WASHINGTON DC, - Keputusan
Hillary Clinton mencalonkan diri sebagai calon presiden AS 2014 bersamaan
dengan peluncuran sosialisasi terhadap dirinya di berbagai bidang termasuk
sosial media.
Salah satunya dalam laman
jejaring sosial pertemanan Facebook dimana baru muncul sudah dipenuhi dengan
ribuan jempol (like)
Setidaknya lebih dari 800
ribu memberikan jempol (like) pada laman tersebut yang akan terus bertambah
dengan sejumlah pemberitaan.
Sedangkan untuk video
pertama Clinton yang akan mencalonkan diri setidaknya sudah lebih dari 100 ribu
yang menyukainya.
Bahkan akun Twitter pribadi
Hillary sendiri pun dibanjiri retweets yang mencapai 90 ribu ketika dirinya
mengumumkan maju sebagai Presiden AS tahun 2016.
“Saya mencalonkan diri
sebagai presiden. Setiap hari Amerika membutuhkan jagoan. Dan saya ingin
menjadi jagoan itu,”kicaunya dalam akun twitternya.
Sebagaimana informasi yang
bereda di Amerika, tanda-tanda Clinton maju sebagai Presiden AS 2016 dimulai
saat salah satu petinggi perusahaan teknologi mesin pencari, Google yang
ditarik menjadi bagian tim kampanyenya.
Isu yang diangkat oleh
Clinton dalam kampanyenya adalah permasalahan wanita seperti hak aborsi, akses
terhadap kontrasepsi dan cuti sakit yang dibayar.
Tempat pertama yang akan
dikunjungi mantan ibu negara adalah Iowa untuk mensosiliasikan dan menggalang
dukungan terutama masyarakat biasa negeri itu.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz