JAKARTA,
- Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi
membuka Regional Interactive Meeting on
Investment Treaty Models yang berlangsung mulai tanggal 20 – 22 Januari 2015.
Sebagaimana
informasi yang diterima dari Fasilitas Media-FasMed Kemlu melalui email
mengatakan pertemuan tersebut diselenggarakan atas kerja sama Kemlu dengan United Nations Conference on Trade and
Development (UNCTAD) dan International Institute for Sustainable Development /
IISD (Lembaga Riset Internasional yang memfokuskan pada isu kebijakan
pembangunan dan lingkungan hidup).
Pertemuan
tersebut dihadiri oleh para negosiator perjanjian investasi internasional dari
seluruh negara ASEAN dan wakil – wakil Kementerian terkait, akademisi dan
kalangan praktisi hukum.
Pertemuan
tersebut memiliki arti penting bagi pelaksanaan diplomasi Indonesia yang salah
satunya bertujuan untuk mewujudkan kemandirian perekonomian nasional.
Pertemuan
diharapkan dapat mendukung upaya Pemerintah dalam melakukan peninjauan kembali
semua perjanjian perlindungan investasi yang telah dibuat oleh Pemerintah.
Sebagaimana
diketahui, upaya peninjauan kembali perjanjian investasi tersebut dilakukan
oleh Pemerintah dalam rangka untuk menyeimbangkan kepentingan investor asing
dengan kepentingan nasional untuk melindungi kedaulatan dan kemandirian ekonomi
nasional.
Pertemuan
tersebut secara khusus juga membahas berbagai aspek pembentukan perjanjian
investasi internasional, khususnya aspek perlindungan investasi asing, standard
minimum perlakuan terhadap investor asing, jaminan untuk tidak melakukan
nasionalisasi dan mekanisme penyelesaian sengketa antara investor dan negara.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz