JAKARTA,
- Perusahaan teknologi asal AS, Dell mencoba perluas jangkauan layanan
purnajual di kawasan Indonesia yang menurutnya dapat meningkatkan kepuasan dan
loyalitas pengguna produknya khusus tablet dan komputer.
Hal
ini disampaikan Managing Director Dell Indonesia, Catherine Lian di Jakarta
mengatakan pihaknya sejauh ini sudah lebuh dari 222 kota hadir dalam melayani
konsumennya.
“Sejauh
ini sudah lebih dari 222 kota di Indonesia,”ucap Catherine.
Layanan
yang diberikan Dell adalah dengan menjemput produk ke kediaman konsumen dengan
cara menelepon kemudian mejelaskan keluhan yang dialami produknya setelah itu
teknisi akan datang untuk memberikan solusi untuk kelancaran produk yang
digunakan.
Sementara
itu End User Computing Business Development and Strategy Dell Indonesia, Danny
Hartono mengatakan bahwa layanan seperti ini tidak lagi menggunakan pihak
ketiga melainkan dari pihaknya sendiri dan terus bertambah sesuai kebutuhan
Dell
sendiri melihat bisnis komputer pribadi masih tetap eksis di negeri ini walau
pada tahun 2013 lalu perusahaan ini sempat meramalkan sendiri kalau bisnis
produk ini di masa depan penuh dengan ketidakpastian.
Peramalan
inilah yang diberikan kepada perusahaan AS ini kepada Securities and Exchange
Commission di negaranya menjadikan Dell menjadi perusahaan privat setelah 24
tahun perjalanan sebagai usaha publik.
Dengan
berubah status perusahaan ini membuat Dell semakin lebih lincah bergerak dan
tidak berpengaruh terhadap langkah investor.
Kebijakan
ini sejalan dengan data yang dikeluarkan lembaga riset International Data
Corporation (IDC) di kuartal ketiga 2014 yang mengatakan bahwa komputer pribadi
yang dikapalkan ke Indonesia tumbuh sekitar 10 persen dan menjadikan perusahaan
tersebut berada dalam posisi kelima.
Produk
yang dihadirkan Dell saat ini menggunakan sistem operasi Windows dan Android
untuk komputer serta tablet.
Untuk
ponsel pintar, Dell menghentikan produknya sejak September 2013 lalu.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz