Minggu, 11 Januari 2015

QZ8501 : Basarnas Kurangi Bantuan Asing

JAKARTA, - Proses pencarian maskapai QZ8501 yang semakin hari sudah semakin menemui titik terang setelah ekor pesawat telah diangkat dari dasar lau ditambah dengan adanya sinyal diduga berasal dari Underwater Locater Beacon (ULT) lewat deteksi Kapal Baruna Jaya.

Dengan keadaan seperti ini Basarnas melalui Kepala Badan SAR Nasional, FHB Soelistyo mengurangi banatuan dan menjadi prioritas dengan kemampuan kapal masing-masing negara.

“Sekarang sudah mulai dikurangi karena sekarang area sudah mulai mengerucut ke area tambahan dua. Kita hitung juga luasan daerah prioritas dengan kemampuan kapal masing-masing negara,”ucap Soelistyo.

Dirinya juga menjelaskan bantuan dari Jepang, Australia, Korsel dan Rusia sudah ditarik dari area pencarian yang tersisa hanya dua kapal AS, Singapura (2) Tiongkok (1) dan Malaysia (2)




Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz