BAMAKO,
- Setelah hampir sebulan lebih wabah Ebola di wilayah Afrika ternyata kini satu
negara dinyatakan bebas dari penyakit tersebut setelah tidak adanya kasus baru
yang baru.
Kepastian
ini disampaikan Menteri Kesehatan Mali, Ousmane Kone yang mengatakan bahwa
negaranya kini bebas dari penularan setelah tidak ada kasus baru yang muncul.
“Saya
umumkan hari ini.. akhir dari epidemic virus Ebola di Mali,”ucap Menkes Kone.
![]() |
| Ilustrasi - Istimewa |
Pernyataan
Menkes ini dikuatkan oleh Kepala Kantor Misi PBB untuk Respon Darurat Ebola di
Mali (UMEER) Ibrahima Soce Fall yang mengatakan bahwa negara itu benar-benar
keluar dari epidemic Ebola.
Walau
bebas dari Ebola tapi menurut organisasi Dokter Lintas Batas (MSF) perlu
diingatkan untuk tidak lengah karena wabah penyakit ini susah diprediksi.
“Wabah
masih berlangsung dan situasi darurat belum berakhir. Bersikap lengah saat ini
hanya akan melemahkan kemajuan yang sudah dicapai,”demikian pernyataan dari MSF
Seperti
diketahui, Kasus Ebola pertama di Mali ditemukan pada Oktober 2014 lalu melalui
bocah dua tahun dari Guinea dengan kondisi sakit dan meninggal dunia.
Sementara
angka kematian akibat penyakit ini mencapai 8,429 orang dari 21,296 kasus.
Periode inkubasi dari penyakit ini mencapai 21 hari.
Untuk
bisa dikatakan terbebas dari penyakit ini dari sebuah negara tidak boleh
memiliki satu kasus baru pun dalam dua masa inkubasi beruntun yaitu 42 hari.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz
