Tampilkan postingan dengan label Autisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Autisme. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 April 2015

PBB Serukan Perusahaan untuk Komitmen untuk Pekerjakan Orang dengan Autisme

NEW YORK, - Perserikatan Bangsa-Bangsa menyoroti bahwa orang dengan Autisme memiliki ketrampilan yang sangat besar dan meminta perusahaan untuk mempekerjakan komunitas ini.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon dalam pernyataannya menyambut Hari Kesadaran Autisme Sedunia

“Orang-orang dengan autism memiliki potensi besar. Sebagian besar memiliki ketrampilan visual, seni atau akademis yang luar biasa. Berkat penggunaan teknologi bantu orang non-verbal dengan autism dapat berkomunikasi dan berbagi kemampuan tersembunyi mereka. Namun bahkan di mana kesadaran autism yang paling canggih, lebih dari 80 persen orang dewasa dengan autism menganggur. Itulah mengapa sangat penting bagi pengusaha untuk memahami ketrampilan yang unik dan luar biasa mereka untuk memungkinkan lingkungan kerja di mana mereka dapat unggul,”ucapnya.

Dalam menyambut hari Autisme Sedunia, Sekretaris Ban meluncurkan Call to Action sebagai desakan kepada pengusaha untuk menciptakan zona kerja dimana orang dengan Austime dapat unggul.

“Kami mendorong kantor publik, perusahaan dan usaha kecil untuk melihat lebih dekat pada cara mereka memandang orang dengan autism untuk meluangkan waktu untuk belajar tentang kondisi dan menciptakan peluang mengubah hidup,”ucapnya.

Autisme sendiri adalah gangguan neurologis yang mempengaruhi fungsi otak yang menyerang anak-anak di banyak negara tanpa memandang jenis kelami, ras atau status sosial ekonimi.

Tanda dari Austisme sendiri ditandai dengan gangguan dalam interaksi sosial masalah dengan komunikasi verbal dan non-verbal dan dibatasi, perilaku berulang pada minat dan aktivitas.

Majelis Umum PBB pun ikut berperan dalam situasi ini dengan mengumumkan setiap tanggal 2 April setiap tahun dirayakan sebagai Hari Kesadaran Autisme Sedunia

Hari Kesadaran Autisme sedunia ini sendiri bertujuan untuk mendorong pemahaman yang lebih besar dan memberdayakan orang tua dalam mencari terapi serta mengundang para pembuat kebijakan untuk mendorong dan membuka pintu mereka untuk komunitas autism.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz

Kamis, 02 April 2015

Tugu Monas Rayakan Hari Autisme

JAKARTA, - Ada yang menarik ketika melihat Tugu Monas di kala malam pada awal bulan ini dimana diterangi lampu sorot warna biru.

Warna biru tersebut bukanlah warga biasa tetapi juga menandakan bahwa Tugu Monas pun ikut merayakan Hari Autisme Sedunia.

Setidaknya ada sekitar 136 negara ikut bagian dalam kampanye Light it up Blue (LIUB) dengan menyoroti lambang atau landmark dari negara tersebut dengan lampu warna biru.

Alasan warna biru adalah mewakili anak laki-laki yang paling banyak terdiagnosa menderita penyakit tersebut yang muncul lima kali lipat lebih banyak daripada anak perempuan.

Warna lampu biru akan terus menyianari Tugu Monas selama sebulan penuh



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz