Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2015

Festival Film Belarus Hadir di Jakarta

JAKARTA, - Untuk lebih mengenalkan budaya terutama film Belarus kepada masyarakat Indonesia, Kedutaan Besar Republik Belarus untuk Indonesia menggelar Belarus Festival Film

Sebagaimana informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Belarus di Jakarta melalui email mengatakan bahwa Festival ini akan berlangsung dari tanggal 20 April hingga 23 April mendatang di Pusat Budaya dan Pengetahuan Russia, Menteng, Jakarta.

Selain memperkenalkan karya film negaranya kepada masyarakat pecinta film, acara ini juga memperingati 70 tahun the Victory in Great Patriotic War

Film In The Fog yang diadaptasi dari karya Penulis Belarus Vasil Bykov menjadi film pembuka festival ini yang akan dihadiri Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Belarus untuk Indonesia Vladimir N. Lopato-Zagorsky

Ingin menyaksikan dan penasaran dengan karya film dari Belarus ? silakan datang ke Pusat Budaya dan Pengetahuan Rusia (Russian Center) Jl. Diponegoro 12, Menteng.

Berikut daftar film pada Belarus Film Festival yang tidak dipungut biaya jika ingin menontonnya

Senin (20/4)

In The Fog (drama) – Pukul 17.00

Selasa (21/4)

The Brest Fortress (drama) – Pukul 17.00

Rabu (22/4)

Belarus Four Years of the War (documenter) – Pukul 17.00

Kamis (23/4)

And Khatyu Will Live On (Dokumenter) – Pukul 17.00



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 10 April 2015

Godzilla Jadi Duta Wisata Jepang

TOKYO, - Monster fiksi dari Jepang, Gojira atau dikenal dengan Godzilla dijadikan sebagai Duta Wisata negeri  untuk menarik perhatian para wisatawan yang hadir.

Sebagaimana dilansir media setempat, Monster yang sudah menjadi bintang selama lebih dari 60 tahun ini akan menjadi Duta Wisata pada kawasan Shinjuku.

Kehadiran Godzilla sebagai duta wisata lewat tampilan patungnya yang berdiri tegak dengan tinggi sekitar 52 meter di depan kantor Toho, studio film yang menciptakan sosok ini pada tahun 1952.

Terkait dengan penunjukkan Godzilla sebagai duta wisata, Walikota Shinjuku, Kenichi Yoshizumi mengatakan bahwa monster ini sebagai karakter kebanggan Jepang

“Godzilla adalah karakter kebanggaan Jepang,”ucapnya

Sebagai informasi, Gojira atau dikenal dengan Godzilla berasal dari bahasa Jepang yang berasal dari gabungan dari Gorilla dan Kujira.

Godzilla sendiri menurut kabar yang beredar lahir akibat dari dampak radiasi pengujian nuklir di Samudera Pasifik

Studio Toho sendiri akan membuat film Godzilla baru setelah tidur selama 10 tahun, bahkan Hollywood juga akan membuat sekuel yang dirilis tahun 2018.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 07 April 2015

Dewi Lestari Puas Dengan Film Filosofi Kopi

JAKARTA, - Penulis cerita pendek Filosofi Kopi, Dewi Lestari puas dan tak menyangka dengan hasil yang diberikan Angga Dwimas Sasongko atas film yang diadaptasi dari buah karyanya.

Hal ini disampaikan dalam jumpa media di kawasan Kuningan, Selasa (7/4) sore ketika menyaksikan perdana Filosofi Kopi

“Saya sendiri tak menyangka akan seapik itu hasil filmnya. Filosofi Kopi sebagai sebuah cerita menemukan jodohnya yang tepat. Angan-angan untuk melihat karya saya dalam versi visual bisa terwujud,”ucapnya.

Sementara itu, sang Sutradara Angga Dwimas mengakui lewat film ini melakukan pendekatan dengan menempatkan kamera sebagai mata dirinya yang berjalan serta mengeksplorasi lebih mendalam.

“Ketika saya membuat film ini, tujuannya adalah ekplorasi mencoba area baru yang belum pernah saya datangi. Namun saya sebagai pembuat film, saya hanya mencoba membuat film, saya ingin penonton banyak tak berharap piala citra,”ucapnya.

Sebagai info, Filosofi Kopi sendiri bercerita tentang seorang Barista yang bernama Ben yang membuat sebuah arti singkat dalam ramuan kopi yang disajikan di kedai kopinya.

Berkat racikan Ben, kedainya sangat ramai yang berlanjut hingga suatu hari datang seorang pria kaya yang menantang dirinya membuat sebuah ramua kopi yang apabila diminum akan membuat menahan napas.

Akhirnya tantangannya itu terjawab dengan mana Ben’s Perfecto yang membuat seorang pelanggan datang dan mencicipinya sambil mengatakan bahwa kopi ini masih enak bila dibandingkan kopi yang pernah dicicipinya di daerah Jawa Tengah.

Dengan penasaran mereka berdua pun mendatangi lokasi yang diberikan seorang pelanggan tersebut dan menemukan secangkir kopi Tiwus yang disuguhkan pemilik warung reot daerah tersebut.

Merasa dirinya gagal menciptakan kopi bila disandingkan dengan kopi Tiwus ini membuat Ben kembali ke Jakarta dan galau.

Mengetahui temannya merasa gagal, kemudian mencoba menghibur dengan membawakan kopi Tiwus ke Jakarta sambil menuliskan sebuah pesan bahwa tidak ada yang sempurna karena hidup indah begini adanya. Semenjak itu Ben sadar bahwa hidup itu tidak ada yang sempurna.

Rencananya film ini akan beredar di jaringan bioskop pada 9 April mendatang. Selain pemutaran film akan juga hadir konser soundtrack yang menyusul jadwalnya.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Konser Filosofi Kopi Digelar 13 April

JAKARTA, - Selain menghadirkan film, tim produksi Filosofi Kopi juga akan menggelar konser musik yang menjadi tema dari film ini.

Rencananya pagelaran musik film Filosofi Kopi akan digelar pada 13 April 2015 di Rolling Stone Café Jakarta. Menurut Sutradara Anggar Dwimas mengatakan acara ini digelar untuk mengapresiasikan para penonton yang sudah menonton film ini.

“Kami ingin mengapresiasi para penonton kembali dengan mengadakan konser soundtrack Filosofi Kopi,”ucapnya

Sementara itu, Glenn Fredly selaku co-produser sekaligus produser soundtrack film tersebut mengatakan bahwa lagu-lagu yang menjadi tema film tersebut akan dirilis dalam bentuk cakram digital

“Soundtrack ini saya dedikasikan untuk pencinta kopi, persahabatan dan petani kopi,”ucapnya.

Dalam acara ini para penonton akan merasakan pengalaman menyesap racikan kopi di Kedai Filosofi Kopi yag menjadi tempat pengambilan gambar film tersebut, selama masa promosi.

Film Filosofi Kopi ini sendiri berkisah tentang pencarian jiwa dan jati diri dari masa lalu Ben yang diperankan Chicco Jerikho dan Jody (Rio Dewanto) membangun kedai Filosofi Kopi di Jakarta dengan menyediakan kopi terbaik Indonesia.

Namun sejalan waktu, terdapat tantangan dari seorang pengusahan yang membawa kedua sahabat ini dalam petualangan menyusun serpihan ini.

Film ini sendiri akan beredar pada 9 April 2015 mendatang di seluruh bioskop.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz


Senin, 06 April 2015

Furious 7 Tancap Gas di Puncak Box Office

LOS ANGELES, - Film seri tentang balapan jalanan, Furious 7 tetap melaju dalam puncak box office dengan pendapatan tiket sekitar USD143,6 juta di akhir perkan setelah penanyangan perdana di kawasan Amerika Utara.

Selain menempatkan pada posisi puncak, film yang dibintangi Van Diesel ini berada pada peringkat sembilan dari sepuluh besar film dengan pendapatan perdana paling sejarah dalam sejarah film.

Sama seperti halnya dengan film The Dark Knighit, Furious 7 pun sepertinya melonjak ke puncak lantaran ingin melihat kembali aksi terakhir salah satu bintang Paul Walker yang meninggal akibat kecelakaan pada Desember 2013 lalu.

film ini berbanderol senilai USD190 juta dan ditayangkan pada 4,004 bioskop di kawasan Amerika Utara dengan pemasukan USD14 juta dari 365 layar Imax dan USD11,5 juta dari layar lebar premium.

Setidaknya 10,500 layar bioskop internasional di 63 wilayah memutar film ini dengan perkiraan pendapatan USD240,4 juta.

Pada peringkat kedua ditempati Home dari DreamWorks Animation dengan pendapatan USD27,4 juta ditambah pendapatan domestic USD95,6 juta.

Sedangkan peringkat ketiga Get Hard dengan pendapatan USD12,9 juta, kemudian Cinderalla pada peringkat keempat USD10,3 juta.

The Divergent Series : Insurgent berada di peringkat lima dengan pemasukan  USD103,4 juta  yang berasal dari jaringan bioskop Amerika Utara.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 18 Maret 2015

April, Kedai Filosofi Kopi Terbuka untuk Umum

JAKARTA, - Kedai Filosofi Kopi yang menjadi tempat untuk pengambilan gambar film dengan judul sama bukan sekedar rekaan tetapi memang benar ada, bahkan bisa dikunjungi oleh masyarakat umum.

Kedai Filosofi Kopi ini akan dibuka untuk umum pada bulan April 2015 mendatang, hal ini disampaikan Rio Dewanto salah satu pemeran dari film Filosofi Kopi saat peluncurkan Torabika Creamy Latte di Tangerang.

“Berupaya supaya kedai buka sebelum film, biar dapat pengalamannya,”ucapnya

Rio bersama rekan satu filmnya Chico Jericho akan menjadi barista di kafe yang berlokasi di Jakarta Selatan tersebut pada akhir pekan dengan menyesuaikan jadwal.

Sebagai informasi, film Filosofi Kopi ini sendiri diangkat dari novel dengan judul sama karya Dewi Lestari dengan disutradarai Angga Dwimas Sasongko dan akan tayang pada 9 April 2015.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 17 Maret 2015

Toto's Film Making Class kembali hadir di SMKN 51 Jakarta

JAKARTA, - Memasuki tahun 2015 ini Jaringan Bioskop di Indonesia Blitz kembali menyelenggarakan kegiatan  pelatihan pembuatan film “Toto’s Film Making Class“ bekerja sama dengan CJ CGV  (jaringan bioskop di Korea) dan didukung penuh oleh KOICA (Korea International Cooperation Agency).

Sebagaimana diinformasikan Oleh Trisiska Putri dari Blitz melalui email menjelaskan bahwa kegiatan  Corporate Social Responsibility (CSR)  ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pengembangan bakat dan minat  anak–anak muda Indonesia yang memiliki ketertarikan di dunia perfilman.

Selain telah dilaksanakan di beberapa Negara Asia lainnya seperti di Korea, China, Vietnam,  Toto’s Film Making Class ini juga telah di selenggarakan di Indonesia  pada tahun  2013 untuk pertama kalinya, dan tahun 2014 di SMKN 57 Jakarta pada bulan November 2014. 

Melihat animo yang tinggi dari generasi anak muda Indonesia, tahun 2015 ini Toto’s Film Making Class kembali di gelar di SMKN 51 – Bambu Apus Jakarta Timur, pada bulan Maret 2015.

Antusias yang tinggi dari para pelajar , dapat  dibuktikan dari  karya–karya  yang  telah di hasilkan dalam Toto’s Film Making Class tahun 2013, seperti film yang berjudul Ciuman Maut, On Air, Hopes, Suara, dan Tikungan Banci. 

Sementara selama 10 hari mendapatkan kesempatan yang sama,  5 kelompok dari perserta Toto’s Film Making Class  tahun 2014 juga  telah menghasilkan karya–karya luar biasa, terdapat di antaranya film–film berjudul Dear Pak Uday – Hadiah Kecil Yang Tertunda, Sang Penari – Ketika Saya Dimusuhi, Nusantara In Love, Pagi Donut – Semua Karena Kepepet, Room Boy – Rahasia di Balik Cinta.

Sama seperti kelas sebelumnya, para peserta yang  terdiri dari 42  siswa–siswi SMKN 51 Jakarta, selama pelatihan akan mendapatkan ilmu dan pengalaman tentang proses pembuatan sebuah film melalui beberapa tahap, mulai dari proses  scriptwriting, storyboard, Pre Production, Shooting , hingga proses Post Production seperti editing, sound + mixing , serta proses marketing dan promosi.

Kelas pelatihan ini di adakan selama 10 hari di bulan Maret secara gratis ,  yang di bimbing oleh  para sutradara muda profesional dan berpengalaman di dunia perfilman seperti Salman Aristo, Lance Mengong, Arief Ash Shiddiq,  Cesa David Luckmansyah, Ardy Octaviand, Mandy Marahimin , Robby Ertanto , Chandra Endroputro, Aghi Narottama, Sammaria Simajuntak, Agni Ariatama, Anto Sinaga.

Selain materi pembuatan film, bersama dengan salah satu yayasan sosial “Gugah Nurani Indonesia”, para peserta akan diajarkan tema sosial C4D “Communication For Development” yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepeduliaan generasi muda terhadap issue social yang ada di lingkungan sekitar, baik permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, di kesempatan yang sama Toto’s Film Making Class juga akan memberikan sejumlah perangkat pembuatan film kepada SMKN 51 Jakarta.

Hal ini  diharapkan akan terus memotivasi dan menyalurkan minat dan bakat para peserta , sehingga untuk kedepannya akan melahirkan bibit–bibit baru generasi muda penerus dunia perfilman di Indonesia.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 16 Maret 2015

Disney Keluarkan Larangan Adegan Rokok dalam Film Anak

LOS ANGELES, - Produsen layar lebar terkemuka, Disney mengeluarkan kebijakan baru dalam film yang diklasifikasi sebagai film anak atau PG13.

Disney melarang adanya adegan merokok dalam seluruh film anak dan yang dilakukan Disney pun diikuti oleh Marvel, Pixar dan Lucas Film.

Sebagaimana dilansir dari Digital Spy, The Telegraph kebijakan ini disampaikan CEO Disney, Bob Iger yang mengatakan bahwa dirinya akan memperluas kebijakan larangan tersebut dalam film

“Kami memperluas kebijakan larangan merokok dalam film,”ucapnya,

Namun kebijakan ini tidak serta merta semua karena ada beberapa film tentang tokoh bersejarah yang kebetulan perokok dalam dunia nyata mendapatkan dispensasi.

Dispensasi tersebut menurut Iger merujuk pada film Abraham Lincoln yang sedang mereka kerjakan dan itu bisa dimaklumi.

“Misalnya, kami sedang membuat film Abraham Lincoln, dia adalah perokok dan kami menganggap hal itu bisa dimaklumi. Tapi untuk karaktek baru yang dibuat untuk film tersebut, di bawah semua label itu, kami pasti akan melarang adegan merokok di semua film,”ucapnya.

Sebelum ada kebijakan ini, sejumlah film tentang anak keluaran Disney pun memasukkan unsur rokok dan orang melakukan kegiatan tersebut seperti sosok Cruella De vill di 101 Dalmation, Pinokio dan Alice in Wonderland




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Martin Scorsese Garap Film Tentang Mike Tyson

LOS ANGELES, - Sukses menggarap film tentang pialang saham bernama Jordan Belfort, kali ini sutradara Martin Scorses kembali akan menggarap film tentang kehidupan tokoh publik dan kali ini yang diangkat adalah tentang Mike Tyson.

Kepastian ini disampaikan salah satu aktor, Jamie Foxx sebagaimana dilansir dari Aceshowbiz dimana dirinya terpilih menjadi sang petinju fenomenal tersebut dan sudah melakukan pertemuan dengan Tyson ketika berbicara dengan perusahaan layar lebar, Paramount Pictures.

“Ini akan menjadi film tinju pertama dari Martin Scorsese sejak Raging Bull,”ucapnya.

Dengan adanya film tersebut, itu berarti sutradara kelahiran 17 November 1942 di Queens, New York ini akan bertemu kembali Terence Winter yang sukses menggarap cerita The Wolf of Wall Street ini.

Namun sejauh ini belum diketahui bagian hidup mana dari Tyson yang diangkat oleh peraih 100 Most Influential People in The World oleh majalah TIME ini.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 13 Maret 2015

BLITZ Megaplex Berikan Hadiah Kepada Penonton Setianya

JAKARTA, - Blitzmegaplex berhasil mewujudkan kenyataan salah satu penonton setianya dalam sebuah penutupan promo mereka, blitCard Extravaganza 2014.

Sebagaimana informasi yang diterima Trisiska Putri dari pihak Blitz melalui email mengatakan proses pengundian hadiah yang telah dilakukan pada tanggal 11 Maret 2015 bertempat di blitzmegaplex Pacific Place, menjadi ujung acara penutupan Redeem Extravaganza 2014. 

Pada acara tersebut telah didapatkan 39 nama pemenang yang telah disahkan oleh Notaris dan Kementrian Sosial dengan disaksikan oleh  Media, Sponsor dan blitzmegaplex selaku penyelenggara program.

Bentuk kegiatan ini adalah pemegang blitzCard (blitzCard holder) dapat menukarkan poinnya di masing-masing lokasi blitzmegaplex dengan hadiah yang mereka inginkan,  selama periode Bulan November 2014 – Februari 2015.

Di akhir periode progam, pengundian dilakukan untuk menentukan para blitzCard holder yang beruntung mendapatkan berbagai macam hadiah yang telah disiapkan dengan menggandeng beberapa sponsor.

Cara penukaran point nya adalah dengan menukar 3,000 point blitzcard nya dengan 1 kupon hadiah yang dimasukkan ke hadiah pilihan blitzcard holder. Semakin banyak menukarkan point nya, maka akan semakin banyak kupon hadiah yang dapat dikumpulkan  di pos- pos hadiah yang diinginkan oleh blitzcard holder.

Tidak jauh berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, tahun 2014 Grand Prize masih berupa Mobil , Motor, Tiket Perjalanan, Gadget, Tabungan , Gift Card dan juga Paket Menginap.

 Tiga puluh sembilan orang pelanggan loyal blitzmegaplex berhak mendapatkan salah satu bentuk komitmen blitzmegaplex ini dalam memanjakan pelanggan setia.

Dengan hadiah utama berupa 1 unit All New Mazda 2 GT/AT. Ditambah dengan hadiah lainnya yakni, 4 unit Yamaha Motor; Tiket Garuda Indonesia untuk 3 rute penerbangan : Hongkong, Kuala Lumpur dan Bali,  10 unit Smartphone LG G3; 5 Tabungan dari Bank Mandiri  masing – masing sebesar Rp 5.000.000,-; 10 Gift Card dari Galeries Lafayette masing – masing sebesar Rp. 2,000,000; dan 3 Paket menginap dari The 1O1 Bali Legian. 

Dengan hadiah-hadiah menggiurkan di atas diharapkan terciptanya kepuasan pelanggan terhadap blitzmegaplex.

Welly Sugiarto  merupakan pelanggan beruntung yang mendapatkan hadiah utama berupa 1 unit All New Mazda 2 GT/AT.

Pemenang hadiah utama lainnya ialah Akbar Kurnianto, Rudy Tjandra, Valeria Vinca Tjitra dan Yulius berhak atas masing – masing 1 unit Motor Yamaha tipe R15. Sebagai keterangan informasi lengkap 39 nama pemenang dapat dilihat dalam website blitzmegaplex: www.blitzmegaplex.com.

Redeem Extravaganza adalah sebuah program yang banyak menarik perhatian dan memberikan banyak keuntungan untuk blitzcard holders karena banyaknya hadiah yang menarik untuk dapat dinikmati oleh pemenang.

Tahun ini nilai point yang ditukarkan oleh customer mengalami peningkatan yang cukup baik dari tahun lalu yaitu Rp.31.355.000 dibandingkan dengan tahun 2013 adalah Rp.17.017.000 atau meningkat 84% dari tahun 2013.

Sebagai informasi, blitzCard adalah salah satu produk unggulan dari blitzmegaplex  yang berfungsi sebagai loyalty pre-paid card dengan point rewards yang memberikan kemudahan, kenyamanan dan keuntungan baik segi transaksi maupun fasilitas yang bisa didapatkan di blitzmegaplex.

blitzCard memberikan kemudahan dalam melakukan  pembelian snack dan tiket untuk menonton film di blitzmegaplex melalui online, fasilitas ini memudahkan calon penonton untuk memilih kursi yang diinginkan dan memotong waktu yang biasanya digunakan untuk mengantri saat membeli tiket.

Keuntungan bagi pelanggan

Tujuh keuntungan dengan memiliki blitzCard bagi para pecinta film , kemudian pembelian Tiket dan Makanan secara online melalui www.blitzmegaplex.com

Terhindar dari antrian dengan menggunakan blitzCard machine dan blitzTicket Machine, kemudian potongan harga di merchant partner hanya dengan menunjukkan blitzCard, maka blitzCard holder dapat menikmati benefit yang diberikan oleh merchant partner

Mendapatkan 300 point setiap melakukan transaksi Rp.10,000 dan kelipatan menggunakan blitzCard. Point blitzCard dapat ditukarkan untuk mendapatkan tiket atau makanan dan minuman di blitz serta dapat mengikuti kegiatan blitzCard Extravaganza yang diadakan setiap tahunnya.

Nonton bareng setiap bulan yang disebut dengan program blitzCard Movie Day, kemudian mendapatkan potongan harga snack sebanyak 20%

Selain itu, mendapatkan potongan harga tiket sebanyak 50% untuk blitzcard holder yang berulang tahun.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Star Wars Episode VIII Hadir Pada 2017

LOS ANGELES, - Produsen film khusus cerita anak, Walt Disney Co mengumumkan karya terbaru mereka Star Wars Episode VIII bisa ditonton pada 26 Mei 2017 mendatang.

Kepastian ini disampaikan Kepala Eksekutif Disney, Bob Iger sebagaimana dilansir media setempat mengatakan ada sedikit tambahan dalam seri tersebut.

Sementara sekuel terbaru dari seri ini yaitu Star Wars : Episode VII – The Force Awaken sudah bisa ditonton pada Desember 2015 ini dengan penampilan dari peraih Oscar, Lupita Nyong’o, Adam Driver, Oscar Isaac, dan Andy Serkis  Film ini sendiri akan disutradarai JJ Abrams dimana

Sebagai informasi, The Force Awakens ini adalah serial pertama dari sekuel Star Wars yang akan diproduksi Disney pasca dibeli materi film ini dari perusahaan produksi Lucasfilm dengan banderol USD4,05 miliar pada tahun 2012.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 12 Maret 2015

Kampanye Ayo! Film Indonesia Semarakkan Peringatan Hari Film Nasional 2015

JAKARTA, - Dalam rangka merayakan peringatan Hari Film Nasional ke-65 yang jatuh pada tanggal 30 Maret mendatang mengeluarkan kampanye untuk meningkatkan apresiasi masyarakat negeri terhadap kayar sineas produksi anak bangsa.

Sebagaimana diinformasikan Ogi Wicaksana melalui email mengatakan kampanye Ayo! Film Indonesia adalah ajakan untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap film-film produksi anak bangsa.

Ketua Panitia Hari Film Nasional 2015, Lance Mengong, mangatakan bahwa hari film nasional 2015 dijadikam awal gerakan yang berkelanjutan melalui program-program yang strategis dan direncanakan dengan matang sesuai pemetaan situasi perfilman Indonesia saat ini.

"Selama satu tahun ke depan, kami akan melakukan kampanye Ayo! Film Indonesia secara terus menerus dan terencana melalui gerakan AYO! NONTON Film Indonesia, AYO! STOP Pembajakan Film Indonesia, AYO! MAJU Film Indonesia, AYO! RAWAT Film Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Kacung Marijan, Ph.D, menyambut baik gerakan ini dan menyatakan komitmen pemerintah untuk membantu para penggiat film untuk menjalankan program-program secara transparan.

Secara terpisah, Reza Rahadian, Aktor sekaligus Wakil Ketua I Panitia Perayaan Hari Film Nasional 2015 menuturkan optimisme yang diusung oleh segenap panitia pelaksanaan Hari Film Nasional 2015.

“Gerakan yang direncanakan secara matang dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, dengan melibatkan sebanyak mungkin penggiat perfilman Indonesia, akan tumbuh menjadi gelombang kekuatan yang dahsyat yang akan menjadikan film sebagai bagian penting dalam kehidupan bangsa Indonesia, sehingga layak mendapatkan perhatian yang juga serius dari pemerintah melalui kementrian maupun badan-badan terkait.” ucapnya

Sementara itu Joko Anwar, salah seorang tokoh perfilman di Indonesia menuturkan harapannya agar pemerintah berusaha sungguh-sungguh meninjau dan membenahi peraturan perundang-undangan dan kebijakan penunjang industri perfilman untuk mempercepat pertumbuhan positif perfilman Indonesia, baik dari segi kualitas maupun dari segi kuantitas.

“Semua pemangku kepentingan harus bersinergi kalau mau perfilman nasional maju. Tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Harus mengadakan kegiatan yang sifatnya problem-solving. Dan harus transparan.”ujarnya

Acara puncak Hari Film Nasional rencananya akan diselenggarakan di Istana Negara pada tanggal 30 Maret 2015 dan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 02 Maret 2015

The Sound of Music yang Berusia Lima Dekade

NEW YORK, - Jika Lady Gaga tidak menyanyikan lagu dalam film musical The Sound of Music (TSM) dalam acara Academy Awards maka tidak akan tahu bahwa karya fenomenal tersebut sudah memasuki usia ke-50.

2 Maret 2015 adalah ulang tahun ke-50 penayangan perdana film tersebut di New York, Amerika Serikat yang dibintangi Julie Andrews sebagai Maria von Trapp yang berperan sebagai pengasuh anak-anak yang dinikahi pria berpangkat Kapten asal Austria.

Film yang menjadi sejarah sepanjang masa ini memiliki pesan tentang nilai kebaikan dalam keluarga dengan lagu-lagu bagus serta pemandangan alam yang sangat indah.

Lokasi syuting dari Film ini bernuansa alam di kawasan Salzburg, Austria ini akan selalu dikenang dan menjadi salah satu daya tarik wisata yang ingin merasakan aura dari TSM.

Bahkan sejak tahun 1966 banyak pelancong datang ke Salzburg dan ingin tahu dimana lokasi persis dari film tersebut namun sayangnya tidak semua warga setempat dan seluruh Austria tahu tentang karya tersebut.

Untuk menarik wisatawan, hotel di kawasan Austria tersebut juga memerkan beberapa pernak-pernik TSM atau peninggalan dari keluarga von Trapp mulai dari photo keluarga hingga cendera mata.

Hingga saat ini film yang tidak akan terlekang waktu dihidupkan kembali dengan berbagai kesempatan melalui macam media mulai dari aksi teater. DVD, hingga wayang musical yang sudah merambah dari Abu Dhabi hingga Uganda.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Perayaan 50 Tahun The Sound of Music Digelar

NEW YORK, - Tidak berasa film musical sepanjang masa, The Sound of Music (TSM) memasuki 50 tahun ini akan ada beberapa seremoni yang akan digelar memperingati film tersebut yang telah memenangkan lima Oscar dalam ajang Academy Awards.

Sebagaimana dilansir dari USA Today untuk merayakan peringatan Film TSM yang diputar perdana di New York pada 2 Maret 1965.

Lebih dari 500 bioskop seluruh Amerika Serikat akan memutar kembali film tersebut selama dua pada 19 dan 22 April mendatang dan tidak menutup kemungkinan Austria pun melakukan hal yang sama.

Perusahaan produksi film 20th Century Fox akan meluncurkan film documenter The Sound of a City : Julie Andrews Returns to Salzburg.

Kemudian Legacy Recording ikut serta perayaan ini dengan meluncurkan The Sound of Music 50th Anniversary Edition untuk pertama kalinya  rekaman master yang berisi alunan orchestra dan nyanyian yang dikemas dalam sebuah cakram.

Dunia Theater pun tidak mau ketinggalan merasakan peringatan ini dimana akan ada pertunjukkan teater musical yang disutradarai Jack O’Brien yang tiga memenangi Tony Award. Pertunjukkan ini akan digelar di Ahmanson Theatre di Los Angeles pada September mendatang.

Sebagai informasi, pemeran sang pengasuh anak yang diperankan Julie Andrew saat ini berusia 79 tahun dan sang Kapten von Trapp yang diperankan Christopher Plummer berumur 85 tahun.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Minggu, 01 Maret 2015

Animasi Indonesia Masuk Nominasi Festival Dresden

DRESDEN, - Kabar gembira bagi para sineas animasi Indonesia dimana salah satu karya anak negeri ini berhasil masuk dalam nominasi dalam sebuah festival internasional yang akan berlangsung pada April 2015 mendatang.

Sebagaimana informasi yang beredar, film pendek animasi produksi studio Lanting berhasil masuk nominasi Film Festival Dresden, Jerman yang akan bersaing dengan sekitar 2,300 peserta lainnya dari Jerman dan negara lainnya.

Istimewa

Menurut Sutrada film PRET yang juga pemilik studio Lanting, Firman Widyasmara mengatakan senang bisa mewakili Indonesia dalam festival ini.

“Alhamdulilah film pendek animasi Lanting, PRET masuk nominasi di Filmfest Dresden Jerman, Out of 2,300 peserta. Senang sekali mewakili Indonesia masuk nominasinya,”ucapnya

Firman sendiri agak terkejut dengan karena menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia jika melihat sangat sulit untuk bisa menembus pasar Eropa.

“Surprise saja buat saya, apalagi menjadi satu-satunya perwakilan dari Indonesia, apalagi kita tahu sangat sulit untuk menembus pasar Eropa,”ucapnya.

Dirinya berharap bisa hadir dalam acara tersebut dimana konfirmasi ditunggu pada akhir Maret mendatang.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 23 Februari 2015

Snowden Raih Oscar

LOS ANGELES, - Ada yang menarik dalam pestanya para sineas dunia, Oscar dimana hadirnya Edward Snowden dalam acara tersebut dan meraih piala emas tersebut.

Memang bukan sosok asli dari Edward Snowden tetapi film documenter tentang dirinya yang diberi judul Citizenfour meraih Piala Oscar kategori film documenter terbaik.

Menurut Sutradara laura Poitras mengatakan penyikapan yang dilakukan Snowden bukan hanya mengekspose ancaman terhadap privasi kita tetapi demokrasi itu sendiri.

twitter.com/Matthijs85
“Penyingkapan yang dilakukan oleh Edward Snowden bukan hanya mengekspos ancaman terhadap privasi kita, tetapi bagi demokrasi itu sendiri. Ketika keputusan yang memerintah kita diambil dalam kerahasiaan, kita kehilangan kekuatan untuk mengontrol pemerintah kita sendiri,”ucapnya.

Sementara itu Lindsay Mills, kekasih Snowden pun ikut bergabung di panggung dan membacakan surat yang ditulis oleh Snowden.

“Ketika Laura Poitras memintaku untuk membuat film ini saya sangat keberatan. Tetapi saya senang mengizinkannya untuk mendekati saya. Hasilnya film yang berani dan brilian yang pantas menerima penghargaan dan pengakuan. Harapan saya ini bisa mendorong lebih banyak orang untuk menonton film ini dan terinspirasi dengan pesan, bahwa masyarakat biasa, bekerja bersama bisa mengubah dunia,”ucapnya

Sementara itu Greenwald salah jurnalis yang ikut dalam film documenter ini mengatakan dirinya tidak terlalu peduli dengan motivasinya kenapa merekam dirinya dirinya cuma berasumsi dia ingin merekan untuk alasan yang dirahasiakan

“Saya tidak terlalu peduli dengan motivasinya kenapa merekam. Saya cuma berasumsi dia ingin merekam untuk alasan yang dirahasiakan, mungkin film biaya rendah yang akan dipakai untuk kampanye privasi. Menjadi sebuah kejutan ketika saya melihatnya, ada benih profesionalisme di dalamnya dan saya tidak meragukannya dari titik itu, bahwa ia akan memenangkan Oscar,”ucapnya.

Greenwald juga menyampaikan suka citanya kepada Poitras dan juga Snowden bahwa Oscar dimata Snowden bisa menjadi salah satu dukungan terbesar saat ini,

“Kabar baik buat Laura Poitras, Kabar baik juga buat Snowden dia bisa menganggap Oscar sebagai salah satu dukungan terbesar saat ini,”ucapnya.

Citizenfour sendiri adalah film documenter yang menceritakan aktivitas Snowden di hotel, dua jurnalis Glenn Greewald dan Ewen MacAskill ikut terlibat dalam film tersebut dalam perjalanan ke HongKong menemui Snowden.

Dalam film tersebut, terdapat adegan dimana Snowden bersiap untuk meninggalkan hotel untuk bersembunyi ketika cerita rahasia NSA pertama terpublikasikan.

Poitras sendiri bisa terhubung dengan Snowden berawal dari sebuah kiriman surat elektronik (email) dari seorang yang menyebut dirinya Citizenfour yang bisa memberikan informasi rahasia tentang praktik penyadapan illegal yang dilakukan NSA serta sejumlah intelijen negara lain.

Setelah mendapatkan email tersebut, dirinya berangkat ke Hongkong bersama Gleen Greenwald dan MacAskill yang kemudian merekam pertemuan-pertemuan tersebut dan menjadikan film documenter.

Apa yang ditorehkan Poitras sebanding dengan resiko serta kerja kerasnya selama pembuatan film tersebut dimana di Berlin dirinya harus mengedit film dengan terpaksa karena takut FBI akan menyita materi dokumentasinya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Birdman, Antara Oscar dan Komunitas Imigran Meksiko

LOS ANGELES, - Film Terbaik tahun 2015 akhirnya terungkap yaitu Birdman sebuah film tentang aktor veteran yang ingin kembali ke dunia hiburan

Namun ada beberapa pesan yang termuat dalam penyerahan piala tersebut dimana sang Sutradara, Alejandro Gonzalez Inarritu mengatakan apa yang dia dapat ini didedikasikan untuk saudara-saudaranya sesama Imigran Meksiko.

“Penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh imigran Meksiko yang datang dan membangun negara ini,”ucapnya.

Istimewa
Terkait Meksiko, Sean Pean yang membacakan nominasi untuk Film Terbaik sempat guyon kepada sutradara Inarritu yang berbicara dengan logat Meksiko dengan mengatakan siapa yang memberikan green card terhadap pria kelahiran 15 Agustus 1963 ini

“Siapa sih yang memberikan green card untuk imigran ini, “ucap Penn

Namun Inarritu  membalas justru pihak Academy lah yang menggunakan penerjemah karena bahasa Inggris dirinya tidak terlalu baik

“Seharusnya Academy menggunakan translator, karena bahasa Inggris saya tidak terlalu baik,”ucapnya.

Dalam pidatonya, Inarritu juga menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh tim dibalik layar, istrinya dan tak lupa kepada sang aktobr Michael Keaton.

“Saya berterima kasih untuk seluruh tim di balik layar, juga kepada istri saya, dan Michael Keaton, dia benar-benar berperan dalam film,”ucapnya.

Sementara itu, Michael Keaton sendiri mendapatkan kesempatan memberikan sepatah kata mengatakan bahwa dirinya bukan satu-satunya penentu Birdman menjadi Film Terbaik Oscar.

“Saya hanya manusia biasa, tapi ini benar-benar menyenangkan,”ucapnya.

Dengan kemenangan Film Terbaik, menambah kembali raihan film Birdman dalam ajang Oscar setelah mendapatkan piala berwujud manusia berlapis emas yaitu Sutradara Terbaik, Naskah Orisinal Terbaik dan Sinematografi Terbaik.

Birdman sendiri berhasil mengalahkan beberapa nominasi yang juga cukup mumpuni yaitu The Grand Budapest Hotel, The Imitation Game, Selma, The Theory of Everything dan Whiplas, Boyhood dan American Sniper.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Para Peraih Piala Oscar 2015

LOS ANGELES, - Pesta para sineas Hollywood dan dunia telah usai dengan keluarnya beberapa nominasi yang menjadi juara.

The Academy Awards ke-87 ini diadakan di Dolby Theater ini membagikan sekitar 24 Piala Oscar kepada para sineas yang hasil karyanya memukau para Juri.

Inilah daftar peraih Piala Oscar 2015

Skenario Asli Terbalik

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance) – Alejandro G Inarritu, Nicolas Giacobone, Alexander Dinelaris Jr & Armando Bo

Skenario Adaptasi Terbaik

The Imitation Games – Graham Moore

Efek Visual Terbaik

Interstellar – Paul Franklin, Andrew Lockley, Ian Hunter, Scott Fisher

Tata Suara Terbaik

Whiplash – Craig Mann, Ben Wilkins, Thomas Curley

Penyuntungan Suara Terbaik

American Sniper – Alan Robert Murray, Bub Asman

Istimewa


Film Pendek Terbaik

The Phone Call – Mat Kirkby, James Lucas

Film Pendek Animasi Terbaik

Feast – Patrick Osborne, Kristina Reed

Desain Produksi Terbaik

The Grand Budapest Hotel

Lagu Orisinal Terbaik (Original Song)

Glory – OST Selma

Aransemen Musik Terbaik (Original Score)

The Grand Budapest Hotel – Alexandre Desplats

Tata Rias dan Tata Rambut Terbaik

The Grand Budapest Hotel – Frances Hannon, Mark Coulier

Istimewa


Film Berbahasa Asing Terbaik

Ida – Poland

Penyuntingan Film Terbaik

Whiplash – Tom Cross

Film Pendek Dokumenter Terbaik

Crisis Hotline : Veterans Press 1 – Ellen Goosenberg Kent, Dana Perry

Film Dokumenter Terbaik

CitizenFour – Laura Poitras, Mathilde Bonnefoy, Dirk Wilutzky

Sutradara Terbaik

Alejandro G Inarritu – Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Desain Kostum Terbaik

The Grand Budapest Hotel – Milena Canonero

Sinematografi Terbaik

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)

Film Animasi Terbaik

Big Hero 6 – Don Hall, Chris Williams, Roy Conlis

Aktris Pendukung Terbaik

Patricia Arquette – Boyhood

Aktor Pendukung Terbaik

J.K. Simmons – Whiplash

Aktris Terbaik

Julianne Moore – Still Alice

Aktor Terbaik

Eddie Radmayne – The Theory of Everything

Film Terbaik

Birdman or (The Unexpected Virtue of Ignorance)




Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz