PARIS,
- Sejumlah pemimpin negara dunia mengecam akan penyerangan kantor media Charlie
Hebdo Paris pada Rabu (7/1) waktu setempat.
Presiden
AS, Barrack Obama mengatakan pihaknya mendukung rakyat Perancis setelah
perbuatan tidak terpuji ini dengan mengatakan bawa teroris sangat membenci yang
namanya kebebasan terutama kebebasan pers.
Sementara
itu dari Roma, Perdana Menteri Italia, Matteo Renzi memberikan penghormatan
kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Perancis untuk Roma dengan
mengatakan bahwa penembakan Paris itu sebuah serangan terhadap kebebasan dunia.
Tetangga
dekat Perancis, Inggris dan Jerman melalui PM David Cameron serta Kanselir
Merkel mengatakan serangan tersebut sangat terkutuk dan memuakkan.
Sementara
itu dari kawasan Pasific, Perdana Menteri Australia, Tony Abbot mengatakan serangan
itu sebagai kekejian yang mengerikan tetapi kejadian seperti itu diperkirakan
bakal terjadi lagi karena militant Negara Islam-ISIS telah menyatakan perang
terhadap dunia.
Sedangkan
dari Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) New York, Sekretaris Jenderal Ban
Ki-moon mengatakan tindakan itu adalah kejahatan keji tidak dapat dibenarkan
dan berdarah dingin dengan maksud memecah belah.
Tetapi
Sekjen Ban mengatakan dengan kejadian di Paris, dunia tidak boleh terjerumus
dalam perangkap tersebut.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz


