Tampilkan postingan dengan label AFC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AFC. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2015

Pieter Huistra Jabat Pelatih Timnas Indonesia

JAKARTA, - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam rapat exco selain menghentikan kompetisi juga menunjuk pelatih baru untuk timnas Indonesia.

Adalah Direktur Teknik PSSI, Pieter Huistra diminta untuk menjadi Pelatih Timnas, hal ini disampaikan acting Sekjen PSSI Azwan Karim sebagaimana dilansir dari laman resmi organisasi tersebut.

Namun keberadaan Pieter Huistra yang berasal dari Belanda ini hanya bersifat interim hanya bertugas dalam dua laga awal kualifikasi Piala Dunia 2018.

Sebagai informasi, Indonesia akan menjalani dua laga perdana Pra Piala Dunia 2018 bertandang ke Cina Taipe pada 11 Juni.

Kemudian selang lima hari timnas akan menjadi Juara Piala Dunia 2007, Irak yang juga sekaligus kualifikasi Piala Asia 2019.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Selasa, 14 April 2015

AFC Cup 2015, Persipura Tahan Imbang Maziya

JAYAPURA, - Klub asal Maladwa, Maziya Sports and Recreation sukses menjalankan targetnya ketika berkunjung ke Jayapura untuk mencuri poin dengan memaksa tim tuan rumah Persipura bermain imbang.

Bermain di Stadion Jayapura, pada babak pertama Maziya menciptakan beberapa peluang lewat sundulan penyerang mereka Pablo Rodriguez Aracil yang memanfaatkan hasil tendangan bebas Samdhoh namun bola masih melebar.

Persipura pun juga menciptakan peluang lewat kaki Boaz yang memanfaatkan bola liar daerah kotak penalty namun masih bisa diantisipasi penjaga gawang tim tamu.

Pada menit ke-38, Persipura menciptakan peluang lewat Zulham Zamrun dengan mengecoh dua pemain lawan namun ketika tinggal berhadapan dengan kiper lawan jauh dari sasaran.

Hingga babak pertama kedudukan 0-0 tidak berubah. Lepas turun minum Persipura mencoba peruntungannya untuk memecah kebuntuan dimana pada menit ke-50 Boaz yang berdiri bebas menyambut umpan silang Robertino namun tendangannya melambung jauh di atas mistar.

Berbagai cara coba dilakukan Persipura untuk mendapatkan gol namun tidak berbuah hasil begitu juga tim tamu.

Hingga peluit yang ditiupkan wasit asal Thailand, Sivakron Pu Udom menandakan 90 menit berakhir kedudukan tetap 0-0 untuk kedua tim.

Dalam jumpa pers, Pelatih Kepala Maziya, Ali Suzain mengatakan hasil pertandingan tersebut sesuai dengan target mereka ketika berangkat menunju ke Papua untuk menjaga asa untuk bisa lolos grup.

“Ini pertandingan yang sulit dan seluruh pemain bekerja keras selama pertandingan. Saya sangat puas dengan hasil seri ini,”ucapnya.

Sementara, Pelatih Persipura Papua, Osvaldo  Lessa mengatakan bahwa timnya sudah bermain bagus selama pertandingan hanya saja ada beberapa faktor yang membuat pihaknya harus puas menerima hasil ini.

“Pemain bermain bagus dan banyak peluang yang tercipta, hanya tidak ada satu bola pun yang mau masuk. Kami hanya kurang beruntung,”ucapnya.

Dengan hasil 0-0 ini Persipura masih nyaman di puncak klasemen Grup E AFC Cup dengan nilai 10 dari empat laga yang sudah dilakoni.

Sedangkan Maziya masih terpaku pada peringkat ketiga dengan empat poin dari empat laga yang sudah dijalani klub asal Maladewa ini.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 27 Maret 2015

Tanpa Evan Dimas, Timnas U-22 Siap Hadapi Brunei

JAKARTA, - Pasca kemenangan besar 5-0 atas Timor Leste tidak membuat terlena karena berikutnya akan menghadapi Brunei Darussalam.

Namun ketika menghadapi Brunei, Indonesia tidak akan memainkan sosok yang menjadi pujaan dan harapan Indonesia, Evan Dimas yang mengalami cidera bahu saat pertandingan dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Sementara Adam Alis, Muchlis Hadi, dan Muhammad Abduh Lestaluhu pun ikut masuk dalam list cidera namun kondisinya tidak terlalu para dibandingkan Evan Dimas hanya mengalami kram.

Menurut Aji Santoso, dalam jumpa pers sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI, bahwa kebugaran para pemain tidak bermasalah, apa yang terjadi pada tiga pemain minus Evan hanya masalah karena kerja keras.

“Kebugaran saya pikir tidak ada masalah, pelepasan pemain dari klub ke Timnas. Ada yang kram, Abdul dan Adam, tapi itu terjadi karena mereka kerja keras luar biasa, Gugup juga bisa jadi berpengaruh,”ucapnya.

Soal Evan, Pelatih Aji belum bisa memastikan kondisinya namun dirinya menegaskan bahwa sepak bola adalah permainan kolektivitas sehingga pihaknya tidak bisa mengandalkan seorang Evan Dimas belaka

“Sepakbola permainan kolektivitas. Jadi kami tidak bisa hanya mengandalkan seorang Evan Dimas. Dia memang pemain bagus dan jika absen akan kehilangan besar,”ucapnya

Seperti diketahui, Indonesia memulai pertandingan perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 dengan pesta gol ke gawang Timor Leste.





Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Jangan Terlalu Berharap dan Mengandalkan Evan Dimas

JAKARTA, - Selain harus kehilangan pemain karena kartu merah, timnas Indonesia juga harus mulai terbiasa dengan tiadanya Evan Dimas yang selama ini dipuja-puji masyarakat.

Dengan kondisi ini, Pelatih Timnas Indonesia U-22, Aji Santoso ketika memberikan keterangan pasca pertandingan melawan Timor Leste menegaskan bahwa timnya tidak bisa selalu mengandalkan sosok Evan Dimas di lapangan.

“Sepakbola itu kolektivitas tim, jika segalanya selalu Evan Dimas, maka ketika Evan sedang ditutup lawan tim sulit berkembang. Saya selalu tekankan kepada anak-anak bahwa bermain lah sebagai tim walau  saya akui Evan itu punya peran penting dalam tim ini,”ucapnya.

Dengan kondisi Evan, membuat pelatih pusing dikarenakan beberapa pemain juga mengalami situasi kram namun dirinya berharap semua anggota tim siap tanding saat kontra Brunie Darussalam.

Tentang para pemain yang cedera, saya harap mereka bisa diturunkan saat melawan Brunei. Saat ini semuanya sedang dalam pemeriksaan. Masalah Adam Alis dan Abduh keram, itu karena mereka bekerja dengan sangat keras di lapangan. Atau bisa jadi karena mereka nervous, karena jika pemain nervous, maka kondisi fisik bisa berkurang 20-30 persen,”ucapnya.

Sebagai informasi, Evan Dimas yang mencetak satu gol dalam pertandingan Kualifikasi Grup H Piala Asia U-23 di larikan ke rumah sakit lantaran menderita cedera bahu akibat terjatuh ketika menerima tekel keras dari pemain lawan.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz

Pelatih Timor Leste Berikan Selamat kepada Indonesia

JAKARTA, - Pelatih tim nasional Timor Leste U-22, Fabio Magrao mengucapkan terima kasih kepada timnas Indonesia atas kemenangannya.

Hal ini disampaikan Fabio usai melakoni pertandingan melawan Indonesia dalam kualifikasi grup H Piala Asia U-23 yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta

“Selamat untuk Indonesia atas kemenangan ini. Hasil ini bukan soal kemampuan tapi para pemain cukup kelelahan karena beberapa pemain kami main untuk tim senior untuk melawan Mongolia di kualifikasi Piala Dunia lalu,”ucapnya.

Menurut Fabio, persiapan minim serta kelelahan disebut sebagai fakto kalahnya timnya atas Indonesia karena beberapa pemain baru saja kembali dari tim senior di kualifikasi Piala Dunia 2018.

“Kami baru benar-benar bisa melakukan persiapan sepuluh hari dan pemain melakukan perjalanan yang jauh  hingga kami kelelahan. Tapi itu bukan alasan utama, yang jelas hasil ini bukan soal skil,”ucapnya.

Selain kelelahan, pelatih 37 tahun ini bahwa kondisi lapangan bukan alasan dari laga ini tetapi menyadari bahwa sepakbola Indonesia saat ini punya level lebih baik ketimbang timnya

“Kondisi lapangan bukan alasan dari hasil laga ini. Kami tahu Indonesia punya tradisi sepakbola yang baik dan kompetisi regular sepanjang tahun. Jadi hasil ini bagus untuk pengembangan tim kami, yang jelas ini bukan soal kemampuan,”ucapnya.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Aji Santoso Beberkan Rahasia Kemenangan atas Timor Leste

JAKARTA, - Tim nasional Indonesia U-22 meraih hasil positif dalam laga perdana Kualifikasi Grup H PialaAsia U-23 melawan Timor Leste dengan skor besar.

Bermain di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta tim asuhan Aji Santoso sukses pesta lima gol ke gawang Timor Leste.

Menurut Aji Santoso yang berbicara kepada sejumlah media sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI,mengatakan dirinya melihat permainan Timor banyak bertahan pada babak pertama terutama 20 menit awal dengan seperti itu saya meminta tim untuk menyerangs

“Memang saya lihat Timor banyak bertahan di babak pertama terutama 20 menit pertama, maka itu saya minta tim untuk banyak menyerang dari sisi kanan dan kiri, melawan tim dengan total pertahanan memang butuh proses untuk bisa menciptakan peluang, maka itu kita bangun serangan perlahan,”ucapnya.

Dalam pertandingan ini, Indonesia harus kehilangan pemainnya yaitu Zulfiandi pada menit ke-57 karena kartu kuning kedua namun menurut Aji dengan situasi ini justru Indonesia mampu mempertahankan permainan bahkan mampu meraih kemenangan.

“Begitu kami main dengan sepuluh orang maka mereka (Timor) bermain lebih berani untuk menyerang. Dengan memancing mereka keluar menyerang, maka lebih berani untuk menyerang dengan memancing mereka keluar menyerang, maka lebih banyak lubang-lubang yang bisa dimanfaatkan,”ucapnya



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kualifikasi Grup H Piala Asia U-22 : Indonesia Pesta Gol

JAKARTA, - Indonesia berhasil melewati pertandingan perdana Kualifikasi Grup H Piala Asia U-22 melawan Timor Leste.

Pertandingan yang berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta, Indonesia berhasil pesta gol di gawang Timor Leste lima gol tanpa balas.

Pada awal babak pertama, Indonesia sudah unggul pada menit ke-17 melalui gol Adam Lis Setyono serta jelang akhir babak pertama menjadi 2-0 lewat penalti Manahati Lestusen.

Lepas turun minum, Indonesia pun menambah gol menjadi 3-0 melalui Evan Diman Darmono yang memanfaatkan umpan dari Muchlis Hadi, Evan menyarangkan bola ke kotak penalti dengan menaklukkan kiper Maxanches.

Dalam pertandingan ini, Indonesia harus kehilangan pemainnya pada menit ke-56 Zulfiandi yang menerima kartu kuning kedua lantaran melakukan pelanggaran kepada pemain Timor Leste.

Kekurangan pemain justru Indonesia mampu menambah keunggulan gol menjadi 4-0 lewat Muchlis Hadi pada menit ke-66.

Akhirnya lima menit jelang babak kedua berakhir tepatnya pada menit ke-85 Hansamu Yama Pranata menutup kemenangan 5-0 atas Timor Leste lewat tendangan keras dari kotak Penalti.

Hasil ini membuat Indonesia memperoleh nilai sama dengan Korea Selatan yang sebelumnya unggul dengan gol sama ketika bertanding melawan Brunei Darussalam

Susunan Pemain

Indonesia

Natshir, Manahati Lestusen, Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Muhammad Abduh Lestaluhu, Evan Dimas, Wawan Pebriyanto, Adam Alis Setyano, Zulfiandi, Muchlis Hadi, Ilham Udin

Timor Leste

Maxanches, Sarmento, Victor, Filipe, Agostinho, Nidio, Reis, Januario, Martins, Frangcyatma, Fonseca.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Pesta Gol ke Gawang Brunei, Korea Tidak Merasa Puas

JAKARTA, - Timnas Korea Selatan mengaku tidak maksimal dalam permainannya ketika melawan Brunei Darussalam dalam laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-23 di Gelora Bung Karno, Senayan-Jakarta.

Tidak puasnya ini dilontarkan Pelatih Korea Selatan , Shin Tae Yong ketika ditanya soal kemenangan anak asuhnya.

“Kami senang dengan kemenangan atas Brunei. Meski demikian kami belum sepenuhnya puas dengan performa para pemain di pertandingan ini,”ucapnya.

Pelatih Shin pun mengeluhkan soal persiapan timnya yang dinilai kurang maksimal dikarenakan waktu untuk penyesuaian lapangan tempat pertanidngan kurang maksimal.

Kurang maksimalnya dikarenakan stadion digunakan untuk konser boy band asal Inggris, One Direction pada Rabu (25/3)

“Biasanya dalam sebuah turnamen, tuan rumah memberi waktu yang cukup untuk mencoba lapangan, tetapi karena lapangan sempat digunakan untuk konser, kami belum terbiasa dengan lapangan,”ucapnya.

Sebagai informasi, Korea Selatan pesta gol di gawang Brunei Darussalam dengan lima gol. Tiga gol dibuat pada babak pertama melalui Lee Yeong Jae di menit ke-2, kemudian Jung Seung Hyun (27) dan Kim Hyun (37).

Kemudian berlanjut pada babak kedua oleh Kwong Chang Hoon di menit 57 dan penutup dicetak oleh Jang Hyun Soo (76)




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz