Sabtu, 07 Maret 2015

Kemitraan Strategis RI-RRT Perlu Diwujudkan dalam Kerja Sama Konkret

JAKARTA, - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI AM Fachir yang didampingi Dubes Ngurah Swajaya selaku Ketua Pokja Penguatan Diplomasi Ekonomi telah menerima kunjungan Duta Besar RRT Xi Feng di Kemlu (6/3).

Sebagaimana dilansir dari laman Kemlu melaporkan bahwa iIsu penguatan kerja sama ekonomi menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut.

“Indonesia dan Tiongkok perlu memperkuat upaya untuk menerjemahkan Kemitraan Strategis Komprehensif kedua negara menjadi suatu kerja sama yang konkret dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas”, ucap Wamenlu

Dengan adanya Pokja Penguatan Diplomasi Ekonomi yang dikoordinir oleh Wamenlu RI, prioritas kerja sama ekonomi Indonesia akan difokuskan pada penyelesaian berbagai pending issues dengan negara sahabat, termasuk dengan RRT.

Beberapa kerja sama ekonomi dengan RRT yang perlu segera ditindaklanjuti adalah percepatan pembangunan ke-13 Kawasan Industri Terpadu di Indonesia, penyusunan daftar proyek Five Year Development Program for Economic and Trade Cooperation, dan upaya bersama untuk dapat mengatasi defisit perdagangan Indonesia yang mencapai US$ 13,01 milyar pada tahun 2014.

Pertemuan ini juga membahas kerja sama maritim, dimana Dubes RRT menawarkan Maritime Silk Fund sebesar US$ 40 Milyar yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia guna mendukung visi Poros Maritim Dunia.

Secara khusus pertemuan juga membahas rencana kunjungan kenegaraan Presiden RI ke RRT pada akhir Maret 2015, serta deliverables yang diharapkan dapat ditandatangani pada kunjungan tersebut.

Pertemuan ditutup dengan komitmen dari tingkat leader RRT untuk hadir pada acara peringatan 60 tahun Konferensi Asia-Afrika yang dapat memberikan bobot penting bagi penguatan kerja sama Selatan-Selatan.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz