Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bola. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2015

Turki Kesulitan Temukan Pelaku Aksi Teror Bus Fenerbache

ISTANBUL, - Dua hari pasca penembakan terhadap aksi teror yang dialamatkan pada bus tim klub tim, Fenerbache belum ada titik jelas motif dan pelaku dari kejadian tersebut.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, bahwa pencarian atas pelaku dan motif dari aksi tersebut diakui Menteri Dalam Negeri Turki, Sebahattin Ozturk masih terus mencari pelaku penembakan.

Dari hasil penyelidikan sementara Menteri Ozturk mengatakan bahwa pelaku menggunakan senjata rakitan ketika melakukan aksinya.

“Kami menemukan senapan yang tidak memiliki nomor seri dan diduga buatan tangan serta senapan kosong di sungai yang berjarak 150 meter dari lokasi penyerangan,”ucap Menteri Ozturk.

Walau belum menemukan pelaku namun Menteri Ozturk sangat yakin dengan kerja tim dan pelaku akan ditemukan secepatnya.

“Tim yang kami kirim dari markas utama dan tim lokal sedang bekerja keras. Kami percaya pelaku akan ditemukan secepatnya. Mereka tidak bisa jauh. Tim kami sedang bekerja,”ucapnya.

Terkait dengan peristiwa ini Menteri Ozturk menjamin keamanan tim sepakbola yang berlaga di Super League akan ditingkatkan.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Turki Kesulitan Temukan Pelaku Aksi Teror Bus Fenerbache

ISTANBUL, - Dua hari pasca penembakan terhadap aksi teror yang dialamatkan pada bus tim klub tim, Fenerbache belum ada titik jelas motif dan pelaku dari kejadian tersebut.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, bahwa pencarian atas pelaku dan motif dari aksi tersebut diakui Menteri Dalam Negeri Turki, Sebahattin Ozturk masih terus mencari pelaku penembakan.

Dari hasil penyelidikan sementara Menteri Ozturk mengatakan bahwa pelaku menggunakan senjata rakitan ketika melakukan aksinya.

“Kami menemukan senapan yang tidak memiliki nomor seri dan diduga buatan tangan serta senapan kosong di sungai yang berjarak 150 meter dari lokasi penyerangan,”ucap Menteri Ozturk.

Walau belum menemukan pelaku namun Menteri Ozturk sangat yakin dengan kerja tim dan pelaku akan ditemukan secepatnya.

“Tim yang kami kirim dari markas utama dan tim lokal sedang bekerja keras. Kami percaya pelaku akan ditemukan secepatnya. Mereka tidak bisa jauh. Tim kami sedang bekerja,”ucapnya.

Terkait dengan peristiwa ini Menteri Ozturk menjamin keamanan tim sepakbola yang berlaga di Super League akan ditingkatkan.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 01 April 2015

Tanggapan Rooney Terhadap Pertandingan Inggris-Italia

TURIN, - Pertandingan persahabatan antara Italia kontra Inggris berakhir imbang 1-1  namun seharusnya Inggris bisa meraih kemenangan di Juventus Stadium

Hal ini disampaikan oleh penyerang timnas Inggris asal Manchester United, Wayne Rooney yang mengatakan bahwa timnya bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan

“Inggis seharusnya mengakhir pertandingan dengan kemenangan karena bisa menciptakan peluang gol lebih baik. Duel kami berjalan imbang. Minimnya tekanan yang dilakukan membuat Italia menguasai babak pertama tetapi di babak kedua Inggris telah mendominasi bisa menciptakan sejumlah peluang dan seharusnya menang,”ucapnya

Rooney juga mengatakan meraih hasil imbang adalah catatan bagus dan ini mencatatkan sebagai tak terkalahkan sejak musim panas lalu

“Secara keseluruhan bermain di kandang Italia dan meraih hasil imbang adalah catatan bagus, seri bukan bencana dan hasil ini menjaga catatan tak terkalahkan kami sejak musim panas lalu,”ucapnya.

Ketika ditanya soal hidupnya permainan Inggris pasca masuknya Michael Carrick menggantikan Chris Smailing dirinya mengatakan masuknya rekan seklubnya mampu menguasai pertandingan dan menjatuhkan pilihan kepada Carrick untuk menjadi pemain terbaik.

“Dia masuk dan mendikte pertandingan bagi kami. Anda bisa melihat kami menguasai lapangan setelah Carrick datang. Saya pikir dia jadi pembeda kedua tim di babak kedua,”ucapnya



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Italia Tahan Imbang Inggris

TURIN, - Timnas Azzuri, Italia berhasil mengimbangi permainan Inggris selama 90 menit dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Turin.

Bertanding di kandang Juventus, Italia mendominasi permainan dan menekan Inggris dengan pola memanfaatkan dua sayap untuk menerobos pertahanan Inggris bahkan seorang Giorgio Chiellini pun ikut naik membantu para gelandang dan penyerang tim azzuri.

Apa yang diterapkan pasukan Antonio Conte pun berbuah gol, pada menit ke-29 berawal dari umpan silang CHiellini dapat dimanfaatkan dengan sundulan indah oleh Graziano Pelle membuat Joe Hart tidak berkutik.

Inggris pun mencoba mengimbangi permainan dominasi Italia namun selalu kandas hingga akhir babak pertama. Jelang bubaran babak pertama, Chris Smailing harus ditarik keluar lantaran cidera serius yang membuat Hodgson menggantikan dengan Carrick.

Lepas turun minum, dengan masuk Carrick sedikit ada perubahan dalam mengatur tempo permainan yang sedikit demi sedikit berbuah hasil walau belum juga berbuah gol bagi Inggris.

Pada menit ke-79 Inggris akhirnya mampu mengimbangi permainan Italia menjadi 1-1 berawal dari umpan Ryan Mason yang masuk menggantikan Henderson, mengirimkan kepada Andres Townsend yang berada di depan kotak penalti yang langsung menembak tembakan keras.

Tendangan keras Townsend  ini tidak mampu diantisipasi Buffon yang terlambat bereaksi yang mengubah menjadi 1-1.

Hingga pertandingan 2x45 menit tidak ada satupun gol yang dicetak oleh Inggris dan Italia untuk memenangkan laga ini

Susunan Pemain

Italia

Buffon; Ranocchia, Bonucci, Chiellini; Darmian, Parolo, Valdifiori, Soriano, Florenzi; Eder, Pellè

Inggris


Hart; Clyne, Smalling, Jagielka, Gibbs; Henderson, Jones, Delph; Rooney; Kane, Walcott



Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 27 Maret 2015

Debut Perdana Vahid Halilhodzic di Timnas Jepang Berjalan Sukses

TOKYO, - Debut perdana Vahid Halilhodzic melatih timnas Jepang berjalan sukses dimana meraih kemenangan 2-0 atas Tunisia.

Pertandingan yang berlangsung di Oita ini, Jepang baru bisa membongkar pertahanan Tunisia pada menit ke-60 dimana Keisuke Honda dan Shinji Kagawa masuk sebagai pemain pengganti.

Dengan masuknya dua pemain baru, membuat permainan Jepang menjadi hidup dimana umpan silang Honda berhasil dikonversikan dengan baik oleh Okazaki pada menit ke-78.

Pada menit ke-82, Keisuke Honda mencatatkan namanya di papan skor setelah mendapatkan umpan dari Kagawa yang mengagetkan barisan belakang Tunisa dan berubah menjadi 2-0 untuk Jepang.

Hingga peluit yang ditiupkan Williams tidak mengubah keadaan tetap 2-0 untuk Jepang dan membuat debut perdana pelatih asal Bosnia tersebut manis.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Pelatih Brasil Beberkan Rahasia Kemenangan atas Perancis

PARIS, - Brasil akhirnya berhasil keluar dari trauma Final Piala Dunia 1998 ketika kembali stadion tersebut bahkan mampu mengalahkan tuan rumah dengan skor 3-1.

Bahkan para pemain negeri Samba tersebut juga sudah bisa melupakan trauma kembali ketika Jerman mengajarkan mereka bermain bola dengan skor 7-1 di Piala Dunai 2014 lalu.
Kemenangan 3-1 atas Perancis menurut Pelatih Carlos Dunga adalah bagian dari keseimbangan dari para anak asuhnya.

“Kami bermain bagus dan mencoba bermain cepat. Kami menjaga permainan dengan baik, kami kompak. Kami melalukan beberapa kesalahan, tapi begitu kami mendapatkan keseimbangan, kami mampu memenangkan laga,”ucapnya.

Brasil sempat tertinggal lewat gol Raphael Varane namun dapat diimbangi melalui Oscar kemudian unggul melalui Neymar dan ditutup Luis Gustavo.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kalah dari Brazil, Deschamps akan Evaluasi Tim

PARIS, - Pasca kekalahan timnya dari Brasil dengan skor telak 1-3 membuat Pelatih Perancis, Didier Deschamp akan melakukan evaluasi terhadap anak asuhnya.

Hal ini disampaikan Didier Deschamps sebagaimana dilansir dari Goals Perancis bahwa pihaknya dihukum karena kesalahan sendiri.

“Kami dihukum oleh kesalahan kami sendiri. Kami juga hanya mencetak gol melalui set-piece padahal kami memiliki banyak peluang untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2, lewat permainan terbuka. Kami tak sepenuhnya buruk, terdapat banyak hal-hal positif juga dari kekalahan ini. Kami harus lebih dewasa dan efektif dalam bermain. Tujuan kami lebih jauh dari partai melawan Brasil namun mereka memiliki banyak pemain bertalenta yang menempatkan kami dalam kesulitan besar. Di situlah kami masih harus belajar,”ucapnya.

Seperti diketahui, di hadapan publik mereka sendiri Perancis harus menyerah 1-3 dari Brasil walau sempat unggul lewat Raphael Varane namun diimbangi oleh Oscar namun dapat diunggulkan kembali Neymar dan Luiz Gustavo.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Brasil Sukses Kalahkan Perancis

PARIS, - Brasil akhirnya membalas kekalahan mereka para Final Piala Dunia 1998 lalu dengan skor 3-1 atas Perancis.

Bermain di stadion yang pernah saksi kejayaan Perancis pada Final Piala Dunia 1998, tuan rumah unggul dahulu melalui pemain belakang asal Real Madrid, Raphael Varane lewat sundulan walau akhirnya disamakan Oscar diakhir babak pertama.

Lepas turun minum, Brasil meningkatkan permainan dan pada menit ke-57 melalui Neymar yang menerima umpan William untuk gol menjadi 2-1.

Adalah Luiz Gustavo yang tampil sebagai pencetak gol dan menutup laga tersebut menjadi 3-1 untuk Brasil.

Dengan kemenangan Brasil tersebut menjadi ketujuh sejak ditangani Dunga pasca kekalahan menyakitkan dari Belanda dan Jerman pada Piala Dunia 2014 lalu..

Dalam wawancara dengan TF-1 pelatih Perancis mengatakan bahwa mereka dihukum karena kesalahan anak asuhnya.

“Kami dihukum karena kesalahan-kesalahan kami, kendati Piala Dunia masih menjadi trauma untuk mereka, mereka masih punya para pemain yang amat sangat bagus dan mereka mampu mencapai semifinal,ucapnya.

Ada yang menarik dari pertandingan ini adalah memutar kembali ingatan pada Final Piala Dunia 1998 dimana Brasil yang dikapteni Dunga harus kalah 3-0 dari Perancis yang dimotori Kapten Didier Deschamp yang kini mereka berdua menjadi pelatih timnas negaranya

Bahkan pertandingan ini sendiri disaksikan para mantan pemain yang berhasil membawa Perancis juara Piala Dunia 1998 seperti Thierry Henry, Zinedine Zidane, Marcell Desailly dan Patrick Viera yang diperkenalkan oleh Presiden negara mereka, Francois Hollande.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 26 Maret 2015

Pelatih Jerman Akui Tidak Maksimal

KAISERLAUTERN, - Secara mengejutkan Juara Dunia, Jerman ditahan imbang 2-2 oleh Juara Asia, Australia.

Imbangnya Jerman ini disayangkan oleh sang pelatih, Joachim Low dimana pihaknya tidak mampu mengimplementasikan gaya bermain yang diterapkan di lapangan.

“Babak pertama cukup bagus untuk kami, di babak kedua, ketajaman menghilang. Di awal kami membuat beberapa peluang bagus, tapi di babak kedua kami tak bisa menemukan struktur kami. Kami tidak mengimplementasikan rencana yang kami inginkan. Kami tahu harus mengalahkan Georgia di kualifikasi Piala Eropa pada Minggu nanti,”ucapnya

Sedangkan menurut Pelatih Australia Ange Postecoglu sangat puas dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya.

“saya sangat bangga terhadap para pemain, tidak hanya karena hasil. Di babak pertama kami selalu berbahaya. Ini penampilan fantastis dari kami. Sekarang pukul 10 pagi di Australia, orang akan berangkat kerja dalam mood bagus,”ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Australia Bangga bisa Tahan Juara Jerman

KAISERLAUTERN, - Menahan imbang Juara Dunia, Jerman merupakan sebuah prestasi tersendiri bagi Australia dan itu dilakukan di kandang sang jawara.

Kebanggan ini disampaikan Pelatih Australia, Ange Postecoglou, sebagaimana dilansir dari media setempat mengatakan dirinya super bangga dengan hasil ini.

“Saya super bangga. Kami menghadapi tantangan besar dan para pemain mampu menjawabnya. saya sedikit kecewa kami tidak menang tapi kami harus terus memberikan tekanan. tidak ada batasan,”ucapnya.

Menurutnya hasil imbang atas Jerman adalah pertandingan perdana tim Kangguru pasca dinobatkan sebagai Juara Asia setelah mengalahkan Korea Selatan pada Januari lalu.

“Piala Asia adalah awal dari sesuatu dan kali ini menunjukkan indikasi kami berada di jalur yang tepat,”ucapnya.

Kegembiraan Pelatih Postegcoglu sendiri tidak lepas dari para pemainnya walau tidak diperkuat sejumlah anggota tim yang sukses membawa tim tersebut menjuarai Piala Asia.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Juara Asia Tahan Imbang Jawara Dunia

KAISERLAUTERN, - Juara Asia, Australia berhasil menahan imbang jawara dunia, Jerman 2-2 dalam laga persahabatan.

Pertandingan yang berlangsung di Kaiserlautern, Australia mengawali babak pertama dengan menguasai permainan namun dapat diimbangi dengan Jerman dengan mendapatkan peluang mulai dari Ozil mencoba memberikan umpan matang kepada Hector namun hanya berbuah sepak pojok.

Pada menit ke-17, Jerman unggul terlebih dahulu berawal dari umpan silang yang dilambungkan oleh Khaidera ke arah kota penalti disambut Reus dengan memanfaatkan kelengahan pemain belakang Australia berlari dari belakang yang kemudian menempatkan bola ke gawang yang dijaga Ryan.

Unggul 1-0 dari Australia, Jerman pun semakin meningkatkan serangan bahkan sempat menggandakan keunggulan jika saja Kiper Ryan tidak tampil cemerlang.

Jelang babak pertama usai, Australia berhasil mengimbangi pertandingan menjadi 1-1 lewat Troisi yang berawal dari aksi Burn yang menyisir sisi kiri lapangan yang kemudian melepaskan umpan silang yang disambutnya dengan tandukan yang membuat Zieler tak berdaya.

Lepas turun minum, Socceroos pun menaikkan tensi permainan hingga menekan Jerman yang membuat tuan rumah pun kewalahan bahkan menjurus pelanggaran.

Dan terbukti pada menit ke-40, pemain Jerman melakukan kesalahan terbesar di areal terlarang membuat wasit menunjukkan titik putih.

Mile Jedinak pun tidak ragu melakukan tugasnya sebagai eksekutor bagi Australia dimana Gelandang Crystal Palace mengirimkan bola ke sudut gawang yang membuat Zieler sulit menjangkaunya yang berbuah 2-1 untuk Australia.

Tidak ingin membuat penggemarnya kecewa, akhirnya Jerman pun mampu kembali mengimbangi pertandingan pada menit 81 melalui pemain pengganti Lukas Podolski yang masuk menggantikan Goetze memanfaatkan umpan silang Andre Schurrle dikonversikan menjadi gol.

Hingga babak kedua usai, kedudukan 2-2 tidak berubah.

Susunan Pemain

Jerman

Zieler, Mustafi, Howedes, Badstuber, Khedira, Bellarabi, Gundogan, Ozil, Hector, Gotze, Reus

Australia

Ryan, Franjic, Wilkinson, Devere, Davidson, Jedinak, Milligan, McKay, Burns, Troisi, Leckie



Kontak blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 25 Maret 2015

Lawan Australia, Timnas Jerman Kenakan Pita Hitam

BERLIN, - Die Mannschaft Jerman akan mengenakan pita hitam dan melakukan mengheningkan cipta selama satu menit sebelum memulai pertandingan persahabatan melawan Australia.

Kegiatan ini untuk menghormati para korban kecelakaan maskapai Germanwings yang jatuh di sekitaran Pegunungan Alpen, Perancis.

Konfirmasi ini disampaikan Presiden Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB) Wolfgang Niersbach bahwa pihaknya akan memberikan penghormatan kepada para korban kecelakaan yang terjadi pada Selasa (24/3) waktu setempat.

“Sudah jelas bahwa hal itu membayangi semua hal lain, kami berhutang hal itu kepada para korban dan keluarga mereka bahwa keluarga sepakbola berbagi dalam kesedihan mereka,”ucapnya.

Sementara itu, pemain belakang Jerman, Benedikt Hoewedes mengatakan dalam akun twitternya bahwa semua orang tahun dirinya berasal dari Haltern am See dan masih banyak memiliki teman disana.

“Semua orang tahu bahwa saya berasal dari Haltern am see dan saya masih memiliki banyak teman dan kenalan di sana. Saya sangat sedih atas kecelakaan mengerikan ini dan mendoakan keluarga dan orang-orang yang mereka cintai memliki kekuatan untuk melewati hal ini,”kicaunya dalam akun twitternya.

Apa yang tuliskan Hoewedes cukup bermakna dimana ada sekitar 16 remaja Jerman sedang melakukan pertukaran pelajar dan menjadi korban diantara 144 penumpang serta enam awak pesawat.

Ke-16 remaja tersebut yang berasal dari satu sekolah di Haltern, Rhine-Westphalia Utara yang menjadi kampung halaman dari pemain Jerman Benedikt Hoewedes.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Selasa, 24 Maret 2015

Platini Hattrick Pimpin UEFA

ZURICH, - Untuk ketiga kalinya, legenda hidup sepakbola Perancis, Michel Platini pimpin Union of European Football Associations atau dikenal dengan nama UEFA.

Mantan pemain Juventus ini secara aklamasi memimpin dalam kongres UEFA ke-39 yang berlangsung di Vienna, Austria ini.

Dirinya mendapatkan suara dari 54 negara anggota UEFA untuk memimpin organisasi tersebut yang sudah dipegangnya sejak tahun 2007 hingga empat tahun ke depan

Dalam kongres ini juga memustuskan untuk memberikan tempat kepada para pemangku kepentingan sepak bola Eropa seperti klub, pemain atau liga sepak bola professional sebagai komite Eksekutif.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 23 Maret 2015

Banteng Muda Indonesia Wakili Jatim dalam Danone National Cup 2015

MALANG, - Sekolah Sepak bola Banteng Muda Indonesia (BMI) wakili Jawa Timur ke kompetisi Danone National Cup (DNC) 2015 setelah mengalahkan Lamongan Soccer Academy (LSA) dengan skor 3-0.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, BMI tanpa ada kesulitan dalam melumpuhkan lawan-lawannya, menurut Haris Tofly pembina Banteng Muda mengatakan pihaknya senang Waki Malang Raya lagi yang tampil di tingkat nasional.

“Saya senang wakil Malang Raya lagi yang bermain di tingkat nasional. Semoga tahun ini tim lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Memang tim ini disiapkan sejak lama sebelumnya juga sudah tampil di kompetisi lokal dan juga kompetisi di Singapura beberapa waktu lalu,”ucapnya

Sementara menurut Ketua Penyelenggara Seleksi DNC 2015 Muhammad Anugrah mengatakan pihaknya sangat senang atas kesuksesan penyelenggaraan di Kota Batu dimana peran orangtua pemain turut aktif dalam memberikan dukungan baik teknis maupun nonteknis.

“Saya senang pertandingan di sini berjalan lancar, satu hal yang pasti, provinsi ini selalu menjadi unggulan DNC nasional. Saya harap penampilan Banteng Muda menular di kompetisi nasional yang akan digelar pada bulan Juni,”ucapnya

Sebagai informasi, tim juara dari kompetisi ini secara nasional akan diasuh Jacksen F Tiago dan akan melakoni pemusatan latihan di Kusuma Agrowisata Batu, Malang



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Minggu, 22 Maret 2015

Jelang Kualifikasi Euro 2016, Conte Panggil Muka Baru

MILAN, - Jelang pertandingan kualifikasi Euro 2016 melawan Bulgaria di Sofia pada 28 Maret dan Inggris tiga hari kemudian di Turin membuat Pelatih Timnas Italia memanggil beberapa muka baru.

Sebagaimana dilansir media setempat, Antonio Conte memanggil Franco Vazquez yang kelahiran Argentina serta Martins Eder dari Brasil.

Vazquez yang membuat Conte memanggilnya lantaran penampilan yang menjanjikan ketika melakoni bersama Palermo dalam setiap laga Serie A, pemain ini sudah pernah merasakan jersey Italia sejak 2007.

Sementara Eder yang bermain untuk Sampdoria ini sedang naik performanya bersama klub sejak tahun 2006 ini.

Kedua pemain ini memiliki kewarganegaraaan Italia dipanggil bersama dengan pemain tengah Empoli, Mirko Valdifiori yang muka baru.

Namun timnas Italia kali ini tidak akan diperkuat oleh Andrea Pirlo dari Juventus yang sedang melakukan masa pemulihan serta pemain tengah AS Roma Daniele de Rossi.

Timnas Italia ini sendiri akan melakukan latihan bersama pada 22 Maret mendatang sebelum berangkat ke Sofia.

Pemain yang dipanggil Antonio Conte

Kiper:

Gianluigi Buffon (Juventus), Mattia Perin (Genoa), Salvatore Sirigu (Paris Saint Germain/FRA)

Pemain bertahan:

Andrea Barzagli (Juventus), Leonardo Bonucci (Juventus), Giorgio Chiellini (Juventus), Emiliano Moretti (Torino), Andrea Ranocchia (Inter Milan)

Pemain tengah:

 Luca Antonelli (AC Milan), Andrea Bertolacci (Genoa), Antonio Candreva (Lazio), Alessio Cerci (AC Milan), Matteo Darmian (Torino), Alessandro Florenzi (Roma), Claudio Marchisio (Juventus), Marco Parolo (Lazio), Manuel Pasqual (Fiorentina), Roberto Soriano (Sampdoria), Mirko Valdifiori (Empoli),  Marco Verratti (Paris Saint Germain/FRA)

Pemain penyerang:

Martins Eder (Sampdoria), Manolo Gabbiadini (Napoli), Ciro Immobile (Borussia Dortmund/Jerman), Graziano Pelle (Southampton/Inggris), Damian Vazquez (Palermo), Simone Zaza (Sassuolo).



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Target DNC Indonesia adalah Empat Besar Dunia

MALANG, - Tim Danone Nations Cup (DNC) Indonesia 2015 akan menargetkan masuk empat besar putaran final dunia yang akan diselenggarakan di Maroko pada tahun ini.

Hal ini disampaikan Ketua Penyelenggara Nasional seleksi tim DNC 2015 Muhammad Anugrah sebagaimana dilansir dari media setempat

“Target kita ini berat. Tiap tahun prestasi kita selalu naik, pernah peringkat 30 dunia, kemudian tahun lalu kita dapat peringkat delapan. Jadi untuk tahun ini kita targetkan masuk empat besar,”ucapnya.

Untuk menunjang target tersebut, menurut Anugrah sudah menyiapkan beberapa program untuk menggemleng SSB yang akan menjadi wakil Indonesia.

“Kita akan adakan pemusatan latihan di Jawa Timur, di Kusuma Agro, Batu, kenapa ? karea selain fasilitas yang lengkap di Jawa Timur ini kita bisa dapat lawan uji coba yang banyak dengan kualitas bagus. Semenjak TC di Jawa Timur, prestasi kita selalu naik tiap tahunnya,”ucapnya

Selain itu pihaknya tengah bernegosiasi dengan Jacksen F Tiago untuk kembali menukangi tim DNC Indonesia 2015.

“Kita berharap Jacksen bisa menjadi pelatih lagi. Saat ini kita sedang bicara dengan dia, Semoga ada kecocokan jadwal, karena saat ini Jacksen juga terikat kontrak dengan tim Malaysia (Penang FA),”ucapnya.

Sebagai informasi, ditangan pelatih Jacksen F Tiago tim DNC Indonesia 2014 yang diwakili SSB ASAD Purwakarta sukses berapa delapan besar dari 32 negara besar dalam putaran final yang berlangsung di Brasil.

Selain berada di delapan besar dunia, penjaga gawang DNC Indonesia, Reynaldi dinobatkan sebagai pemain terbaik.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 20 Maret 2015

18 Desember 2022 Putaran Final Piala Dunia

ZURICH, - Teka-teki waktu pelaksanaan putara final Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar terjawab sudah.

Melalui Juru Bicara FIFA, Walter de Gregori mengatakan bahwa Piala Dunia 2022 di Qatara akan dimainkan pada bulan November dan Desember sedangkan final akan berlangsung pada 18 Desember 2022.

“Saya bisa pastikan hari ini komite eksekutif atas dasar proposal dari satuan tugas.. diputuskan bahwa ya Final akan berlangsung pada 18 Desember. Final itu pada hari Minggu dan hari itu juga berbarengan dengan hari nasional Qatar, tapi pada prinsipnya kami akan mencoba menggelar pertandingan selama 28 hari. Langkah selanjutnya akan dibicarakan pada pertemuan lain terutama yang menyangkut dengan kalender pertandingan,”ucapnya.

Kepastian ini menjadi jawaban atas keraguan dari berbagai pihak dengan melihat iklim yang ada di Qatar tersebut.

Qatar sendiri mendapatkan mandat untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 pada Desember 2010 dengan catatan menyediakan penyejuk udara di dalam stadion mengingat pertandingan akan  berlangsung pada musim panas

Namun beberapa anggota komite eksekutif FIFA dan Presiden UEFA Michel Platini menyarankan agar pertandingan berlangsung pada musim dingin.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 17 Maret 2015

Pelatih Persipura Senang Lihat Penampilan Anak Asuhnya di AFC

MALE, - Pelatih Persipura Osvaldo Lessa sangat senang dengan penampilan anak asuhnya yang meraih nilai sempurna pada pertandingan melawan Maziya di Stadion Rasmee Dhandu, Male, Maladewa.

Sebagaimana dilansir dari laman AFC, pelatih Lessa mengaku senang dengan kemenangan atas tim tuan rumah membuat klub asal Papua ini berada di peringkat pertama Grup E Piala AFC dengan nilai 9.

“Saya senang dengan kemenangan ini, tapi kami masih harus kerja keras untuk meraih tiga poin tambahan dan memastikan langkah ke babak selanjutnya,”ucapnya.

Pada pertandingan tersebut, Pelatih asal Brazil ini sempat dihantui ketakutan gagal meraih poin dari Maladewa lantaran timnya bermain dengan sepuluh pemain jelang bubaran.

“10 menit terakhir pertandingan sangat sulit karena kami tampil dengan sepuluh pemain. Tapi kami mengerti hal seperti ini bisa terjadi. Ini adalah kali pertama kami menang tiga kali beruntun di babak grup Piala AFC,”ucapnya.

Dalam pertandingan ini, Persipura ungul dua gol melalui Boaz Solossa pada menit ke-35 dan Lancine Kone (76), tuan rumah memperkecil keadaan menjadi 2-1 melalui Asadhulla Abdulla di menit ke-78. Persipura dalam pertandingan ini harus kehilangan Ian Kabes yang terkena  kartu merah.

Laga selanjutnya adalah Persipura akan menjamu Maziya di Stadion Mandala, Jayapura pada 14 April mendatang.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 13 Maret 2015

Joachim Loew Latih Jerman Hingga 2018

BERLIN, - Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Loew akan terus dampingi Thomas Muller dkk dalam ajang internasional.

Kepastian melatih pria kelahiran Schönau, 3 Februari 1960 ini setelah menandatangani perpanjangan kontrak bersama Federasi Sepakbola Jerman (DFB) .

Bahkan DFB dalam laman resminya mengatakan tidak hanya Joachim Loew saja yang diberikan kontrak baru tetapi juga asisten Loew, Thomas Scheider serta pelatih kiper Andreas Koepke ikut serta dalam acara tersebut.

“Kedua pihak sepakat pada perpanjangan kontrak awal sampai 31 Juli 2018,”demikian penjelasan DFB dalam laman resminya.

Sebagai informasi, Loew menggantikan posisi pelatih sebelumnya Juergen Klinsman pasca penyelenggaraan Piala Dunia Jerman 2006.

Sepanjang karir Loew bersama Tim Nationalmannschaft telah menghasilkan juara tiga  Piala Dunia 2006 ketika itu menjadi asisten Klinsman.

Kemudian sebagai pelatih adalah semifinal Piala Eropa 2008, Juara tiga Piala Dunia 2010 Afrika Selatan dan tentunya Juara Piala Dunia 2014 di Brasil setelah kalahkan 1-0 atas Argentina.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 09 Maret 2015

AFC Tetapkan UEA Tuan Rumah Piala Asia 2019

MANAMA, - Federasi Sepakbola Asia (AFC) akhirnya menetapkan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Asia 2019 mendatang.

Kepastian ini disampaikan Ketua AFC Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa dimana UEA keluar sebagai hak untuk menyelenggarkan turnamen tersebut walau mendapatkan saingan dari Iran.

“UEA memenangkan hak sebagai penyelenggara,”ucapnya.

Bagi UEA sendiri dengan penunjukan tuan rumah Piala Asia 2019 menjadi yang kedua kali setelah sebelumnya pada 1996 walau pada final mereka gagal menjadi juara gagal penalty lawan Saudi.

Dalam pengajuan sebagai tuan rumah, UEA menyiapkan tiga kota untuk mendukung pesta sepakbola Asia ini yaitu Al-Ain, Dubai dan Abu Dhabi

Bahkan mereka akan menjanikan stadion baru di kawasan Dubai dengan kapasitas 25,000 penonton.





Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz