Minggu, 19 April 2015

#KAA60, Semangat Bandung 1955 Tetap Ada

JAKARTA, - Tidak terasa usia Konferensi Asia Afrika di tahun 2015 memasuki 60 tahun dengan seiring jaman semangat itu masih tetap ada.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika, Dubes Yuri Thamrin ketika memberikan sambutan dalam pembukaan tingkat pejabat tinggi (Senior Official Meeting-SOM) Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Minggu (19/4)

Sebagaimana dilansir dari laman Kemlu bahwa Asia dan Afrika merupakan kawasan yang paling dinamis dewasa ini, dengan penduduk yang meliputi 75% dari total jumlah penduduk dunia dan tingkat pertumbuhan domestik (GDP) mencapai 30% dari GDP dunia.

Di sisi lain, sejumlah tantangan baru muncul di tingkat regional maupun global, termasuk terorisme, perubahan iklim, rasisme, xenophobia, dan intoleransi.

Oleh karena itu, negara-negara Asia-Afrika perlu memperkuat solidaritas dan visi mengenai peningkatan kerja sama di bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya.

“Negara-negara Asia Afrika seyogianya mengambil berbagai prakarsa baru, segar, dan praktis, demi kepentingan rakyat di kedua kawasan ini,” tegas Dubes Yuri.

Dengan penyelenggaraan KAA, negara-negara Asia-Afrika telah memberikan kontribusi bagi upaya global mempertahankan perdamaian dan keamanan dunia, menghapuskan kemiskinan dan meningkatkan pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, melalui KAA, negara-negara di kedua kawasan telah menyampaikan dukungan bagi Palestina.

Rangkaian pertemuan KAA akan berlangsung sampai dengan tanggal 24 April 2015, ditutup dengan Pertemuan Komemorasi 60 Tahun KAA di Bandung, Propinsi Jawa Barat.



Kontak Blog > ervanca@gmail.com

Twitter.com/CatatanLorcasz