VATICAN
CITY, - Pemimpin tertinggi umat Katholik Paus Fransiskus mengutuk akan serangan
terhadap Kantor Media Charlie Hebdo di Paris dan menyerukan semua orang untuk
menghentikan penyebaran kebencian.
Kecaman
keras Paus ini disampaikan Jurubicara Vatikan, Romo Federico Lombardi terkait
dengan peristiwa yang menyebabkan 12 orang tewas.
“Bapa
Suci mengungkapkan kecaman kerasnya atas serangan mengerikan itu,”ucap Juru
Bicara Vatikan.
Paus
juga menyerukan semua orang untuk menentang setiap cara menyebarkan kebencian
karena sangat merusak dasar hidup berdampingan secara damai selain perbedaan
agama, kebangsaan dan budaya.
“Apapun
alasannya, kekerasan adalah keji dan tidak dibenarkan,”ucap Juru Bicara
tersebut.
Paus
pun ikut dalam berdoa dan berbelasungkawa terhadap para korban yang luka dan
keluarga yang ditinggalkannya.
Sementara
itu dari Moskow, Rusia, Presiden Vladimir Putin mengirimkan belasungkawa kepada
korban serangan itu dan mengutuk terorisme.
Lewat
Jurubicaranya, Dmitry Peskov mengatakan Moskow tegas mengutuk terorisme dalam
segala apapun.
“Moskow
tegas mengutuk terorisme dalam segala bentuknya, tidak ada yang bisa
membenarkan serangatn teroris,”ucap Peskov.
Peskov
juga menambahkan bahwa Putin juga mengirimkan belasungkawa langsung kepad
Presiden Hollande.
“Dia
menyampaiakn simpati dan dukungan kepada kerabat serta orang terkasih dari yang
tewas serta cepat sembuh bagi yang menderita akibat tangan ekstremis
itu,”demikian pernyataan dari Kremlin.
Kontak
Blog > ervanca@Gmail.com
Twitter.com/Lorcasz