JAKARTA, - Penggiat ekonomi
meminta perusahaan swasta nasional untuk perhatikan kawasan pedesaan dalam
rencana pengembangan bisnis ke depan.
Karena penduduk pada kawasan
pedesaan dinilai bisa berpengaruh terhadap hasil keluaran demokrasi yang bisa
mempengaruhi kebijakan keberlangsungan bisnis.
Hal ini disampaikan Direktur
Royal Golden Eagle (RGE) Singapore Ltd Anderson Tanoto dalam Forum Ekonomi
Internasional – World Economic Forum, di Jakarta
“Perlu diketahui bahwa 48
persen penduduk Indonesia berada di kawasan pedesaan. Dalam hal ini perusahaan
swasta perlu memerhatikan keberadaan mereka karena tanpa kehadiran mereka, bisa
aja keberlangsungan bisnis kita terhambat,”ucapnya.
Sementara itu Executive
Chairman QI Grup Malaysia Vijay Eswaran mengatakan bahwa masyarakat desa bisa
mempengaruhi pola bisnis bagi perusahaan salah satu contohnya adalah
berkembangnya e-commerce yang merambah wilayah rural sehingga dapat mengubah
strategi pendekatan consumer perusahaan yang bergerak di bidang komersial.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz