Sabtu, 21 Maret 2015

Rusia Minta PBB Hentikan Tunjangan Staf Gay

NEW YORK, - Rusia sebagai satu dari lima anggota tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan pengajukan kepada Majelis Umum PBB untuk pemungutan suara atas proposal mereka.

Sebagaimana dilansir dari media setempat, proposal yang diajukan Rusia adalah meminta penghentian tunjangan bagi pegawai homoseksual.

Rusia ingin Panitia Kelima Majelis Umum yang menangani anggaran PBB membatalkan keputusan Sekjen Ban dan meminta adanya pemungutan suara pada Selasa.

Rusia sendri mengajukan tuntutan tersebut pada Desember tahun lalu. Sementara itu laman Panitia Kelima yang diperbaharui akan diajukan pada Selasa.

Namun diplomat Rusia yang berada di lingkungan PBB menolak berkomentar soal yang diajukan oleh negaranya.

Sebagai informasi, Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Juli 2014 memberikan pernyataan bahwa PBB akan mengakui pernikahan sesama jenis stafnya dan mereka diperbolehkan menerima tunjangan PBB.

Karena selama ini status pribadi pegawai ditentukan oleh hukum masing-masing negara asal pegawai namun kini pihak PBB mengakui pernikahan staff yang dilakukan di negara yang melegalkan pernikahan sesama jenis terlepas dari mana asal kewarganegaraan staf tersebut.




Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz