PANAMA CITY, - Sejarah
Amerika membuat lembaran baru dimana hampir 50 tahun baru di tahun 2015 ini
pemimpin dua negara yang berselisih bisa bertatap muka dan berjabat tangan.
Hanya di Panama City tempat
berlangsungnya kTT Amerika menjadi saksi dimana Presiden Amerika Serikat Barack
Obama dan Raul Castro dari Kuba bertatap muka dan menjabat tangan.
Sebagaimana dilansir dari
media setempat, momen sejarah ini disampaikan Juru Bicara Badan Keamanan
Nasional AS, Bernadette Meehn
“Di KTT Amerika malam ini,
Presiden Obama dan Presiden Castro menyapa satu sama lain dan berjabat tangan,”ucapnya.
Sebelum bertatap muka di
ajang KTT Amerika, Obama dan Castro juga berkomunikasi melalui saluran telepon
untuk membahas normalisasi hubungan kedua negara.
Pembicaraan dua pemimipin
ini menurut Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS, Ben Rhodes mengatakan sebagai
persiapan interaksi pada Jumat dan Sabtu
“Kami berada dalam wilayah
baru sekarang, alasan kami berada di sini adalah karena presiden sangat percaya
bahwa pendekatan yang dilakukan selama ini untuk mengisolasi dan berfokus pada
penyingkiran warga Kuba dan Amerika Serikat telah gagal,”ucapnya
Sebagai informasi, hubungan
AS-Kuba renggang ketika revolusi di Kuba ketika Diktaktor Fulgencio Batista
yang didukung Washington DC dilengserkan Fidel Castro pada 1 Januari 1959.
Pertemuan tingkat tinggi
terjadi pada April 1959 antara Wakil Presiden AS ketika Richard M Nixon dengan
Fidel Casto.
Pasca pertemuan tingkat
tinggi tersebut hubungan AS-Kuba memburuk terutama di pemerintahan John
Fitzgerald Kennedy yang memberikan sanksi kepada negeri tersebut.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz