Saudi pun memanggil pulang Dubes Ibrahim bin saad bin Ibrahim Al Ibrahim dari Stockholm

Sementara itu terkait dengan aksi penarikan Dubes yang dilakukan UEA, pihak Kemlu Swedia menolak mengomentari.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 18 Maret 2015

Harapan PBB Kepada Israel Soal Proses Perdamaian Timur Tengah

NEW YORK, - Terpilihnya kembali Benjamin Netanyahu sebagai Perdana Menteri membuat beberapa kalangan pesimis soal perdamaian Timur Tengah namun Perserikatan Bangsa-Bangsa berharap Israel mampu meneruskan proses perdamian tersebut dalam mewujudkan pembentukan negara Palestina.

Hal ini disampaikan Juru Bicara PBB Farhan Haq setelah terpilihnya kembali PM Israel Benjamin Netanyahu yang membawa janji dirinya akan melepaskan komitment tersebut.

“Kami berharap pemerintah yang dibentuk sebagai hasil dari pemilihan ini akan meneruskan proses yang telah diletakkan oleh pemerintah-pemerintah Israel sebelunya. Dengan demikian kita dapat meneruskan perundingan antara Israel dan Palestina guna mewujudkan pandangan soal pembentukan dua negara yaitu Israel dan Palestina yang hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan,”ucapnya.

Soal melepaskan komitmen ini disampaikan Netanyahu dalam hari terakhir kampanyenya bahwa dirinya tidak akan mengizinkan sebuah negara Palestina terbentuk di bawah pengawasannya



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz. 

Negara Barat Sikapi Dingin Kemenangan Netanyahu

TEL AVIV, - Terpilihnya kembali Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk periode selanjutnya ternyata tidak mendapatkan respon dari negara-negara barat.

Dari Inggris, misalnya Perdana Menteri David Cameron melalui akun twitternya memberikan selamat kepada Netanyahu namun dirinya mewakilkan tugas kepada juru bicaranya untuk menekankan bahwa Inggris ingin melihat terwujudnya perdamaian serta penyelesaian dua negara.

Sementara itu Akademisi Perancis yang juga penulis buku Gaza: Sebuah Sejarah, Jean Pierre Filiu mengatakan bahwa Amerika Serikat ataupun Eropa ikut merencanakan dan berkeinginan untuk mewujudkannya atau menghadapi sebuah perang batu di Gaza dalam bulan-bulan mendatang

“Baik Amerika Serikat ataupun Eropa ikut merencanakan dan berkeinginan untuk mewujudkannya atau kita menghadapi sebuah perang batu di Gaza, mungkin dalam bulan-bulan mendatang,”ucapnya.

Menurut Jean, AS dan Eropa harus menerapkan perdamaian, mereka harus mengakui bahwa pihak terkait tidak bergerak dan perdamaian bukan pilihan penting dan ini harus diterapkan.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Dubes RI Serahkan Kredensial Kepada Amir Kuwait

KUWAIT CITY, - Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait Tatang Budie Utama Razak menyerahkan Surat Kepercayaan (letter of credence) kepada Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah pada tanggal 17 Maret 2015 di Istana Bayan, Kuwait.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi Kemlu, kegiatan upacara diawali dengan penyambutan kedatangan Dubes Tatang Razak di Istana Bayan dengan iringan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” yang dimainkan oleh Bayan Orchestra.

Selanjutnya, Dubes RI menuju ruang upacara untuk menyerahkan Surat Kepercayaan secara langsung kepada Amir.

Hadir dalam kegiatan upacara ini adalah Deputi I Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Sheikh Sabah Khaled Al-Hamad Al-Sabah serta beberapa pejabat tinggi dari Diwan Amiri.

Dalam kesempatan audiensi dengan Amir Kuwait dalam upacara penyerahan Surat Kepercayaan, Dubes Tatang Razak menyampaikan salam hangat dari Presiden RI kepada Amir dan mengharapkan semoga Amir dan seluruh rakyat Kuwait selalu dalam keadaan sehat dan sejahtera.

Selanjutnya, Dubes Tatang Razak menjelaskan mengenai perkembangan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir dimana dengan jumlah penduduk lebih dari 230 juta lebih dari separuh adalah kelas menengah dengan potensi ekonomi yang besar.

Dalam konteks makro, dijelaskan mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil dan cenderung terus meningkat.

Dubes Tatang Razak juga menyampaikan apresiasi terhadap peran Amir yang sangat signifikan di berbagai fora kerjasama internasional baik di tingkat regional dan global.

“Kerjasama bilateral antara Indonesia dan Kuwait adalah sangat penting dan berharap dapat semakin ditingkatkan di masa mendatang,” ucapnya.

Sebagai penutup, Dubes Tatang Razak kembali menyampaikan undangan dari Pemerintah RI kepada Amir Kuwait untuk dapat menghadiri Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika yang akan diadakan di Indonesia pada bulan April mendatang.

“Kami berharap Amir atau pejabat tinggi Kuwait dapat menghadiri kegiatan peringatan tersebut,” ujar Dubes Tatang Razak.

Dalam tanggapannya, Amir Kuwait menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan hubungan bilateral kedua negara yang sudah terjalin dengan baik selama ini.

Amir Kuwait mengharapkan kiranya Indonesia dapat tetap menjaga kestabilan, perdamaian dan kesejahteraan bagi rakyat.

Secara pribadi Amir memiliki kenangan indah dalam hubungan dengan Indonesia dan dimana diantaranya kerjasama dengan mendiang Menteri Luar Negeri Adam Malik di waktu lalu.

Mengenai undangan menghadiri Peringatan 60 Tahun KAA, Amir Kuwait menyatakan bahwa akan berusaha untuk melakukan hal terbaik dalam hal kehadiran di kegiatan tersebut.

Kegiatan upacara penyerahan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh pejabat yang hadir. 

Selanjutnya Dubes Tatang Razak meninggalkan Istana Bayan dengan diiringi lagu kebangsaan Kuwait “Al-Nasheed Al-Watani”.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Indonesia-Qatar Komitmen Perhatikan TKI

JAKARTA, - Tidak bisa dipungkiri bahwa masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) selalu menjadi cerita bahkan tidak jarang menjadi korban serta tidak mendapatkan tempat untuk diperhatikan oleh negaranya serta tempat mereka bekerja.

Dengan hal inilah membuat Indonesia dan Qatar mencoba memberikan perhatikan terhadap keberadaan para tenaga kerja ini.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto ketika menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Qatar untuk Indonesia, Mohammed Khater Al-Khater di ruang kerjanya.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi DPR, Dubes Khater sendiri mengatakan bahwa negaranya selalu memberikan perhatian sekaligus perlakuan yang baik terhadap TKI bahkan dalam sektor informal keberadaan para tenaga kerja asal Indonesia masih dominan.
“Kami undang semua pekerja dari berbagai negara dan kami sediakan fasilitas kesehatan dan pendidikan,”ucapnya.

Dalam pertemuan ini juga Agus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Qatar yang telah banyak memberikan bantuan pendidikan kepada Indonesia seperti beasiswa kepada pelajar Indonesia saat ini tengah belajar di sejumlah universitas di Qatar.

Selain itu juga banyak pesantren yang menerima bantuan dari pemerintah Qatar. Terkait tentang pesantren, Dubes Khater meminta bantuan kepada Agus untuk diantar melihat pesantren di Jawa yang membutuhkan bantuan dari negaranya sebagai bagian dari hubungan bilateral kedua negara.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz


Netanyahu Menangkan Pemilu Israel

TEL AVIV, - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mempertahankan posisinya setelah memenangkan pemilu di negeri tersebut.

Sebagaimana dilansir dari sejumlah media setempat, dalam perolehan suara, partai sayap kanan Likud pimpinannya meraih 30 dari 120 kursi parlement Knesset sedangkan Uni Zionis hanya meraih 24 kursi.

Sementara exit poll sendiri menunjukkan kedua partai bertarung ketat dengan raihan 27 kursi namun berubah pada malam hari disaat penghitungan suara mulai dihitung.

Dalam pidato kemenangannya, pria kelahiran  21 October 1949 ini mengatakan hasil ini diluar perkiraan mencapai kemenangan untuk Likud.

“Di luar perkiraan kita mencapai kemenangan besar untuk Likud… demi kubu nasional.. demi rakyat kita Israel,”ucapnya.

Sementara itu pesaingnya, Pemimipin Uni Zionis, Isaac Herzong mengakui kekalahannya dan memberikan selamat kepada Netanyahu yang meraih kemenangan tiga kali berturut-turut ini.

“Beberapa menit lalu, saya telah berbicara dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Saya menyelamati beliau atas pencapaiannya dan semoga beliau berhasil,”ucapnya.

Kemenangan pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Israel ini adalah tidak lepas dari 

menempatkan isu keamanan dalam prioritas kampanyenya dimana dirinya akan melindungi Israel dari ancaman nuklir Iran serta tidak akan memberikan jalan kepada Palestinan dalam menjadikan kawasan Yerusalem Timur sebagai ibukota negara baru itu.

Terkait dengan kemenangan Netanyahu ini membuat negara tetangga, Palestina mencoba meningkatkan kampanye diplomatic mereka terutama ke Mahkamah Kriminal Internasional di Den Haag Belanda. Hal ini disampaikan Kepala Juru Runding Palestina Saeb Erakat

“Jelas bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan membentuk pemerintahan baru, oleh karena itu kami tegas mengatakan bahwa kami akan ke Mahkamah Kriminal Internasional di Den Haag dan kami akan mempercepat, memburu dan mengintensifkan semua upaya diplomatic,”ucapnya



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 04 Maret 2015

PBB Serukan Penyidikan Pembunuhan Warga Sipil Gaza

NEW YORK, - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meminta Israel untuk menyelidiki pembunuhan elbih dari 1,500 warga sipil Palestina dimana sepertiganya adalah anak-anak dalam Perang gaza tahun lalu serta hasil tersebut diumumkan ke publik.

Kepastian ini disampaikan Pelapor Khusus PBB untuk HAM di Palestina sebagaimana dilansir dari media setempat di Jenewa Selasa (3/2) waktu setempat.

Dubes Makarim mengatakan bahwa sekitar 2,256 warga Palestina terbunuh dalam konflik periode Juli-Agustus 2014 dimana 1,563 diantaranya adalah warga sipil, 538 anak-anak sementara di Israel 66 personel militer dan lima warga sipil tewas.

“Perbedaan yang mencolok pada korban tewas kedua kubu mencerminkan perbedaan kekuataan yang tidak seimbang dan kerugian yang tidak proporsional diderita warga sipil Palestina, memicu pertanyaan soal apakah Israel mematuhi hukuman internasional soal tindakan pencegahan yang seimbang dan sesuai tujuan,”ucapnya.

Sepanjang pemantauannya, Dubes Makarim telah mewawancarai warga Gaza korban serangan di pengungsian di Amman dan Kairo. Selain itu dirinya juga mewawancarai terhadap warga di Gaza melalui video karena dilarang Israel masuk ke wilayah yang diblokade tersebut.

Selain itu, Dubes Makarim juga mengatakan bahwa korban sipil bukanlah orang yang berdiri di jalan ditempat dan waktu yang salah tapi kebanyakan adalah keluarga yang terbunuh dalam serangan rudah di rumah mereka sendiri.

“Orang yang berdiri di jalan di tempat dan waktu yang salah tapi kebanyakan adalah keluarga yang terbunuh dalam serangan rudal di rumah mereka sendiri terutama di malam hari,”ucapnya.

Jauh sebelum Dubes Makarim memberikan laporan, Menteri Luar Negeri AS, John Forbes Kerry mengatakan bahwa forum HAM PBB terlalu terobsesi untuk membuktikan pelanggaran yang dilakukan negeri beribukota Tel Aviv tersebut.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 03 Maret 2015

Lewat AIPAC, Israel Provokasi AS untuk Jauhi Iran

WASHINGTON DC, - Ada yang menarik dalam sidang American Israel Public Affairs Committee atau AIPAC dimana para legislator AS diteriaki pengikut pelobi pro-Israel yang memperingatkan Capitol Hill tentang ancaman Iran.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, tindakan ini bersamaan dengan waktu yang diberikan Perdana Menteri Israel dan bos tim lobi Yahudi Benjamin Netanyahu untuk berpidato.

Mereka mengerumuni para senator dan wakil rakyat baik dari kubu Demokrat yang skeptic maupun dari kubu Republik yang mendukung mereka dengan mendesak legislator AS agar memperlua sanksi kepada Iran ditengah perundingan mengenai pembatasan kapasitas nuklir Iran.

Namun tindakan ini dalam hal tujuannya tetap suli dipahami dengan mengencangkan jerat ekonomi kepada Iran disaat  perundingan internasional untuk mengendalikan program nuklir Tehran ditentang sekali oleh Presiden Barack Obama yang menurut sang Presiden memaksa Iran meninggakan meja perundungan.

Dasar hal itulah membuat AIPAC yang menjadikan penghentian program nuklir Iran sebagai prioritas utama selama satu dekade sebagai jendela yang penting.

AIPAC sendiri hampir menguasai seluruh kebijakan AS terkait kawasan Timur Tengah namun dalam 18 tahun terakhir sayap lobi mengalami dua kekalahan telak.

Hal ini bisa dilihat pada September 2013 dimana kelompok lobi Yahudi mendukung rencana Obama untuk menyerang Suriah sebagai jawaban atas penggunaan senjatan kimia oleh Presiden Bashar al-Assad, namun Kongres tidak sepakat.

Terkait dengan situasi tersebut, Penasehat Keamanan Nasional AS, Susan Rice memperingatkan AIPAC untuk mengambil pendekatan yang lembut dan memberikan kesempatan negosiasi krusial bekerja efektif tanpa melibatkan Kongres.

Namun pada kenyataannya, Mantan Dubes AS untuk PBB ini berkata lain ketika berhadapan dengan para anggota AIPAC dimana pihaknya semestinya memberikan sanksi kepada Iran.

“Kita memang semestinya menerapkan sanksi (kepada Iran) dan Menyingkir,”ucapnya yang disambut dengan tepuk tangan sembari standing ovation

Sebagai informasi, AIPAC atau American Israel Public Affairs Committee sebuah kelompok lobi di Amerika Serikat yang memiliki tujuan melobi Kongres AS dan badan eksekutif pemerintahan dengan tujuan menghasilkan kebijakan meningkatkan hubungan dekat antara AS dan Israel.

Kelompok ini dibentuk pada masa pemerintahan Eisenhower dimana sejak itu membantu meningkatkan bantuan dan dukungan AS kepada Israel.

Bahkan AIPAC sendiri disebut dalam beberapa survey sebagai salah satu kelompok lobi paling berpengaruh dalam politik Amerika Serikat.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Dubes Palestina Apresiasi Teknologi Inseminasi Indonesia

JAKARTA, - Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Indonesia, Fariz Mehdawi memuji Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Kesehatan RI dalam melakukan inseminasi buat.

Hal ini disampaikan Dubes Mehdawi ketika melihat pelaksanaan pelatihan inseminasi buatan bagi sepuluh petugas Palestina di Indonesia.

“Pembelajaran teknologi dari Indonesia akan digunakan untuk meningkatkan produuksi peternakan di Palestina sehingga dapat memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri,”ucapnya.

Pelatihan kesepuluh petugas Palestina ini didanai melalui kerja sama dengan JICA dimana sebagai tindak lanjut dari the 2nd Conference of Cooperation among East Asian Countries for Palestinian (CEAPAD) pada akhir Maret 2014 di Jakarta lalu.

Terkait dengan kerjasama ini menurut Senior Representatif JICA Indonesia Office, Dinur Krismasari mengatakan kemampuan Indonesia dalam bidang inseminasi buatan baik pengetahuan maupun penguasaan teknologi sangat memadai untuk dilakukan disseminasi ke negara lain.

“Teknologi inseminasi buatan di Indonesia maju pesat dengan dicapainya swasembada semen beku pada tahun 2012, selanjutnya pada tahun 2013 Indonesia telah berhasil mencapai swasembada Bull (pejantan unggul),”ucapnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Syukur Iwantor mengatakan Indonesia tidak hanya mampu menghasilkan semen beku sapi, namun juga memproduksi semen beku kambing, domba dan ikan.

Sebagaimana informasi, Pelatihan inseminasi dilaksanakan di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari-Malang, Jawa Timur yang merupakan salah satu UPT dibawah koordinasi Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan dimulai pada tanggal 3 hingga 11 Maret 2015.

Selain Palestina, ada banyak  negara yang pernah berlatih di Indonesia antara lain Myanmar, Malaysia, Kamboja, Mongolia, Filipina, Thailand, Afganistan, Kazakhstan, Kyrgystan, Fiji, Papua Nugini, Sudan, Timor Leste, Kenya, Zimbabe, Bangladesh, India, Yaman, dan Srilanka.

Pengembangan teknologi inseminasi buatan di Indonesia baru dimulai pada tahun 1976 dengan berdirinya Balai Inseminasi Buatan (BIB) yang berlokasi di kawasan Lembang-Jawa Barat yang kemudian dilanjutkan pembangunan serupa pada tahun 1982 di Singosari-Malang, Jawa Timur.

Teknologi inseminasi yang lakukan Indonesia adalah sexing atau semen beku dimana dapat menentukan jenis kelamin kelahiran ternak sesuai dengan kebutuhan peternak.

Teknologi yang dimiliki Indonesia sudah diakui dunia internasional dengan hadirnya negara di Jepang dan Perancis untuk mempraktekkan formulasi sexing dalam produksi semen beku.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz