Selasa, 21 April 2015

Pendidik Lokal di Sabah Kembali Menimba Ilmu Lewat UT

KOTA KINIBALU,  Menjadi Mahasiswa Universitas Terbuka bagi para pendidik Lokal yang mengajar di Community Learning Center (CLC) merupakan kebanggaan tersendiri bagi mereka.

Selepas menghadiri Pembukaan Universitas Terbuka Kelompok Belajar (POKJAR) Kota Kinabalu oleh Duta Besar RI di Malaysia di Kantor Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu, dan mendapatkan modul masing-masing, para pendidik lokal yang telah mendaftar sebagai mahasiswa UT, langsung merancang pertemuan tutorial.

Pertemuan Tutorial pertama dilakukan pada tanggal 19 April 2015 di lingkungan Sekolah CLC Bingkor. Pada pertemuan itu, yang dihadiri oleh LO CLC Sabah, Suwandi, lebih banyak diisi oleh perkenalan modul masing-masing dan cerita tentang motivasinya menjadi mahasiswa.

Adalah Bibliana (49 tahun, lahir di Adonara) kepala sekolah CLC Bingkor, salah seorang Mahasiswa UT,  menyampaikan bahwa impian menjadi mahasiswa sudah menjadi cita-citanya sejak kecil.

Namun karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan sekolah, sehingga hanya dengan ijazah SMA dia merantau ke Sabah menjadi Buruh Migran Indonesia.

“Sepertinya saya lagi bermimpi. Kok bisa saya jadi mahasiswa” celoteh Bibliana sambil memegang jaket almamaternya. Bibliana merupakan Kartini Indonesia  yang hidup di Sabah, Malaysia sebagai buruh migran Indonesia.

Lain halnya dengan Veronika (48 tahun), pendidik lokal lainnya yang mengajar di CLC Budi Luhur setengah berteriak menyatakan terima kasihnya kepada pejabat Pemerintah terkait yang telah membuat impian menjadi mahasiswa UT menjadi kenyataan.

“Rintisan usaha mendirikan UT di Kota Kinabalu sudah dilakukan sejak lama. Seingat saya sudah bertahun-tahun tetapi belum terlaksana karena berbagai kendala, ... syukur akhirnya terlaksana juga,”ucapnya

Dimintai tanggapannya atas pertemuan tutorial mahasiswa UT, Konsul Jenderal RI di Kota Kinabalu, Akhmad DH. Irfan menyatakan terima kasih atas dukungan berbagai pihak atas dibukanya UT di Kota Kinabalu dengan lancar dan tanpa masalah.

“Terima kasih kepada Dubes RI Kuala Lumpur, Rektor UT, Atdikbud dan LO CLC Sabah yang telah memudahkan jalan pendirian UT di Kota Kinabalu sehingga para pendidik lokal dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensinya dengan berkuliah. Saat ini Fakultas yang dibuka adalah PGSD dengan mahasiswa para pendidik lokal. Yang akan datang, kami akan minta UT membuka Fakultas lain sehingga masyarakat umum yang berminat kuliah bisa memilih pendidikan yang disukainya. Bagi para mahasiswa pendidik lokal yang sudah diterima kuliah, saya minta agar bisa membagi waktu antara mengajar dan kuliah sehingga diharapkan dapat selesai seperti diharapkan,” ucapnya

Sebagaimana diinformasikan Sekretariat Konsulat Jenderal RI Kota Kinabalu melalui email menjelaskan saat ini, tercatat 53 orang mahasiswa UT di POKJAR Kota Kinabalu dan 24 orang dari POKJAR Tawau.

Mereka semua adalah para pendidik lokal di berbagai CLC di seluruh wilayah Sabah. Mengingat wilayah berdiamnya tersebar, maka dibuat kelompok tutorial di tempat yang saling berdekatan.

Untuk Kota Kinabalu, dibuat empat lokasi yaitu di Kota Kinabalu, Kundasang, Keningau dan Sandakan. Kegiatan tutorial wajib  bagi  semua mahasiswa dan akan dilaksanakan  selama 8 kali pertemuan.


Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz