Rabu, 22 April 2015

#KAA60 , Kolaborasi Swedia-Indonesia untuk Palestina

JAKARTA, - Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Swedia sepakat untuk mendorong lebih jauh upaya kemerdekaan Palestina serta meningkatkan bantuan dalam bentuk kerjasama Selatan- Selatan dan Triangular untuk rakyat palestina di bidang good governance, demokrasi, HAM, kesamaan gender, dan dukungan terhadap penyelesaian masalah Palestina

Kesepakatan tersebut ditegaskan dalam pernyataan press bersama Menlu RI, Retno L.P Marsudi dan Menlu Swedia, Margot Wallström seusai pertemuan bilateral di sela sela Konferensi Asia Afrika (KAA)  2015.

Istimewa
Kedua Menteri Luar Negeri yang sama-sama dijabat oleh perempuan ini pun menyampaikan harapan agar pengakuan Swedia atas Palestina dapat mendorong negara negara lain untuk mengakui Palestina.

Peringatan KAA ke 60, menurut Indonesia dan Swedia merupakan momentum yang baik bagi masyarakat internasional untuk menunjukan dukungannya kepada pemerintah dan rakyat Palestina.

Sebagai informasi, selama periode 2008-2013, Indonesia telah menyediakan 128 program dan modul pelatihan yang dimanfaatkan oleh 1.257 peserta dari Palestina, meliputi UKM, Pendidikan dan kebudayaan, pemberdayaan perempuan, ESDM, good governance, pertahanan dan pengurangan kemiskinan.

Wujud lain dukungan Indonesia untuk sektor ekonomi Palestina adalah menjadi tuan rumah Conference on Cooperation among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) ke II, pada 1 Maret 2014 untuk mendorong dukungan pengembangan sektor swasta Palestina melalui perluasan jejaring pengusaha Palestina dengan negara negara Asia Timur

Swedia sendiri adalah negara Eropa Barat dan anggota Uni Eropa pertama yang mengakui Palestina sebagai negara berdaulat pada tanggal 30 Oktober 2014.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/catatanLorcasz