Tampilkan postingan dengan label Indosat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indosat. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Maret 2015

Indosat Perluas Jaringan di Balikpapan

BALIKPAPAN, - Perusahaan pelayanan telekomunikasi Indosat memperluas jaringan mereka 42Mbps ke 23 kota yang tersebar di Indonesia untuk memberikan layanan kualitas yang semakin cepat, bersih dan stabil.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Optimalisasi Jaringan Indosat Joko Riswandi kepada sejumlah media setempat di Balikpapan.

“Jaringan baru tersebut merupakan hasil dari moderinisasi jaringan perusahaan secara nasional dengan menerapkan teknologi terbaru,”ucapnya.

Menurut Joko, teknologi baru 42Mbps ini menerapkan U900 dan DC-HSPA+ dimana dapat memberikan kecepatan maksimal dengan kualitas sinyal lebih baik di dalam atau luar ruangan.

Joko menambahkan yang dimaksud dengan modernisasi adalah Base Transceiver Station atau BTS yang perbaharui dengan terknologi terbaru, mengurangi feeder sehingga mengurangi penggunaan listik namun tetap mampu memberikan jangkau lebih kuat dan luas.

Lantas apakah dengan modernisasi ini para pelanggan harus menggunakan atau mengganti kartu baru, Joko menerangkan dengan Indosat menyiapkan jaringan baru ini pelanggan tidak perlu mengganti kartu yang baru, cukup menggunakan kartu yang sudah ada.

Dalam uji jaringan baru ini, Indosat menunjukkan hasil kecepatan maksimal mencapai 20,5 Mbps dengan mencoba menggunduh dan unggah file serta Youtube dengan kecepatan rata-rata mencapai 5,9 Mbps yang berhasil berjalan lancar tanpa buffering.

Untuk suara sendiri, jaringan dilakukan menggunakan pengukuran Mean Opinion Score (MOS) yang menunjukkan 17 persen area yang diukur memperoleh nilai 3-4 rentang penilaian sendiri pada alat ini adalah 1-5 dimana angka 5 berarti excellent.

Sebagai informasi, kota di Indonesia yang telah menyelesaikan proses modernisasi antara lain Jabodetabek, Bandung, Sukabumi, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Padang, Pekanbaru, Palembang, Mataram, Manado, Batam, Medan, Lampung, Banjarmasi, Makassar, Pontianak, Palangkaraya, Sintang, Sampit, Samarinda dan Balikpapan.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 10 Maret 2015

Erik Meijer Kembali Ke Indosat

JAKARTA, - Sempat menempati posisi penting di perusahaan pelayanan telekomunikasi membuat Erik Meijer kembali ke tempat itu.

Erik Meijer diberitakan kembali ke bagian dari perusahaan Indosat sebelum masuk ke Garuda Indonesia yaitu Ooredoo sebagai penasehat strategis brand tersebut di Indonesia.

Sebagaiman informasi Ooredoo Group yang dulu dikenal sebagai Qatar Telecom menguasai saham dari Indosat sebesar 65 persen menjadikan perusahaan ini menjadi pemilik mayoritas sementara pemerintah Indonesia hanya diberikan 14,29 persen, serta sisanya publik.

Perusahaan telekomunikasi ini sendiri memiliki anak usia di 16 negara dengan klaim 90 juta pelanggan dimana 60 jutanya adalah pelanggan Indosat.

Erik Meijer sendiri bukan orang baru di lingkungan Indosat dimana pada pertengahan 2012 menduduki posisi Director & Chief Comercial Officer Indosat namun tidak bertahan lama.

Lepas dari Indosat, suami dari Maudy Koesnadi ini masuk dalam lingkungan maskapai nasional, Garuda Indonesia Airways sebagai Direktur Pemasaran dan Penjualan namun hanya sampai Desember 2014 bersamaan adanya perombakan direksi.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Minggu, 08 Maret 2015

Indosat Berikan Pernyataan Soal Penyadapan Australia

JAKARTA, - Terkait dengan isu yang kembali muncul kembali soal adanya penyadapan yang dilakukan Australia dan Selandia Baru kepada Indonesia melalui dua perusahaan layanan telekomunikasi membuat beberapa pihak angkat bicara.

Salah satunya adalah perusahaan layanan telekomunikasi, Indosat yang memberikan keterangan soal isu yang berkembang.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Alexander Rusli dalam siaran persnya mengatakan bahwa pihaknya mematuhi ketentuan serta pihaknya juga memiliki audit atas sistem keamanan jaringan berstandar internasional ISO 27001 dan ISO 31000

“Kami juga mematuhi ketentuan lawfull interception sesuai ketentuan dan kami menyatakan dengan tegas tidak memiliki kerja sama dengan pihak asing yang bertujuan untuk melakukan penyadapan ,”ucapnya.

Dalam keterangannya Alex kembali menegaskan bahwa sistem jaringan publik perusahaannya telah menggunakan standar yang ditentukan pemerintah.

“Dan satu-satunya tindakan penyadapan yang diizinkan adalah yang dilakukan oleh lembaga resmi negara berdasarkan aturan hukum yang berlaku,”ucapnya.

Menurutnya apa yang dikerjakan Indosat sudah sesuai UU Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dimana operator hanya menyediakan fasilitas penyadapan kepada aparat penegak umum.

Selain itu juga perangkat operator layanan telekomunikasi memiliki sertfikat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagaimana di atur dalam Peraturan Menkominfo Nomor 29 Tahun 2008 tentang Sertfikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi.

Seperti diketahui, terkait dengan isu ini Menkominfo Rudiantara meminta dua operator nasional, Indosat dan Telkomsel untuk memeriksa jaringan masing-masing.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 03 Maret 2015

Jaringan Internet Indosat di Medan Tembus 17,4Mbps

MEDAN, - Dalam ujicoba jaringan terbaru yang dilakukan perusahaan layanan telekomunikasi Indosat di Medan, Sumatera Utara mendapatkan hasilnya dimana kota ini kecepatan internet mencapai 17,4Mbps.

Selain kecepatan internet yang didapat di Kota Medan rata-rata kecepatan mengakses dengan menggunakan indosat pada trafik seluler berada di angka 5,8 Mbps dengan menggunakan aplikasi SpeedTest.net.

Hasil yang diujikan menurut Division Head Network Optimization Indosat, Joko Riswadi sebagaimana dilansir dari media setempat bahwa fitur HD Voice dapat dinikmati antar sesama pengguna indosat jika menggunakan perangkat ponsel dengan dukungan teknologi baru ini.

“Ada lebih dari 300 perangkat produksi tahun 2012 ke atas yang mendukung HD Voice,”ucapnya.

Untuk kualitas telepon sendiri, Indosat mengukurnya dengan metode Mean Opinion Score (MOS) yang mencatatkan 60 persen area yang diukur menunjukkan hasil di tingkat sangat baik dimana maksimum skor MOS 4-5. dan 33 persen pada area lain dengan hasil baik.

Fitur HD Voice ini tidak hanya diujikan di Medan tetapi juga terdapat di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Batam, Sukabumi, Balikpapan, Bali, Pekanbaru, Mataram, Padang, Manado dan Palembang



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 17 Februari 2015

Indosat Perkuat Jaringan pada Jalur Kereta

JAKARTA, - Ada kabar gembira bagi para pengguna kereta sambil beronline karena kini Indosat sedang melakukan perkuat kualitas layanan pada jalur transportasi tersebut.

Dalam siaran persnya, perusahaan penyedia layanan komunikasi ini melakukan uji coba kualitas jaringan di sepanjang jalur kereta Jakarta-Bekasi dengan memanfaatkan spectrum frekuensi 900 MHz dan 2,100MHz pada jaringan internet 3G.

Ilustrasi - Istimewa
Hal ini disampaikan Direktur Teknologi Indosat, John M Thompson, selain memperkuat internet mereka juga melakukan ujicoba pada kualitas suara telepon dengan fitur HD Voice.
“Transportasi kereta merupakan salah satu jalur utama mobilitas masyarakat Jakarta, dimana masyarakat pengguna transportasi ini pasti membutuhkan kualitas komunikasi yang andal,”ucapnya.

Sebagai informasi, Teknologi Voice HD ini mengaktifkan Adaptive Multi Rate Wideband (AMR WB) pada perangkat radio untk meningkatkan penggunaan frekuensi dengan aplikasi voice dari maksimum 3,400Hz menjadi dua kali lipat 7,000Hz

Sejauh ini sudah lebih dari 300 perangkat telekomunikasi dari lintas merek mendukung teknologi ini dan diadopsi operator telekomunikasi lebih dari 60 negara.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 09 Februari 2015

Huawei Modernisasikan Jaringan Indosat

JAKARTA, - Produsen layanan jasa telekomunikasi Indosat akan melakukan modernisasi jaringan dengan menggandeng Huawei

Informasi yang beredar adalah PT Huawei Tech Investment atau dikenal dengan Huawei Indonesia berhasil menangkan tender proyek modernisasi jaringan di sekitar 4,000 sites milik PT Indosat Tbk dalam mempersiapkan era broadband.

Dok. Pribadi
Menurut Presiden Direktur Indosat, Alexander Rusli dalam penandatanganan kerjasama ini bahwa modernisasi ini mencakup pemasangan base Transceiver Station (BTS) 3G dan 4G LTE serta memperbaharui BTS 2G

“Dengan modernisasi di 4,000 site itu, Indosat akan punya 10,000 BTS yang kualitas layanan suara sudah meningkat sekaligus sudah 3G dan 4G-ready,”ucapnya.

Alex mengatakan daerah yang menjadi proyek modernisasi adalah, mulai dari kawasan timur Jabodetabek, Jawa Barat , Jateng, Jatim hingga Nusa Tenggara.

Selain memodernisasi jaringan, kerjasama ini juga untuk meningkatkan jaringan U900 pada layanan 3G dengan menggunakan pita 900Mhz pada kawasan pedesaan.

Ketika disinggung soal nilai kontrak kerjasama ini, Alex enggan memberikan detail serta tidak memperinci besaran jumlah BTS 3G dan 4G yang dimiliki perusahaan tersebut.

Sementara itu, Presiden Direktur Huawei Indonesia, ShengKai menjelaskan pihaknya akan menyediakan solusi jaringan hulu ke hilir kepada Indosat dan yakin solusi tersebut dapat mengatasi dua hambatan yang selalu menakutkan bagi industri mobile broadband yaitu padatnya kapasitas serta terbatas coverage

“Semoga kami sebagai mitra strategis dapat membantu mencapai target serta memperkuat posisi pasar Indosat,”ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 23 Januari 2015

Jogjakarta dan Bali Target 4G LTE Indosat Selanjutnya

Dok. Pribadi
JAKARTA, - Setelah Jakarta pada bulan Desember layanan 4G LTE kembangan Perusahaan Telekomunikasi Indosat akan bergerak menuju Yogyakarta dan Bali.

Hal ini disampaikan Division Head Public Relation Indosat, Adrian Prasanto dalam acara uji jaringan Indosat di Makassar.

“Kami akan teruskan ekspansi jaringan 4G, kuartal pertama kami pastikan hadir di Jogja dan Bali,”ucapnya.

Namun Adrian belum bisa menjawab kawasan mana saja di daerah Jogjakarta dan Bali tersedia layanan 4G LTE Indosat karena harus diukur dari potensi bisnis serta permintaan di daerah tersebut.

“Kita akan kasih di tempat yang potensinya tinggi seperti tempat wisata dan pusat belanja,”ucap Adrian.

Indosat menjadi operator selular ketiga di negeri yang meluncurkan layanan 4G LTE setelah Telkomsel dan XL Axiata.

Untuk layanan 4G LTE ini tiga operator seluler ini memanfaatkan frekuensi 900MHz setelah pemerintah memberi izin pemanfaatan teknologi netral di spectrum tersebut.

Teknologi netral ini memungkinkan operator komunikasi menggelar dua teknologi dalam satu rentang frekuensi.




Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz