![]() |
| Istimewa |
SANA’A,
- Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyampaikan
keprihatianan terhadap apa yang terjadi di pusat kota Yaman, Sana’a
Sebagaimana
informasi yang diterima dari Fasilitas Media-FasMed melalui email mengatakan Indonesia
mengikuti secara prihatin perkembangan yang terjadi di Sana’a, ibukota Yaman
setelah kelompok Syiah Al-Houthi menyerang dan menguasai Istana Kepresidenan
Yaman pada Selasa, 20 Januari 2015.
Serangan
ini menimbulkan ketegangan baru semenjak kesepakatan antara pemerintah Yaman
dan kelompok Al-Houthi pada bulan September 2014.
Pemerintah
Indonesia juga berharap pihak-pihak bertikai di Yaman dapat menahan diri dan
memperhatikan keselamatan dan mengutamakan perlindungan seluruh warga sipil di
Yaman, khususnya ibukota Sana’a.
Pemerintah
Indonesia terus berkomunikasi dan memantau dari dekat kondisi di Yaman melalui
KBRI Sana’a. Warga Indonesia telah dihimbau untuk terus waspada dan
berhati-hati serta selalu menjalin komunikasi dengan KBRI Sana’a (Sdr. Akbar
Maulana, No telpon +967 735 179 246) serta sesama warga Indonesia lainnya.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz
