JAKARTA,
- Sekitar lebih dari 500 pelajar mendatangi Kantor Kedutaan Besar Kerajaan
Belanda di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan untuk mengikuti acara yang digelar
Nuffic Neso Indonesia.
Acara
yang bertajuk Holland Scholarship Day ini memenuhi ruang auditorium Erasmus
Huis untuk mengikuti presentasi tentang beasiswa.
Sebagaimana
informasi yang diterima melalui mengatakan
acara dibuka pada pukul 10.00 oleh Kepala Bagian Urusan Pers dan
Kebudayaan, Konselor Kedutaan Belanda, Ton van Zeeland.
Kemudian
dilanjutkan dengan pemutaran film singkat tentang studi di Belanda yang
disambung dengan presentasi dari Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mr. Mervin
Bakker yang menjelaskan tentang sistem pendidikan dan cara mendaftar ke Universitas
di Belanda.
Presentasi
tentang beasiswa StuNed diberikan oleh Koordinator Beasiswa, Indy Hardono. Indy
menjelaskan bahwa beasiswa StuNed merupakan beasiswa penuh dari pemerintah
Belanda untuk program Master, Short course dan juga Tailor Made Training.
Total
dana yang dikeluarkan untuk beasiswa ini dalam lima tahun adalah 30 juta euro,
dan tahun ini akan diberikan untuk 250-300 pelajar Indonesia.
Beasiswa
Stuned dimulai sejak tahun 2000 dan sampai saat ini sudah mempunyai sekitar
4000 alumni. Pendaftaran beasiswa stuned untuk program master akan ditutup pada
tanggal 15 Maret 2015.
Selain
program beasiswa StuNed, dipresentasikan juga beasiwa OTS. Berbeda dengan
StuNed, pendanaan beasiswa OTS tergantung dari skema yang dipilih. Beasiswa ini
menawarkan untuk program Foundation, Bachelor dan Master.
Informasi mengenai berbagai program beasiswa
untuk sekolah ke Belanda dapat dilihat pada www.nesoindonesia.or.id/beasiswa
Menurut
Student Counselor Neso, Inty Dienasari,
salah satu persyaratan untuk mendaftar program beasiswa ke Belanda
adalah siswa harus mendapatkan surat penerimaan terlebih dahulu dari
Universitas di Belanda.
Oleh
karena itu pada acara ini juga beberapa perwakilan Universitas dari Belanda
memberikan presentasi tentang Universitas masing-masing.
Acara
ini ditutup dengan seminar mengenai How To Write Motivation Statement, yang
diberikan oleh Marlindah, alumni Belanda dari Universitas Utrecht.
Antusiasme
peserta seminar cukup tinggi terlihat dari aktifnya mereka pada sesi tanya
jawab. Salah satu pesan yang diberikan Marlindah pada seminar ini bahwa biasa
itu tidak cukup.
“Biasa
saja tidak cukup, jadi jangan pernah menyalin surat motivasi orang lain. Dukung
kalimat-kalimat yang dituliskan dengan fakta dan pengalaman!” ucapnya
Sebagai
informasi StuNed, singkatan dari Studeren in Nederland, atau studi di Belanda,
adalah program beasiswa yang merupakan bagian dari kebijakan kerjasama
pembangunan pemerintah Belanda yang bertujuan untuk mendukung pencapaian “UN Millenium Development Goals” pada tahun
2015.
Kerangka
kerjasama bilateral dengan Indonesia tercantum dalam Multi-Annual Policy
Framework 2012 - 2015 yang memiliki 5 bidang yang diprioritaskan yaitu Keamanan
& Penegakan Hukum, Air, Agro Pangan dan Hortikultura, Transportasi dan
Logistik, Sektor Medis. Sejak diluncurkan tahun 2000, StuNed sudah memberikan
beasiswa bagi sekitar empat ribu.orang Indonesia
Sementara
Nuffic Neso Indonesia adalah organisasi non-profit yang ditunjuk resmi dan
didanai oleh pemerintah Belanda untuk menangani berbagai hal yang berkaitan
dengan pendidikan tinggi Belanda.
Neso
Indonesia adalah perwakilan Nuffic, organisasi Belanda yang menangani kerja
sama internasional di bidang pendidikan tinggi.
Neso
Indonesia menyediakan informasi serta memberikan konsultasi secara cuma-cuma
mengenai lebih dari 2.100 program studi yang diberikan dalam bahasa Inggris.
Neso
Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan
tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda.
Bersama
dengan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia, setiap tahun Neso
Indonesia menawarkan program beasiswa bagi sekitar 300 warga negara Indonesia
dalam bentuk program master dan pelatihan.
Kontak
Blog > ervanca@gmail.com
Twitter.com/Lorcasz

