KOTA KINIBALU, Menjadi Mahasiswa Universitas Terbuka bagi
para pendidik Lokal yang mengajar di Community Learning Center (CLC) merupakan
kebanggaan tersendiri bagi mereka.
Selepas menghadiri Pembukaan
Universitas Terbuka Kelompok Belajar (POKJAR) Kota Kinabalu oleh Duta Besar RI
di Malaysia di Kantor Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu, dan mendapatkan modul
masing-masing, para pendidik lokal yang telah mendaftar sebagai mahasiswa UT,
langsung merancang pertemuan tutorial.
Pertemuan Tutorial pertama
dilakukan pada tanggal 19 April 2015 di lingkungan Sekolah CLC Bingkor. Pada
pertemuan itu, yang dihadiri oleh LO CLC Sabah, Suwandi, lebih banyak diisi
oleh perkenalan modul masing-masing dan cerita tentang motivasinya menjadi
mahasiswa.
Adalah Bibliana (49 tahun,
lahir di Adonara) kepala sekolah CLC Bingkor, salah seorang Mahasiswa UT, menyampaikan bahwa impian menjadi mahasiswa
sudah menjadi cita-citanya sejak kecil.
Namun karena kondisi ekonomi
keluarga yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan sekolah, sehingga hanya
dengan ijazah SMA dia merantau ke Sabah menjadi Buruh Migran Indonesia.
“Sepertinya saya lagi
bermimpi. Kok bisa saya jadi mahasiswa” celoteh Bibliana sambil memegang jaket
almamaternya. Bibliana merupakan Kartini Indonesia yang hidup di Sabah, Malaysia sebagai buruh
migran Indonesia.
Lain halnya dengan Veronika
(48 tahun), pendidik lokal lainnya yang mengajar di CLC Budi Luhur setengah
berteriak menyatakan terima kasihnya kepada pejabat Pemerintah terkait yang
telah membuat impian menjadi mahasiswa UT menjadi kenyataan.
“Rintisan usaha mendirikan
UT di Kota Kinabalu sudah dilakukan sejak lama. Seingat saya sudah
bertahun-tahun tetapi belum terlaksana karena berbagai kendala, ... syukur
akhirnya terlaksana juga,”ucapnya
Dimintai tanggapannya atas
pertemuan tutorial mahasiswa UT, Konsul Jenderal RI di Kota Kinabalu, Akhmad
DH. Irfan menyatakan terima kasih atas dukungan berbagai pihak atas dibukanya
UT di Kota Kinabalu dengan lancar dan tanpa masalah.
“Terima kasih kepada Dubes
RI Kuala Lumpur, Rektor UT, Atdikbud dan LO CLC Sabah yang telah memudahkan
jalan pendirian UT di Kota Kinabalu sehingga para pendidik lokal dapat
meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dengan berkuliah. Saat ini Fakultas
yang dibuka adalah PGSD dengan mahasiswa para pendidik lokal. Yang akan datang,
kami akan minta UT membuka Fakultas lain sehingga masyarakat umum yang berminat
kuliah bisa memilih pendidikan yang disukainya. Bagi para mahasiswa pendidik
lokal yang sudah diterima kuliah, saya minta agar bisa membagi waktu antara
mengajar dan kuliah sehingga diharapkan dapat selesai seperti diharapkan,” ucapnya
Sebagaimana diinformasikan Sekretariat
Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu melalui email menjelaskan saat ini, tercatat
53 orang mahasiswa UT di POKJAR Kota Kinabalu dan 24 orang dari POKJAR Tawau.
Mereka semua adalah para
pendidik lokal di berbagai CLC di seluruh wilayah Sabah. Mengingat wilayah
berdiamnya tersebar, maka dibuat kelompok tutorial di tempat yang saling
berdekatan.
Untuk Kota Kinabalu, dibuat
empat lokasi yaitu di Kota Kinabalu, Kundasang, Keningau dan Sandakan. Kegiatan
tutorial wajib bagi semua mahasiswa dan akan dilaksanakan selama 8 kali pertemuan.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz