BEKASI, - Tanpa melihat
aspirasi para pecinta sepakbola daerahnya yang beredar di jaringan sosial media
tidak membuat keputusan petinggi klub asal Kota Bekasi, Persipasi menarik diri
bahkan terus maju.
Bahkan Walikota Bekasi,
Rahmat Effendi yang namanya beredar di lini masa sosial media justru berharap
hasil penggabungan atas klub kebanggaan wilayahnya dengan Pelita Bandung Raya
akan menyelamatkan tim kebanggaan warganya.
“Saya bahagia sekaligus lega
dengan kedatangan PBR ke Kota Bekasi, karena momentum ini sekaligus
menyelamatkan Persipasi,”ucapnya.
Menurut dirinya, klub
kebanggaan daerahnya selama ini vakum pasca degradasi dari Divisi Utama PSSI
pada 2014.
Namun apa yang dikatakan
sang Walikota soal vakum pasca degradasi sangat bertentangan dengan yang
terjadi dimana jatuhnya klub tersebut dikarenakan tidak adanya perhatian dari
pemerintah kota dalam hal memfasilitasi tempat bertanding.
Dimana Kota Bekasi memiliki
stadion yang baru saja direnovasi ketika Persipasi memulai musim di kasta
Divisi Utama namun kenyataannya, klub ini harus mencari rumahnya sendiri dalam
menjalani kompetisi hingga akhirnya harus dikurangi point dan beberapa sanksi
yang berujung degradasi.
Sementara itu, Pelatih PBR
Dejan Antonic mengatakan antusiasme warga Bekasi dengan hadirnya mereka
mendatangkan kebahagiaan dan kebanggaan.
“Beda sekali antusiasme
penonton di Bandung dan Bekasi, Antusiasme mereka harus kami bayar dengan kerja
keras supaya bisa menorehkan prestasi membanggakan,”ucapnya.
Kontak blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/catatanLorcasz