Senin, 20 April 2015

#KAA60 , RI-Korea Bahas Kerjasama

JAKARTA, - Disela-sela penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika ke-60 Indonesia menjalin komunikasi dan pertemuan bilateral dengan berbagai anggota delegasi KAA.

Salah satunya adalah dengan Korea Selatan, sebagaimana dilansir dari laman resmi KAA, Wakil Menteri Luar Negeri RI AM Fachir mengatakan Indonesia dan Korea Selatan dalam ajang Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika telah melakukan pembiacaraan yang sangat produktif bagi kedua negara. Pembicaraan yang dilakukan antara lain adalah peran penting Korea Selatan dalam mempromosikan Kerjasama Selatan-Selatan.

"Pembicaraan yang produktif kami lakukan. Kami tidak hanya mendiskusikan bilateral tapi juga peran penting Kosel dalam mempromosikan Kerjasama Selatan-Selatan, KAA. Kami sudah kerjasama trilateral tidak hanya dengan negara di Afrika, tapi juga di Asia," kata Fachir di Jakarta Convention Center, Senin (20/4).

Menurut Fachir, Indonesia dan Korea Selatan perlu menyinergikan langkah untuk maju ke level kerjasama yang lebih tinggi.

Pada dasarnya, Indonesia mengapresiasi peran Korsel dalam mempromosikan Kerjasama Selatan-Selatan, karena itu kehadiran Korea Selatan dalam kali ini sangat diapresiasi.

"Indonesia dan Korea Selatan punya banyak areal kerjasama. Kami tadi hanya bicara sedikit, karena waktu terbatas. Nanti akan ada pertemuan lanjutan. Yang penting Presiden Jokowi sudah ke Korsel pada Desember 2014, jadi itu kunjungan penting Presiden Jokowi di kawasan," ujar Fachir.

Sementara  Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Cho Tae-yul mengatakan Indonesia adalah mitra yang paling strategis bagi Korea Selatan. Ditandai dengan kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke Korea Selatan dalam spesial Business Summit Meeting Korea dan ASEAN.

"Tanpa diragukan (Indonesia mitra strategis korea Selatan), kita kerja bersama, bilateral berlanjut tumbuh ke level yang lebih tinggi. Dari bilateral, regional ke level global. Kami adalah anggota MITA, yang merupakan grup negara berkembang seperti, Indonesia, Korea, Australia, Turki, Meksiko. Jadi ini bukti bahwa hubungan bilateral kita telah tumbuh bukan hanya isu bilateral tapi juga global," ucapnya.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz