KINSHASA,
- Para militer Republik Demokrasi Kongo siap membantu pasukan penjaga
perdamaian PBB dalam melawan para pemberontak Rwanda di kawasan bagian timur
negara tersebut.
Kesiapan
bantuan ini disampaikan Presiden Republik Demokrasi Kongo, Joseph Kabila dalam
pembicaraan telepon antara pihaknya dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.
Terkait
dengan pembicaraan ini, Jurubicara PBB mengatakan Sekjen menekankan para
pemimpin pemberontak suku Hutu Rwanda telah gagal menepati janji untuk melucuti
senjata sebelum 2 Januari lalu.
PBB
juga sebelumnya telah menyebutkan perlunya bantuan aktif bagi pasukan Kongo
dalam menghalau kelompok pemberontak yang kuat bertempur atau dikenal dengan
Pasukan Demokrasi untuk Pembebasan Rwanda dari timur yang kaya bahan tambang.
Seorang
petinggi PBB bahwa misi PBB yang tergabung dalam United Nations Organization
Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo (MONUSCO) ini
akan segera menandatangani kesepakatan bersama dengan pemerintah Kabila.
Kontak
Blog > ervanca@Gmail.com
Twitter.com/Lorcasz
