NEW YORK, - Rusia sebagai
satu dari lima anggota tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan
pengajukan kepada Majelis Umum PBB untuk pemungutan suara atas proposal mereka.
Sebagaimana dilansir dari media
setempat, proposal yang diajukan Rusia adalah meminta penghentian tunjangan
bagi pegawai homoseksual.
Rusia ingin Panitia Kelima
Majelis Umum yang menangani anggaran PBB membatalkan keputusan Sekjen Ban dan
meminta adanya pemungutan suara pada Selasa.
Rusia sendri mengajukan
tuntutan tersebut pada Desember tahun lalu. Sementara itu laman Panitia Kelima
yang diperbaharui akan diajukan pada Selasa.
Namun diplomat Rusia yang
berada di lingkungan PBB menolak berkomentar soal yang diajukan oleh negaranya.
Sebagai informasi,
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Juli 2014 memberikan pernyataan bahwa
PBB akan mengakui pernikahan sesama jenis stafnya dan mereka diperbolehkan
menerima tunjangan PBB.
Karena selama ini status pribadi
pegawai ditentukan oleh hukum masing-masing negara asal pegawai namun kini
pihak PBB mengakui pernikahan staff yang dilakukan di negara yang melegalkan
pernikahan sesama jenis terlepas dari mana asal kewarganegaraan staf tersebut.
Kontak Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz