Kamis, 08 Januari 2015

Negara Kawasan Timur Tengah Kecam Penyerangan Charlie Hebdo

PARIS, - Rasa simpati, kecaman mulai berdatangan dari luar Perancis terkait aksi barbar terhadap kantor media Charlie Hebdo termasuk dari negara-negara muslim di kawasan Jazirah.

Sebagaimana dilansir dari media setempat pemerintah kerajaan Saudi mengatakan serangan tersebut sama sekali tidak ada dalam ajaran agama Islam

“Itu adalah serangan teroris pengecut yang ditolak oleh agama Islam yang sebenarnya,”demikian pernyataan dari pemerintah Kerajaan Saudi.

Apa yang dikatakan oleh pemerintah Kerajaan Saudi senada oleh Jordania, Maroko, Aljazair, Qatar, Bahrain dan Iran.

Dimana Kementerian Luar Negeri Qatar dalam sikapnya selain menyampaikan duka cita kepada keluarga korban juga mengatakan penyerangan tersebut telah melanggar seluruh nilai dan prinsip etika serta kemanusiaan

Uni Emirat Arab pun mengecam tindakan tersebut dan menyerukan adanya kerja sama komunitas internasional lintas lini dalam memberantas terorisme dengan tujuan meresahkan serta keamanan yang tidak stabil.

Sebuah lembaga ulama Perancis yang menaungi sekitar 250 organ muslim, Union des Organisations Islamiques de France mengutuk tindakan para penyerang dengan mengatasnamakan Islam serta mengklaim telah membalaskan dendam Nabi karena perbuatan media tersebut yang menghina.

Sedangkan menurut Sekretaris Jenderal Organisasi Dewan Kerjasama Teluk, Abdullah bin Rashid Al-Zayani dalam sikapnya mengatakan bahwa penyerangan tersebut bertentangan dengan ajaran Islam yang toleran dan menjunjung nilai kemanusiaan.

Seperti dituliskan di blog ini Kantor Media Charlie Hebdo diserang tiga orang pada Rabu (7/1) siang waktu setempat dengan menewaskan sekitar 12 orang termasuk Pemred serta kartunis dan aparat kepolisian.

Adapun dua pelaku masih dalam pengejaran dengan kategori berbahaya karena masih membawa senjata api, serta satu orang sudah menyerahkan diri kepada kepolisian setempat.


Kontak blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/Lorcasz