JAKARTA, - Tidak butuh lama
untuk Kemenpora untuk menanggapi surat berisi ancaman sanksi yang tulis Sekjen
FIFA dengan mengatakan tidak terkejut dengan tulisan tersebut.
Sebagaimana dilansir dari
laman Kemenpora, menurut Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora
Gatot S Dewa Broto mengatakan FIFA harus menyadari sepenuhnya bahwa Kemenpora
dan BOPI justru membantu otoritas sepakbola tertinggi di dunia.
“Kemenpora tidak terkejut
dengan adanya tanggapan FIFA yang cenderung menyalahkan Kemenpora dan BOPI.
Meski, baik dalam suratnya ke FIFA per tanggal 26 Februari 2015 dan kemudian
juga 2 April 2015, Kemenpora jelas-jelas sudah berusaha keras meyakinkan FIFA,”tulis
Gatot
Deputi Gatot juga mengatakan
justru FIFA harus sadar dari bahwa apa yang dilakukan Kemenpora dan BOPI adalah
membantu insitusi sepakbola dunia tersebut untuk menegakkan aturan tanpa harus
ada intervensi
“FIFA harus menyadari sepenuhnya bahwa
Kemenpora dan BOPI justru sudah membantu FIFA untuk menegakkan aturan tanpa
harus intervensi,”tulisnya dalam keterangan resminya.
Sebagai informasi, dalam
surat tertanggal 10 April tersebut yang ditandatangani Sekjen FIFA Jerome
Valcke menanggapi langkah Kemenpora dan BOPI yang melakukan verifikasi terhadap
tim peserta QNB League
Menurut FIFA, hanya anggota
mereka atau pelaksana liga yang bisa menjadi penentu syarat yang harus dipenuhi
oleh klub untuk bisa mengikuti kompetisi.
Jika ada yang menambahkan
kriteria lain di luar kritieria yang sudah diterapkan maka itu berarti indikasi
adanya sebuah pelanggaran.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz