JAKARTA, - Ada yang menarik
dalam perhelatan Konferensi Asia Afrika ke-60 dimana para delegasi menyepakati
adanya Asia Afrika Center (AAC) dengan tujuan bisa mewujudkan strategis baru
kemitraan dua benua ini.
Hal ini disampaikan Juru
Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Armanatha Natsir sebagaimana
dilansir dari laman resmi KAA
“Rencananya nanti tiap dua
tahun sekali akan ada pertemuan antara negara-negara Afrika dan Asia,”ucapnya.
Menurut Jubir Natsir, lewat
peringatan yang akan digelar pada dua kota, Jakarta dan Bandung diharapkan
semangat Dasasila Bandung bisa menjadi inspirasi.
“Sinergi antara
negara-negara Asia dan Afrika akan terus ditingkatkan agar tercapai kemajuan
yang signifikan baik disektor ekonomi, politik dan sosial,”ucapnya.
Jubir yang sering disapa
Tata mengatakan bahwa sebagai tuan rumah Indonesia ingin mendorong agar
tercipta banyak peluang kerja sama, sehingga tingkat kemajuan secara
bersama-sama Afrika dan Asia,”ucapnya.
Menurutnya semangat Bandung
yang telah dideklarasikan tahun 1955 masih tetap relevan dengan kondisi
sekarang selain itu dalam situasi dunia yang terus berubah secara cepat masih
diperlukan penguatan kerja sama Asia dan Afrika.
Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz