JAKARTA, - Pagi tadi (9/4),
Menlu RI menerima courtesy call dari Federasi Bisnis Jepang (Keidanren) di
Gedung Pancasila.
Sebagaimana informasi yang
diterima Direktorat Informasi dan Media Kemlu RI melalui email menjelaskan
bahwa delegasi Keidanren terdiri dari 46 pengusaha asal Jepang. 18 diantaranya
merupakan pemimpin setingkat CEO dari berbagai perusahaan terkemuka seperti
Toyota Motor Corp, Mitsubishi Corp, Asahi Group Holdings, dan Toshiba Corp.
Pada pertemuan tersebut,
Wamenlu RI yang juga menjadi Ketua Satgas Diplomasi Ekonomi di Kemlu hadir
untuk lebih dalam berdiskusi dengan anggota Keidanren.
Kunjungan yang merupakan
tindak lanjut dari kunjungan Presiden Jokowi ke Jepang pada tanggal 23-25 Maret
2015, merefleksikan confidence tinggi Jepang untuk semakin meningkatkan
investasi di Indonesia.
Menlu kembali menegaskan
bahwa Jepang, investor terbesar kedua di Indonesia setelah Singapura,
sepatutnya dapat kembali menjadi investor terbesar di Indonesia.
Lebih lanjut, Menlu juga
menggarisbawahi bahwa dengan terbentuknya ASEAN Economic Community pada akhir
tahun ini, pasar bagi investor Jepang di Indonesia akan bertambah, dengan
pangsa pasar 600 juta orang.
Menlu mengharapkan hal ini
dapat menjadi insentif bagi perusahaan anggota Keidanren untuk menjadikan
Indonesia sebagai basis produksi yang akan diekspor ke ASEAN.
Dalam pertemuan ini,
Keidanren menegaskan bahwa bidang-bidang investasi di Indonesia yang diminati
antara lain infrastruktur, manufaktur, jasa, dan otomotif.
Berbagai perusahaan papan
atas Jepang tengah membangun sejumlah pabrik di Indonesia. Asahi, bekerja sama
dengan Indofood, sedang membangun pabrik yang memproduksi air mineral dan teh
hijau (ocha) di Sukabumi dengan nilai investasi sebesar Rp. 700 milliar.
Toyota Corp akan membangun
pabrik bis dengan nilai investasi sebesar Rp. 20 triliun. Mitsubishi Corp turut
membangun pabrik di daerah Tangerang yang akan memproduksi tiga jenis mobil.
Seluruh perusahaan di atas
akan memasarkan produknya di Indonesia dan ASEAN. Sehari sebelumnya (8/4), Keidanren telah
melakukan courtesy call kepada Presiden RI di Istana Negara.
Sebagai informasi, Keidanren
merupakan organisasi ekonomi eksklusif Jepang dengan anggota 1,309 perusahaan,
112 asosiasi industri nasional, dan 47 organisasi ekonomi regional.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz