Jumat, 10 April 2015

Terkait dengan TKDN, Xiaomi Minati Bermitra di Indonesia

JAKARTA, - Terkait adanya kebijakan pemerintah dimana setiap perangkat ponsel yang dicanangkan harus ada Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) membuat Xiaomi berminat untuk membuka pabrik di tanah air.

Hal ini disampaikan Steve Vickers selaku GM Asia Tenggara Xiaomi saat peluncurkan kerja sama bundling ponsel Xiaomi dan XL namun dirinya tidak mengarahkan untuk membuka pabrik namun lebih kepada menggandeng mitra lokal untuk merakit perangkatnya.

“Targetnya tahun (2015) ini bisa merakit di Indonesia. Saat ini kami tengah mencari electronic manufacturing service (EMS) yang akan kami percaya untuk melakukan perakitan,”ucapnya.

Namun Steve tidak menjelaskan sejauh apa proses yang akan dilakukan pihaknya untuk mewujudkan TKDN tersebut.

Saat ini Xiaomi mengandalkan jaringan Erajaya untuk pasarkan produk dengan offline, sedangkan untuk online produsen asal Tiongkok ini melakukan kemitraan dengan Lazada dan bertambah dengan hadirnya Elevania.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz