Kamis, 15 Januari 2015

Dubes RI Apresiasi Sebuah Pengabdian Tanpa Pamrih dari Biarawati Indonesia

TOLIMA, - Tidak banyak yang tahu bahwa ada banyak biarawati melakukan kegiatan keagamaannya di luar wilayah Indonesia dan masuk ke pelosok-pelosok negara.

Salah satunya adalah di Kota Ibague yang masuk wilayah Propinsi Tolima, Kolombia dimana ada satu biarawati asal Indonesia berada di kawasan tersebut.

Sebagaimana dilansir dari laman Kemlu, hal ini tercuat ketika Duta Besar RI untuk Kolombia, Edi Trie Mulyani melakukan kunjungan pembinaan dan sosialisasi kekonsuleran di wilayah tersebut.

Ada satu nama yang mencuat dari sekian banyak biarawati yang mewakili Indonesia  dalam pemgabdian di daerah Ibague dan Cajamarca: Zuster Kristina. 



Telah bertahun-tahun Zuster Kristina mengembara jauh dari kampung halamannya di Ruteng, sebuah kota kecil di sebelah barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dia melakukan pengabdian dan pelayanan bagi masyarakat di Ibague, sebuah kota kecil yang dikelilingi gunung-gunung dan merupakan penghasil jeruk, pisang, dan singkong dengan kualitas yang baik. 



Banyak hal yang dilakukan di Ibague, mulai dari melakukan pelayanan bagi umat Katolik setempat, membantu kegiatan-kegiatan di asrama dan sekolah, serta melakukan studi dan pelayanan sosial bagi masyarakat. Niat baik dan tulus dari para biarawati ini sangat diapresiasi oleh masyarakat di Ibague.

Dubes Edie Trie Mulyani juga membawa seperangkat kebutuhan sehari-hari dan bantuan bagi para biarawati.

Lebih lanjut, Dubes Edie Trie Mulyani menjelaskan bahwa KBRI Bogota akan selalu siap membantu para biarawati tersebut dalam konteks perlindungan WNI sekiranya dibutuhkan.



Kontak Blog > ervanca@Gmail.com

Twitter.com/Lorcasz