Sabtu, 07 Maret 2015

Walau Telat Naik Panggung, Tulus Sukses Ubah Suasana Penonton

JAKARTA, - Jadwal panggung Tulus yang sempat molor selama satu jam semestinya pukul 18.45 dan baru mulai 19.40 cukup membuat para penggemar berteriak karena tidak sabar untuk melihat penampilan sang idola.

Akhirnya panggung Tulus pun dimulai dengan bersamaan teriakan nama sang penyanyi menyambut tirai pertunjukkan dibuka secara perlahan.

Namun sebelum memulai pertunjukkan lagi-lagi emosi para penonton Tulus harus naik kembali dikarenakan pihak penyelenggara Java Festival Production menyelipkan acara kecil pemberian penghargaan Indonesian Young Talent kepada sang penyanyi.

Dinobatkan dalam sebuah penghargaan ini, membuat Tulus memberikan sepatah kata dengan apresiasi yang diberikan panitia kepada dirinya.

“Saya harus mulai pertunjukkan mala mini dengan penghargaan yang luar biasa,”ucap Tulus.

Setelah beberapa insiden tidak mengenakkan bagi para penggemarnya, kali ini barulah Tulus menunjukkan pertunjukkannya di panggung Java Jazz.

Ketika memulai lagu pembuka, tensi emosi para penonton pun langsung turun dan mulai menikmati pertunjukkan yang di berikan Tulus.

Dikarenakan panggung ini bernuansa Jazz, Tulus pun mengaransemen lagu Cintai Aku Apa Adanya dan Gajah dengan nuansa jazzy bahkan membiarkan penonton untuk bernyanyi bersama yang membuat satu ruangan kompak bernyanyi bersama.

Bahkan dalam lagu, Teman Hidup Tulus pun meminta para penonton untuk menyebutkan nama orang yang paling sayang dalam hidupnya.

“Dalam hitungan ketika saya ingin kalian menyebutkan dengan keras nama orang yang paling kalian sayang dalam hidup kalian,”ucapnya.

Dan terjadilah ketika diinstruksikan Tulus maka bergema lah satu ruangan dengan nama orang-orang yang dicintai para penonton.

“Satu, dua, tiga, ini dia lagu untuk orang yang paling kalian sayang, Teman Hidup,”ucap Tulus yang disambut para penggemarnya dengan sorak-sorai.

Yang terjadi didalam ruangan tempat Tulus bernyanyi berbeda dengan kondisi diluar dimana sejumlah penggemarnya tidak bisa masuk dikarenakan kondisi ruangan yang padat tidak memungkinkan untuk memasukkan kembali para penonton ke dalam.

Panitia pun menolak permintaan para penonton untuk masuk dikarenakan membludaknya di dalam ruangan.

Ditolak panitia untuk masuk membuat sejumlah penonton melampiaskan kekecewaan mereka dengan memarahi panitia bahkan ada yang pasrah karena tidak bisa masuk ke dalam

Kemarahan para penonton ini pun cukup beralasan karena mereka telah membeli tiket pertunjukkan yang dibanderol tidak lah murah namun tidak sebanding dengan apa yang mereka harapkan.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz