Tampilkan postingan dengan label Liga QNB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga QNB. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Mei 2015

Rangking Indonesia Tetap Stabil

ZURICH, - Kisruh antara Kemenpora dengan PSSI tidak membuat rangking negara ini di FIFA turun atau naik.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi FIFA, rangking bulanan Indonesia tetap berada pada posisi ke-159 dengan perolehan angka 131 point.

Namun sayangnya peringkat Indonesia tidak mampu menandingi mantan saudara kandung yang kini menjadi negara, Timor Leste yang naik pesat ke peringkat ke-151 dunia dengan nilai 151.

Bahkan Indonesia juga kalah kelas dengan negara super tertutup di dunia, Korea Utara yang berada di peringkat 156 dunia dengan nilai 137.

Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat keenam di bawah Australia (64), Vietnam (124), Filipina (137), Thailand (142), Timor Leste (151) dan Myanmar (158).

Sementara itu, Jerman masih tetap berada di posisi pertama peringkat FIFA dengan nilai 1687 yang diikuti Argentina (1494 poin), Belgia (1457 poin), Kolombia (1412 poin), dan Brasil (1372 poin).



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Banyak Utang, DKI Batal Beli Persija

JAKARTA, - Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Pemprov DKI) batal membeli tim sepakbola wilayah mereka Persija.

Informasi yang beredar di Balai Kota sebagaimana dilansir sebuah media, banyaknya utang yang dimiliki Persija membuat Pemprov membatalkan mengambil alih klub tersebut.

Hal ini pun diiyakan oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama yang mengatakan soalnya banyaknya utang yang dimiliki klub tersebut, padahal sebelumnya sudah ada niatan untuk membeli saham mayoritas klub yang memiliki supporter bernama Jak Mania.

“Enggak beli. Kami lagi suruh dari Jakpro (PT Jakarta Propertindo, BUMD DKI) urus, kayaknya enggak bisa beli, utangnya banyak,”ucap pria yang sering disapa Ahok ini.

Seperti diketahui, Pemprov DKI melalui BUMD mereka PT Jakarta Propertindo awalnya sepakat untuk membeli 20 persen saham klub Macan Kemayoran ini bahkan bisa meningkat hingga 90 persen setelah laporan keuangan diaudit.

Namun ternyata utang yang dimiliki Persija mencapai Rp76 miliar, hal inilah yang membuat DKI urung membeli saham klub tersebut.

Padahal, jika pembelian saham ini terlaksana paling tidak bisa membayar utang mereka termasuk gaji para pemain dan official yang sudah membuat mogok latihan.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz


Tarik Investor, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Andrinof Chaniago Kunjungi Qatar

DOHA, - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bapak Andrinof Chaniago telah melakukan kunjungan kerja ke Doha, Qatar, tanggal 5-6 Mei 2015.

Sebagaimana informasi yang diterima dari  Sekretaris III Pensosbud / Protokoler KBRI Doha, Kuntum Khaira Ummah HG lewat email menjelaskan bahwa kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka memenuhi undangan Menlu Qatar, H.E  Dr. Khalid Mohammed Al Attiyah, guna membahas berbagai potensi kerja sama antara Indonesia dan Qatar, terutama di bidang investasi.

Dok. KBRI Doha
Pada pertemuan dengan Menlu Attiyah, (6/5) waktu setempat, bertempat di Kantor Emir Qatar (Diwan Emiri), Menteri Andrinof yang didampingi oleh Duta Besar RI untuk Qatar di Doha, Deddy Saiful Hadi, menyampaikan salam Presiden RI kepada Emir Qatar dan Menlu Qatar.

Menteri Andrinof menjelaskan bahwa misi utama kunjungan ke Qatar kali ini adalah dalam rangka meningkatkan kerja sama dengan Qatar, khususnya dalam mendukung prioritas pembangunan Indonesia di bidang ketahanan pangan, energi, pariwisata, industrial manufacture, dan kemaritiman.

Menlu Attiyah menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri Andrinof dan menggarisbawahi pentingnya Indonesia bagi Qatar, tidak hanya karena kedua memiliki kedekatan agama, tapi karena begitu banyak potensi kerja sama yang perlu digarap lebih serius demi kepentingan kedua belah pihak.

Menlu Attiyah menyampaikan bahwa dirinya secara khusus mengikuti perkembangan di Indonesia dan kagum atas capaian Indonesia selama ini, baik di tataran regional maupun internasional. Menlu Attiyah secara spesifik menjelaskan bahwa Indonesia adalah mitra penting Qatar untuk mendukung proses perdamaian di Timur Tengah.

Berkenaan dengan investasi, Menlu Attiyah menjelaskan bahwa dirinya ingin melakukan kunjungan ke Indonesia guna membahas implementasi investasi Qatar di Indonesia, dan akan membawa sejumlah pengusaha dan investor Qatar ke Indonesia dalam kunjungan tersebut.

Menlu Qatar juga akan mendorong Hassad Food untuk menjalankan proyek investasi di Indonesia.

Usai melakukan pertemuan dengan Menlu Qatar, Menteri Andrinof melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan dan Statistik Qatar, H.E. Dr. Salah Bin Mohammad Al Nabit.

Menteri Salah menyampaikan keinginannya untuk menjalin kerja sama yang serius dengan Indonesia dengan menginisiasi pembuatan MoU antara kedua instansi.

Disampaikan bahwa Qatar tertarik untuk belajar dari Indonesia mengenai perencanaan pembangunan, baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Sebelumnya, pada hari pertama kunjungan, (5/5), Menteri Andrinof melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Industri Qatar, H.E. Mohamed bin Saleh al Sada, dan Penasehat Khusus Hassad Food, sebuah BUMN terpenting di Qatar yang bergerak di bidang pertanian, pangan, dan livestock.

Pada kedua pertemuan tersebut, secara konsisten Menteri Andrinof menyampaikan prioritas pembangunan Indonesia, dan berharap adanya kerja sama investasi Indonesia-Qatar dalam bidang-bidang prioritas Indonesia dimaksud.

Dalam kunjungannya ke Qatar ini, Menteri Andrinof juga melakukan pertemuan dan dialog dengan Masyarakat Indonesia di Qatar.

Menteri Andrinof menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Duta Besar Deddy dan masyarakat Indonesia di Qatar yang telah menjaga nama baik bangsa dan ikut secara aktif berpartisipasi berkontribusi dan mendukung semua program Pemerintah.

Sebagai informasi, investasi Qatar di Indonesia yang sudah berjalan dengan baik selama ini seperti hadirnya Q-Tel (sebagai pemilik saham mayoritas PT. Indosat), dan QNB Kesawan diharapkan dapat terus diperhatikan untuk kepentingan kedua negara.

Bahkan QNB pun saat ini menjadi sponsor utama dari liga professional sepakbola Indonesia yang bertajuk QNB League walau saat ini kompetisi sedang diberhentikan oleh PSSI

Selain itu, komitmen Qatar untuk berinvestasi sebesar USD 1 Milyar di Indonesia juga diharapkan dapat segera terealisasikan.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 04 Mei 2015

Liga Berhenti, 7 Sponsor Arema Putus Dukungan

MALANG, - Kisruh pembekuan yang dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga terhadap PSSI ditambah tidak adanya solusi dari organisasi sepakbola tersebut sehingga memilih untuk menghentikan liga berdampak pada klub dan kemitraan mereka.

Informasi yang beredar bahwa klub Arema Cronus kabarnya memilih untuk putus hubungan kemitraan dengan tujuh sponsornya dengan total kehilangan sekitar Rp12 miliar dari total Rp14,8 miliar.

Ketujuh sponsor tersebut adalah Guna Bangun Perkasa, Indosat, Extra Joss, NZR, Produsen Anker Sport, Ijen Suites, dan Lupromax Oil.

Walau sempat menolak namun karena di kontrak terhadap ada klausul Force Majore pihak sponsor dari klub asal Malang ini bisa menerima.

Pemutusan kontrak diawal lebih untuk melihat posisi klub yang lemah dan kalah jika para mitra klub ini menggugat ke pengadilan dengan alasan wanprestasi, bila kalah tentunya Arema harus membayar denda yang besar kepada para sponsor.

Dalam kontrak sendiri termuat dimana Arema harus menunaikan semua kewajiban kepada sponsor salah satunya adalah soal pertandingan dimana bila normal klub ini akan bermain sebanyak 34 pertandingan yang wajib dituntaskan namun nyatanya baru dua laga diselesaikan Arema yaitu pada 4 April kontra Persija Jakarta dan Barito Putera (7/4)

Selain sponsor, Arema juga kabarnya kehilangan pendapatan dari iklan e-board senilai Rp500 juta tiap pertandingan dengan harga iklannya mulai dari Rp1 juta hingga Rp25 untuk satu pertandingan kandang.

Jika liga terus berjalan tanpa melihat pembekuan yang ada, klub ini akan mendapatkan pendapat sekitar Rp21,3 miliar.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Sabtu, 02 Mei 2015

FIFA Minta PSSI Selesaikan Masalah Internal

JAKARTA, - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) diminta FIFA untuk segera menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Hal ini disampaikan  Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan sebagaiaman dilansir dari laman resmi PSSI dimana pihaknya telah melaporkan perkembangan yang terjadi di Tanah Air kepada perwakilan FIFA dan AFC.

“Hasilnya AFC dan FIFA dengan penuh menyatakan bahwa Kongres PSSI pada 18 April di Surabaya sudah berjalan sesuai dengan statute dan diakui kepengurusannya hingga 2019 sampai kongres di gelar kembali,”ucapnya.

Soal kisruh dengan Menteri Pemuda dan Olahraga menurut Hinca, FIFA telah memberikan arahan dengan batas waktu secepatnya.

“FIFA memerintahkan PSSI untuk menyelesaikan masalah yang terjadi saat ini secara internal. Untuk batas waktunya secepatnya,”ucapnya.

Seperti diketahui, bahwa Menteri Pemuda dan Olaraga RI, Imam Nahrawi mengeluarkan kebijakan untuk pembekuan terhadap semua yang berkaitan dengan PSSI terkait tidak dijawabnya surat yang dikeluarkan Kemenpora soal dua klub bermasalah dan kompetisi.

Alih-alih PSSI dengan sangat percaya diri akan terus berjalan dan mengabaikan surat Menpora soal permbekuan serta keberadaan dua klub yang bermasalah akhirnya putus aja dan lewat rapat tertutup Exco memutuskan menghentikan semua kompetisi termasuk liga professional kebangaan mereka yang disponsor Bank Qatar, QNB League.

Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

PSSI Hentikan Liga QNB dan Semua Kompetisi

JAKARTA, - Akhirnya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa terkait dengan sanksi yang diberikan Kemenpora dengan dukungan pecinta sepakbola nasional memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan kompetisi yang berada dalam lingkungan kerja mereka.

Keputusan penghentian ini keluar dari hasil rapat Komite Eksekutif PSSI yang berlangsung di kantor mereka, komplek Gelora Bung Karno, Senayan

“Kompetisi ISL (Indonesian Super League / QNB) 2015 dinyatakan Force Major sehubungan dengan kondisi luar biasa di luar PSSI yang menyebabkan kompetisi tidak bisa berjalan dengan baik, kompetisi tidak bisa tuntas diselesaikan jadi kompetisi dihentikan,”ucap Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan.

Sebagaimana dilansir dari laman resmi PSSI, Hinca juga mengatakan pembubaran kompetisi dikarenakan pembekuan organisasinya oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ditambah tidak keluarnya izin kepolisian untuk menggelar semua pertandingan QNB League.

Sementara itu, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono sebagai operator dari QNB League mengatakan bahwa pihaknya bukan dibalik pengambil keputusan tersebut namun berdasarkan keputusan Exco PSSI.

“Atas keputusan Exco PSSI ini, maka PT Liga Indonesia memutuskan kompetisi ISL 2015 stop, berhenti, selesai tidak tuntas dengan kondisi Force Major yang telah ditetapkan ini,”ucapnya

Soal kelanjutan kompetisi, CEO Joko mengatakan itu semua tergantung dengan keputusan PSSI sebagai induk mereka berkaitan dengan sepakbola dan kompetisi.

"Bila nanti ada perubahan keputusan dari Exco PSSI, maka kompetisi akan dimulai dengan nama yang baru bisa saja Kompetisi ISL 2015-2016 atau Kompetisi ISL2016,”ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 29 April 2015

Pembekuan PSSI, Werder Bremen Batal ke Indonesia

BREMEN, - Sikap PSSI dan 18 klub yang tetap tidak mau menerima keputusan dari Menteri Pemuda Olahraga demi masa depan sepakbola Indonesia mendapatkan perhatian dari dunia internasional bahkan akhir bulan mendatang akan melakukan pertandingan persahabatan akhirnya batal.

Adalah Werder Bremen, klub Bundeliga Jerman ini akhirnya membatalkan tur mereka ke Bali lantaran melihat perkembangan yang terjadi di negeri ini.

Pengumuman ini terlampir dalam laman resmi klub dimana Bremen tidak ingin mengambil resiko bila tetap berkunjung ke Indonesia.

Hal ini disampaikan CEO Bremen Klau Filbry yang mengatakan pihaknya sudah matang dengan rencana yang dilakukannya namun melihat situasinya terlalu banyak pertanyaan dan tanda tanya.

“Kami sudah sangat matang dalam perencanaan kami. Tapi dengan kondisi seperti ini, terlalu banyak pertanyaan, dan menjadi tanda tanya besar. Kami sebetulnya ingin memperlihatkan eksistensi kami di dunia internasional dengan memperlihatkan performa terbaik, tapi sepertinya tidak mungkin dilakukan saat ini. Dengan waktu tersisi yang singkat ini, kami terpaksa mengubah rencana,”ucapnya

Sebagai informasi, Bremen sedianya akan berkunjung ke Indonesia untuk melakoni pertandingan persahabatan dengan Bali United Pusam pada akhir Mei mendatang.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Selasa, 28 April 2015

Menpora Tantang PT LI Transparansi Keuangan

JAKARTA, - Ibarat kotak pandora, kondisi sepakbola negeri ini bukan lagi soal intrik dalam kompetisi tetapi juga soal managemen operasional dalam hal ini transparansi keuangan

Hal inilah yang membuat Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Imam Nahrawi mengajukan permintaan dan sekaligus menantang kepada PT Liga Indonesia  dalam pertemuannya dengan perwakilan 18 klub peserta Liga QNB dan sang operator PT Liga Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, PT Liga Indonesia harus menunjukkan kepada public termasuk Kemenpora soal nilai kontrak komersil dengan BV Sport dan QNB yang membuat kompetisi ini yang dulunya dikenal sebagai ISL menjadi QNB League karena mendapatkan dana segar dari Qatar National Bank Group

Selain menantang untuk membuka dan memperlihatkan dapur keuangan mereka, Menpora Nahrawi juga meminta PT Liga terbuka menjelaskan pembagian hak komersial yang akan diterima oleh klub.

“PT Liga mengadopsi prinsip perbaikan tata kelola dan transparansi. PT Liga membuka nilai kontrak komersil dengan BV Sport dan QNB, ketiga PT Liga menjelaskan kapan dan bagaimana hak klub dibayarkan sesuai jadwal yang ditentukan,”ucap Menpora.

Menpora Nahrawi menjelaskan kenapa dirinya menantang agar PT Liga transparan dan menunjukkan keuangannya untuk menguatkan stakeholder sepakbola serta melihat komitmennya dalam pemenuhan hak klub agar tidak kesulitan bagi klub itu memenuhi kewajiban mereka supaya tidak mengorbankan hak pemain, pelatih dan official.

“Jangan sampai hadiah juara, hadiah pemain terbaik, hadiah top skor dan hak klub yang lain ditunggak tanpa kejelasan. Jika hak-hak klub tidak jelas bagaimana perhitungan dan prosentasenya dan kemungkinan juga tidak jelas kapan akan dipenuhi, maka klub akan kesulitan memenuhi kewajibannya,”ucap Menpora.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 27 April 2015

Kompetisi Liga QNB Mulai 19 Juni

JAKARTA, - Keinginan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi agar Liga QNB tetap berjalan walau PSSI dibekukan seperti sangat sulit diwujudkan.

Menurut  CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono setelah melakukan pertemuan dengan Menpora bersama 18 perwakilan klub Liga QNB mengatakan bahwa keinginan Menpora tersebut sulit diwujudkan mengingat teknis dan jadwal yang sudah terbentuk jauh hari seperti SEA GAMES.

“Ini murni masalah teknis. Secara teoritis bisa mulai tanggal 9 Meni tapi harus berhenti tanggal 14 Mei karena ada TC Tim Nasional. Tidak ideal dengan adanya jadwal pendek setelah satu-dua pertandingan lalu libur cukup panjang sampai tanggal 16 Juni. Lalu ada SEA Games mulai 29 Mei kalau sampai final bermain sampai 11 Juni, Ada juga Pra Piala Asia di periode tanggal 6-18 Juni. Jadi secara teoritis kompetisi baru bisa mulai tanggal 19 Juni,”ucapnya.

Joko juga menambahkan bahwa kompetisi bisa berjalan cepat jika ada kesepakatan antara klub dan Timnas ditambah persiapan timnas tetap berjalan sambil klub juga setuju untuk melanjutkan kompetisi.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Jumat, 24 April 2015

Kemenpora Undang PT Liga dan 16 Klub ISL

JAKARTA, - Terkait dengan pembekuan yang dilakukan terhadap PSSI, membuat Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, mengundang PT Liga Indonesia dan Klub Indonesia Super League (ISL) 2015.

Undangan yang terregister nomor 01509 / D V-1 / IV / 2015 dikeluarkan dan ditandantangani Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora Gatot S Dewa Broto.

“Bersama ini diberitahukan, sebagai tindak lanjut Keputusan Menpora No. 01307 Tahun 2015 tanggal 17 April 2015 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Berupa Kegiatan Keolahragaan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia tidak diakui maka Kementerian Pemuda dan Olahraga akan mengadakan pertemuan,”ucapnya.

Yang menarik dari surat undangan yang rencananya akan berlangsung di lantai 3 Graha Pemuda dan Olahraga Kantor Kemenpora ini tidak mengundang dua klub Arema Cronus dan Persebaya Surabaya.

Arema Cronus dan Persebaya belum mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia untuk mengikuti QNB League karena masih bermasalah dengan legalitas namun oleh PSSI tetap diikutkan dalam kompetisi kasta tertinggi sepakbola negeri ini.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Kamis, 16 April 2015

Alasan Kesehatan, Alfred Riedl Mundur Latih PSM Makassar

MAKASSAR, - Kabar kurang mengenakan datang dari Makassar di saat  kompetisi Liga QNB sedang libur untuk meredakan konflik yang ada serta menyambut kongres sang pelatih justur memilih mundur dari jabatannya sebagai pelatih.

Sebagaimana informasi yang bereda, Pelatih PSM Makassar Alfred Riedl memutuskan mundur dari jabatan pelatih klub tersebut dengan alasan kesehatan.

Pengunduran dirinya sendiri pun bukan mendatangi langsung manajemen klub tetepi melalui surat elektronik (emai).

Dengan kabar mengejutkan ini membuat manajemen klub belum bisa memutuskan soal langkah selanjutnya terutama mencari pelatih jelang kompetisi bergulir kembali.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Senin, 13 April 2015

Pelatih PBR Terkesan dengan Bekasi

BEKASI, - Pelatih Pelita Bandung Raya yang kini berubah menjadi Persipasi Bandung Raya, Dejan Antonic terkesan dengan penyambutan oleh warga Bekasi yang menurutnya sangat beda ketika ditempat yang lama

“Beda sekali antusiasme penonton di Bandung dan Bekasi. Antusiasme mereka harus kami bayar dengan kerja keras supaya bisa menorehkan prestasi membanggakan. Akan kami perlihatkan kerja keras itu di pertandingan pertama setelah pindah ke Kota Bekasi nanti,”ucapnya sebagaimana dilansir dari media setempat

Kepindahan ke Bekasi ini adalah kesekian kalinya klub ini berkelana tanpa komitmen dimulai dari Lebak Bulus Jakarat kemudian Solo, berlanjut Cilegon, Karawang, Purwakarta, hingga Bandung dan hari ini Bekasi.

Di Bekasi inilah akhirnya klub ini tidak lagi menggunakan nama Petita yang sudah disandang lebih dari 28 tahun berkelana.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

PBR Resmi Bersatu dengan Persipasi

BEKASI, - Tanpa melihat aspirasi para pecinta sepakbola daerahnya yang beredar di jaringan sosial media tidak membuat keputusan petinggi klub asal Kota Bekasi, Persipasi menarik diri bahkan terus maju.

Bahkan Walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang namanya beredar di lini masa sosial media justru berharap hasil penggabungan atas klub kebanggaan wilayahnya dengan Pelita Bandung Raya akan menyelamatkan tim kebanggaan warganya.

“Saya bahagia sekaligus lega dengan kedatangan PBR ke Kota Bekasi, karena momentum ini sekaligus menyelamatkan Persipasi,”ucapnya.

Menurut dirinya, klub kebanggaan daerahnya selama ini vakum pasca degradasi dari Divisi Utama PSSI pada 2014.

Namun apa yang dikatakan sang Walikota soal vakum pasca degradasi sangat bertentangan dengan yang terjadi dimana jatuhnya klub tersebut dikarenakan tidak adanya perhatian dari pemerintah kota dalam hal memfasilitasi tempat bertanding.

Dimana Kota Bekasi memiliki stadion yang baru saja direnovasi ketika Persipasi memulai musim di kasta Divisi Utama namun kenyataannya, klub ini harus mencari rumahnya sendiri dalam menjalani kompetisi hingga akhirnya harus dikurangi point dan beberapa sanksi yang berujung degradasi.

Sementara itu, Pelatih PBR Dejan Antonic mengatakan antusiasme warga Bekasi dengan hadirnya mereka mendatangkan kebahagiaan dan kebanggaan.

“Beda sekali antusiasme penonton di Bandung dan Bekasi, Antusiasme mereka harus kami bayar dengan kerja keras supaya bisa menorehkan prestasi membanggakan,”ucapnya.



Kontak blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz

Jumat, 10 April 2015

Stadion Patriot Belum Siap Digunakan

BEKASI, - Rencananya Pelita Bandung Raya (PBR) untuk menggunakan stadion Patriot Kota Bekasi nampaknya belum bisa terwujud.

Sebagaimana dilansir dari media lokal, belum terwujudnya berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Bekasi, Encu Hermana mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan PBR seputar penggunaan stadion.

“Belum ada pembicaraan dengan PBR seputar penggunaan stadion. Lagipula hingga saat ini memang boleh digunakan,”ucapnya.

Alasan belum bisanya digunakan Stadion Patriot dikarenakan masih dikerjakannya beberapa pembangunan seperti pada tribun utara dan selatan serta fasilitas parkir.

Sepanjang keberadaan pembangunan yang berbanderol Rp400 miliar ini hanya sekali digunakan sebagaimana fungsi dari stadion ini ketika pertandingan eksebisi antara Persipasi kontra Persija Jakarta sisanya digunakan untuk kegiatan Pemda yang dipimpin oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi

Kepastian ini mematahkan asumsi masing-masing juru bicara klub yang mengatakan bahwa Stadion Patriot Kota Bekasi bisa digunakan sebagai kompensasi dari penggabungan tersebut



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 09 April 2015

Klub dan PT Liga Indonesia Sepakat Tunda Liga QNB 2015

JAKARTA, - Permasalahan yang terjadi diawal musim kompetisi berujung tidak terselesaikannya membuat klub dan operator liga sepakat untuk menunda liga mulai tanggal 12 hingga 25 April mendatang.

Informasi yang didapat, keputusan tersebut keluar setelah melakukan rapat bersama dengan 18 Klub Liga QNB di sebuah hotel di Jakarta Rabu (8/4) malam.

Keputusan nasib liga ini sendiri baru akan ketahuan saat pengurus baru yang akan dipilih pada Kongres Luar Biasa PSSI pada 18 April mendatang.

Apa yang dilakukan oleh Klub dan operator Liga sepertinya cari aman dimana pertandingan musim baru sudah berjalan sejak 4 April lalu dimana setiap klub sudah memainkan dua laga.

Keputusan menunda ini terkait adanya sedikit ancaman yang berujung polemic yang terjadi antara Liga dengan BOPI dan Kemenpora yang didukung oleh pecinta sepakbola demi maju serta transparannya sepakbola nasional.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Tanggapan Pelatih Pusamania FC Soal Imbang Melawan Persebaya

SURABAYA, - Hasil imbang melawan tuan rumah Persebaya tidak membuat Pusamania Borneo FC kecewa bahkan itu sudah maksimal dilakukan.

Hal ini disampaikan Pelatih Pusamania Borneo FC Arcan Iure ketika memberikan keterangan kepada media pasca pertandingan kontra Persebaya.

“Seperti yang saya kemukakan sebelumnya kedua kesebelasan memainkan sepakbola modern. Hasil ini mungkin tidak sempurna untuk Persebaya, namun bagi saya ini sudah maksimal,”ucapnya.

Menurut pelatih asal Moldova, dirinya mengenal kekuatan Persebaya sehingga dapat menyesuaikan gaya permainan timnya dengan lawan.

“Saya kenal kekuatan Persebaya, jadi tentu saya menyesuaikan gaya permainan tim kami dengan karakter lawan. Hari ini kami mengandalkan pemain dengan kecepatan untuk dapat membangun serangan balik efektif,”ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Rabu, 08 April 2015

Sujud Syukur Pelatih Gresik United atas Laga Kontra Mitra Kukar

GRESIK, - Pelatih Gresik United, Liestiadi bersyukur atas raihan anak asuhnya yang mampu meraih kemenangan dalam Liga QNB kontra Mitra Kukar.

Hal ini disampaikan pasca pertandingan yang berlangsung di Stadion Petrokimia, Gresik sebagaimana dilansir media setempat, dengan kemenangan ini memutuskan catatan tidak pernah menang dari Mitra Kukar setiap bertemu.

“Kami bersyukur akhirnya bisa pecahkan mitos. Dalam beberapa pertandingan terakhir, tren kemenangan memang lebih condong memihak Mitra Kukar. Saya senang kali ini Gresik yang menang,”ucapnya.

Keitka ditanya soal protes wasit yang dilontarkan Pelatih Mitra Kukar, Scott Cooper, Liestiadi tidak mau berkomentar banyak.

Soal wasit, Kapten Tim Bima Sakti pun berkomentar bahwa kinerjanya sudah cukup baik walau masih ada beberapa kekurangan

“Wasit juga manusia biasa yang tak luput dari salah. Tapi, saya kira wasit dalam laga ini cukup fair memimpin jalannya pertandingan, meskipun memang masih ada beberapa kekurangan,”ucapnya.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Pelatih Persebaya Kecewa Dengan Hasil Imbang

SURABAYA, - Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan mengaku tidak puas dengan hasil yang diterima anak asuhnya ketika melakoni laga melawan Pusamania Borneo (PBFC) pada lanjutan Liga QNB

Ketidak puasan Pelatih Ibnu dilontarkan dalam sesi jumpa wartawan setelah pertandingan yang berakhir 1-1 dimana timnya harus tertinggal terlebih dahulu sebelum Emile Mba Mba mampu menyelamatkan muka Bajul Ijo di hadapan para suporternya.

“Secara perolehan poin jelas mengecewakan, tapi secara permainan saya rasa sudah maksimal terutama saat babak kedua kami menguasai laga tapi susah untuk membuat gol. Bersyukur kami mampu untuk menyamakan kedudukan di sisa waktu pertandingan. Meski target kami sebenarnya adalah meraih poin penuh namun tentu hasil ini akan menjadi bahan evaluasi untuk ke depan,”ucapnya

Setelah melakoni dua partai di kandangnya, Persebaya akan melakukan debut tandangnya di Liga QNB dengan berhadapan klub Ibukota, Persija pada 12 April mendatang.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Pelatih Mitra Kukar Soroti Kinerja Wasti

GRESIK, - Wasit lagi-lagi dicap sebagai pemicu kekalahan dalam sebuah tim ketika berlaga, hal ini juga dialami oleh Mitra Kukar.

Pelatih Mitra Kukar sebagaimana dilansir media setempat mengatakan tidak puas dengan kepemimpinan wasit Suyanto ketika memimpin pertandingan antara timnya dengan Gresik United dalam lanjutan Liga QNB Rabu (8/4).

Menurut pelatih asal Inggris ini banyak kesalahan yang dilakukan wasit dalam memimpin jalan pertandingan bahkan dirinya geram dengan tindakan Suyanto memberikan kartu merah kepada pemainnya, Jajang Mulyana di menit ke-85.

“Wasit kurang fair dalam memimpin jalannya laga kali ini, banyak keputusan yang dikeluarkan justru merugikan kami sebagai tim tamu. Saya sangat kecewa dengan beberapa keputusan yang merugikan Mitra Kukar. Selain itu ada keputusan-keputusan lain dari wasit yang merugikan kami seperti gol kedua Gresik, saya lihat yang cetak gol itu sudah berada dalam posisi off-side tapi kenapa disahkan?,”ucapnya.

Pelatih Scot juga menyoroti kurang bersahabatnya para supporter Gresik United terhadap keberadaan timnya ketika bertanding yang memicu tensi tinggi dan saling lempar dengan para pemainnya.

“Saya juga kecewa dengan supporter yang sempat melempari pemain kami, Sebab itu juga cukup merugikan kami,”ucapnya.

Hal serupa juga terlontar dari sang Kapten Tim, Zulkifly Syukur yang mengatakan klub berjuluk Naga Mekes ini banyak dirugikan oleh keputusan wasit.

“Kami sudah bekerja keras untuk bisa memenangi pertandingan, tapi lantas dikacaukan oleh perangkat pertandingan. Kalau kualitasnya seperti ini terus bagaimana nasib sepakbola kita ? Karena liga ini kan tujuannya untuk menuju jenjang yang lebih tinggi,”ucapnya


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Liga QNB, Gaston Kembali Ke Pangkuan PBR

BANDUNG, - Klub asal Bandung, Pelita Bandung Raya (PBR) memastikan akan kembali merekrut Gaston Castano untuk memperkuat lini depan dalam mengarungi laga QNB ini.

Informasi yang beredar, mantan penyerang Gresik United ini sudah melakukan penandatanganan kontrak dengan PBR pada Rabu (8/4)

Hadirnya mantan pujaan hati Julia Perez ini akan mengisi posisi yang ditinggalkan Spasojevic yang memilih berlabuh ke Persib Bandung.

Gaston bukan muka baru di PBR, dirinya pernah bergabung dengan klub yang dipimpin oleh Marco Gracia Pulo ini namun hanya setengah musim lalu lantaran harus divonis cedera berkepanjangan yang akhirnya memutuskan untuk kembali ke negerinya untuk menjalani pengobatan secara intensif.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz