SURABAYA, - Basha Market,
sebuah bazaar industri kreatif yang mengedepankan visual experience bagi para
pengunjung kembali digelar untuk kedua kalinya di Tunjungan Plaza Jumat (10/4)
hingga Minggu (12/4).
Sebagaimana informasi yang
diterima dari Ogie Wicaksana melalui email menjelaskan Basha Market #2 kali ini
mengusung tema Hyperspace dan memberi kesempatan bagi para pengunjung untuk
membeli berbagai produk kreatif karya pelaku industri kreatif di tanah air,
sembari menikmati indahnya visual experience yang disiapkan oleh panitia.
Untuk sesaat, para
pengunjung diberi kesempatan untuk menjelajahi ruang luas sebesar galaxi ketika
mengunjungi Basha Market #2.
Devina Sugono, Co-Founder
Basha Market bahwa berbagai keindahan design yang dipersiapkan oleh panitia
adalah salah satu keunikan Basha Market.
“Kami menyadari bahwa konsep
bazaar tematik bukanlah sesuatu hal yang baru di Indonesia, oleh karena itu
kami mencoba membuat penekanan utama pada visual experience yang didapatkan
oleh para pengunjung. Setiap seri Basha Market akan dibuat dengan berbagai
photo booth dan photo wall dengan ilustrasi yang menakjubkan sesuai dengan tema
yang kami usung. Kami ingin membawa para pengunjung ke sebuah dunia baru meski
hanya sesaat.”ucapnya
Sementara Co-Founder Basha
Market, Christie Erin Harsono, menuturkan bahwa Basha Market merupakan platform
utama bagi para pengusaha muda berbakat untuk menjangkau konsumen mereka
melalui sebuah acara menarik yang tidak hanya melayani kebutuhan fashion,
kuliner dan gaya hidup yang begitu beragam di Indonesia namun juga memberikan
tempat bagi komunitas kreatif lokal yang berbakat.
“Sebagai kota dengan
perekonomian kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya tentu
memiliki pasar industri kreatif yang besar. Pemuda Surabaya harus bisa mendapat
tempat dan diberi kesempatan untuk berkibar di Industri kreatif.”ucapnya
Erin juga menambahkan bahwa
pihaknya ingin menyatukan vendor dengan konsumen serta memberi ruang komunikasi
antara pengusaha dengan komunitas dalam membantu mereka berupaya meningkatkan
brand awareness.
“Kami ingin menyatukan
vendor dengan konsumen dan juga memberi ruang komunikasi antara pengusaha
dengan komunitas untuk membantu mereka dalam upaya peningkatan brand awareness
dan membawa mereka ke tingkatan yang lebih tinggi, hingga diakui secara
nasional maupun global. Basha Market diselenggerakan sebagai bagian dari
komitmen kami untuk mengembangkan serta mempromosikan berbagai talenta lokal
yang berbakat,” tutur Erin.
Lebih dari 120 vendor yang
telah dikurasi oleh panitia akan membuka booth mereka untuk bertemu dengan para
penikmati industri kreatif di Surabaya.
Basha memprioritaskan vendor
lokal yang merancang dan memproduksi produk mereka sendiri. Event pertama Basha
Market membawa jalanan Broadway ke Surabaya pada Desember 2014 di Tunjungan
Plaza.
Dengan hampir seratus vendor
yang berasal dari berbagai kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Medan,
Solo dll, acara ini menawarkan konsep one-stop event bagi teman, pasangan dan
keluarga untuk berbelanja, makan, nongkrong dan mengapresiasi berbagai talenta
lokal.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz