Kamis, 09 April 2015

Keidanren Beraudiensi dengan Menlu RI

JAKARTA, - Pagi tadi (9/4), Menlu RI menerima courtesy call dari Federasi Bisnis Jepang (Keidanren) di Gedung Pancasila.

Sebagaimana informasi yang diterima Direktorat Informasi dan Media Kemlu RI melalui email menjelaskan bahwa delegasi Keidanren terdiri dari 46 pengusaha asal Jepang. 18 diantaranya merupakan pemimpin setingkat CEO dari berbagai perusahaan terkemuka seperti Toyota Motor Corp, Mitsubishi Corp, Asahi Group Holdings, dan Toshiba Corp.

Pada pertemuan tersebut, Wamenlu RI yang juga menjadi Ketua Satgas Diplomasi Ekonomi di Kemlu hadir untuk lebih dalam berdiskusi dengan anggota Keidanren.

Kunjungan yang merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Jokowi ke Jepang pada tanggal 23-25 Maret 2015, merefleksikan confidence tinggi Jepang untuk semakin meningkatkan investasi di Indonesia.

Menlu kembali menegaskan bahwa Jepang, investor terbesar kedua di Indonesia setelah Singapura, sepatutnya dapat kembali menjadi investor terbesar di Indonesia.

Lebih lanjut, Menlu juga menggarisbawahi bahwa dengan terbentuknya ASEAN Economic Community pada akhir tahun ini, pasar bagi investor Jepang di Indonesia akan bertambah, dengan pangsa pasar 600 juta orang.

Menlu mengharapkan hal ini dapat menjadi insentif bagi perusahaan anggota Keidanren untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi yang akan diekspor ke ASEAN.

Dalam pertemuan ini, Keidanren menegaskan bahwa bidang-bidang investasi di Indonesia yang diminati antara lain infrastruktur, manufaktur, jasa, dan otomotif.

Berbagai perusahaan papan atas Jepang tengah membangun sejumlah pabrik di Indonesia. Asahi, bekerja sama dengan Indofood, sedang membangun pabrik yang memproduksi air mineral dan teh hijau (ocha) di Sukabumi dengan nilai investasi sebesar Rp. 700 milliar.

Toyota Corp akan membangun pabrik bis dengan nilai investasi sebesar Rp. 20 triliun. Mitsubishi Corp turut membangun pabrik di daerah Tangerang yang akan memproduksi tiga jenis mobil.

Seluruh perusahaan di atas akan memasarkan produknya di Indonesia dan ASEAN.   Sehari sebelumnya (8/4), Keidanren telah melakukan courtesy call kepada Presiden RI di Istana Negara.

Sebagai informasi, Keidanren merupakan organisasi ekonomi eksklusif Jepang dengan anggota 1,309 perusahaan, 112 asosiasi industri nasional, dan 47 organisasi ekonomi regional.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz