OSLO, - Mungkin bagi para
penikmat radio FM tidak akan pernah bisa mendengarkan gelombang radio
favoritnya ketika berkunjung ke Norwegia.
Karena terhitung 11 Januari
2017 mendatang, Pemerintah Kerajaan Norwegia melalui Kementerian Budayanya
mengumumkan akan menutup radio FM tersebut dan beralih ke ranah online.
Sebagaimana dilansir dari
media setempat, Menurut Menteri Budaya Thorhild Widvey bahwa dengan kebijakan
ini para pendengar masih bisa mengakses konten radio yang beragam lengkap
dengan kualitas suara dan fungsi yang jauh lebih baik.
“Para pendengar akan bisa
mengakses konten radio yang lebih beragam lengkap dengan kualitas suara dan
fungsi baru yang jauh lebih baik,”ucapnya.
Sebagai informasi, Norwegia
hanya memiliki lima stasiun radio sementara dengan digital radio setidaknya
akan tersedia sekita 22 saluran nasional.
Dari segi biaya, Radio FM
memakan dana lebih mahal delapan kali dari Digital, karena operasioan Saluran
Digtal bisa hemat USD25 juta atau kisaran Rp322 miliar.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz