JAKARTA,
- Sebanyak 481 warga negara Indonesia Overstayers (WNIO) dari Jeddah tiba di
Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 14.00
Sebagaimana
informasi yang diterima dari Fasilitas Media Kementerian Luar Negeri RI melalui
email menjelaskan dalam pemulangan tersebut telah dilakukan prosesi serah
terima WNIO oleh Pejabat KJRI Jeddah kepada Wamenlu RI yang kemudian
meneruskannya kepada Kepala BNP2TKI untuk dipulangkan ke kampung masing-masing.
![]() |
| Dok. FasMed Kemlu |
Selama
tahun 2014, sebanyak 20.379 WNIO telah dideportasi. Sebagai bentuk kehadiran
Negara dalam perlindungan WNI di luar negeri, Pemerintah Indonesia berinisiatif
menyediakan satu pesawat charter khusus Garuda Indonesia guna mengangkut para
WNIO.
Penyediaan
pesawat tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya penumpukan di tahanan
imigrasi Arab Saudi dan mempercepat kepulangan WNIO dari kelompok rentan
seperti anak-anak, bayi, manula dan yang sakit.
Terkait
dengan pemulangan ini Wakil Menteri Luar Negeri RI, A.M. Fachir mengatakan ini
adalah bagian dari langkah perlindungan yang diberikan negara kepada rakyatnya
dan memastikan status mereka jelas dan tidak bermasalah
“Ini
bagian dari langkah perlindungan yang diberikan negara kepada rakyatnya, kita
harus memastikan status mereka jelas dan tidak bermasalah. Pemulangan juga kita
lakukan secara selektif dengan memprioritaskan kelompok rentan.” ujar Wamenlu
A.M. Fachir.
Pemulangan
WNIO merupakan tindaklanjut arahan Presiden RI pada Rapat Kabinet tanggal 17
Desember 2014 lalu.
Terdapat
dua negara yang menjadi fokus utama dalam melaksanakan arahan Presiden
tersebut, yaitu Malaysia dan Arab Saudi.
Hal
ini didasarkan atas kerentanan keberadaan WNIO yang tidak memiliki izin tinggal
yang sah di kedua negara tersebut.
Menurut
Kedutaan Besar RI di Riyadh, WNIO di Arab Saudi hingga kini diperkirakan
berjumlah 588.075 orang. Khusus untuk wilayah akreditasi KJRI Jeddah terdapat
557 WNIO yang berada di Rudenim Tarhil Al Shumaisy.
Sebagian
besar diantaranya telah memperoleh exit permit sehingga sesuai dengan aturan
keimigrasian Arab Saudi mereka harus segera meninggalkan negara tersebut.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz
