![]() |
| Ilustrasi - Istimewa |
SYDNEY,
- Pemerintah Australia tiba-tiba secara mengejutkan menaikkan tingkat ancaman
serangan teroris terhadap aparat penegak hukum pada level tinggi pada Selasa
(20/1) waktu setempat.
Perubahan
peningkatan status keamanan ini hampir sama dengan tingkat ancaman terhadap
warga sipil negeri itu setelah kasus penyanderaan pada bulan Desember lalu.
Pernyataan
ini dikeluarkan oleh polisi federal yang merujuk pada data intelijen dan mitra
internasional setelah terjadi serangan yang terjadi di Kanada dan Eropa.
“Sebagai
hasil dari informasi intelijen dan diskusi dengan mitra kami, tingkat ancaman
terorisme terhadap polisi dinilai tinggi yang sepadan dengan tingkat ancaman yang
lebih luar bagi masyarakat. Peristiwa terbaru di Perancis, Kanada dan Australia
berfungsi sebagai pengingat serius dari resiko yang terkait dengan kebijakan,”demikian
isi pernyataan tersebut.
Selain
itu pihak AFP juga telah menginvestigasi warga Australia yang ditenggarai pergi
ke luar negeri untuk bergabung dengan ISIS dan telah kembali ke negeri itu
meski sampai saat ini belum ditemukan adanya ancaman tersebut.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz
