JAKARTA, - Wakil Menteri
Luar Negeri (Wamenlu) RI AM Fachir yang didampingi Dubes Ngurah Swajaya selaku
Ketua Pokja Penguatan Diplomasi Ekonomi telah menerima kunjungan Duta Besar RRT
Xi Feng di Kemlu (6/3).
Sebagaimana dilansir dari
laman Kemlu melaporkan bahwa iIsu penguatan kerja sama ekonomi menjadi fokus
utama dalam pertemuan tersebut.
“Indonesia dan Tiongkok
perlu memperkuat upaya untuk menerjemahkan Kemitraan Strategis Komprehensif
kedua negara menjadi suatu kerja sama yang konkret dan dapat dirasakan langsung
manfaatnya oleh masyarakat luas”, ucap Wamenlu
Dengan adanya Pokja
Penguatan Diplomasi Ekonomi yang dikoordinir oleh Wamenlu RI, prioritas kerja
sama ekonomi Indonesia akan difokuskan pada penyelesaian berbagai pending
issues dengan negara sahabat, termasuk dengan RRT.
Beberapa kerja sama ekonomi
dengan RRT yang perlu segera ditindaklanjuti adalah percepatan pembangunan
ke-13 Kawasan Industri Terpadu di Indonesia, penyusunan daftar proyek Five Year
Development Program for Economic and Trade Cooperation, dan upaya bersama untuk
dapat mengatasi defisit perdagangan Indonesia yang mencapai US$ 13,01 milyar
pada tahun 2014.
Pertemuan ini juga membahas
kerja sama maritim, dimana Dubes RRT menawarkan Maritime Silk Fund sebesar US$
40 Milyar yang dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Indonesia guna mendukung visi
Poros Maritim Dunia.
Secara khusus pertemuan juga
membahas rencana kunjungan kenegaraan Presiden RI ke RRT pada akhir Maret 2015,
serta deliverables yang diharapkan dapat ditandatangani pada kunjungan
tersebut.
Pertemuan ditutup dengan
komitmen dari tingkat leader RRT untuk hadir pada acara peringatan 60 tahun
Konferensi Asia-Afrika yang dapat memberikan bobot penting bagi penguatan kerja
sama Selatan-Selatan.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz