Senin, 19 Januari 2015

PM Kamboja Ancam Oposisi

PHNOM PENH, -  Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menyerang oposisi dengan mengancam akan memenjarakan mereka karena tundingan melanggar perdamaian politik.

Istimewa
Sebagaimana dilansir media setempat,  Partai Nasional Penyelamatan Kamboja, CNRP mengancam memboikot parlemen setelah Perdana Menteri Hun Sen desak pengadilan untuk percepat persidangan 19 anggota CNRP dengan dakwaan pemberontakan.

“Saya meminta pengadilan untuk melakukan persidangan secepat mungkin. Saya ingin mengatakan kepada anda, kalian belum lolos, ketujuh anggota parlemen masih kemungkinan dipenjara,”ucap Hun Sen.

Tuduhan ini berdasar karena mencoba membuka kembali Taman Kebebasan yang ditutup pada Januari tahun lalu setelah terjadi aksi demonstrasi yang bertujuan menggulingkan Hun Sen dimana taman ini sebelumnya merupakan satu-satunya tempat aksi protes boleh dilaksanakan.

Namun menurut tokoh oposisi Mu Sochua mengatakan pihaknya berhak melakukan itu karena negara tidak memenuhi janji yang telah diberikan sebelumnya.

“CNRP meminta pemerintah untuk memecahkan masalah-masalah bangsa, jika masalah-masalah ini semakin serius dan tidak ada jalan keluar, kami sudah mengatakan akan keluar dari parlemen,”ucapnya.

Sebagai informasi, CNRP sendiri mendapat dukungan serikat buruh dan warga perkotaan menjadi ancaman terbesar dari kepemimpinan yang sudah berlangsung selama 30 tahun.

CNRP sendiri memboikot parlemen dari pertengahan 2013-2014 sebagai wujud protes terhadap pemilu yang telah diatur.



Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz