Kamis, 08 Januari 2015

Paus dan Presiden Putin Kecam Penyerangan Charlie Hebdo

VATICAN CITY, - Pemimpin tertinggi umat Katholik Paus Fransiskus mengutuk akan serangan terhadap Kantor Media Charlie Hebdo di Paris dan menyerukan semua orang untuk menghentikan penyebaran kebencian.

Kecaman keras Paus ini disampaikan Jurubicara Vatikan, Romo Federico Lombardi terkait dengan peristiwa yang menyebabkan 12 orang tewas.

“Bapa Suci mengungkapkan kecaman kerasnya atas serangan mengerikan itu,”ucap Juru Bicara Vatikan.

Paus juga menyerukan semua orang untuk menentang setiap cara menyebarkan kebencian karena sangat merusak dasar hidup berdampingan secara damai selain perbedaan agama, kebangsaan dan budaya.

“Apapun alasannya, kekerasan adalah keji dan tidak dibenarkan,”ucap Juru Bicara tersebut.
Paus pun ikut dalam berdoa dan berbelasungkawa terhadap para korban yang luka dan keluarga yang ditinggalkannya.

Sementara itu dari Moskow, Rusia, Presiden Vladimir Putin mengirimkan belasungkawa kepada korban serangan itu dan mengutuk terorisme.

Lewat Jurubicaranya, Dmitry Peskov mengatakan Moskow tegas mengutuk terorisme dalam segala apapun.

“Moskow tegas mengutuk terorisme dalam segala bentuknya, tidak ada yang bisa membenarkan serangatn teroris,”ucap Peskov.

Peskov juga menambahkan bahwa Putin juga mengirimkan belasungkawa langsung kepad Presiden Hollande.

“Dia menyampaiakn simpati dan dukungan kepada kerabat serta orang terkasih dari yang tewas serta cepat sembuh bagi yang menderita akibat tangan ekstremis itu,”demikian pernyataan dari Kremlin.



Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz