JAKARTA, - Papuan Nugini
mengatakan siap membantu Indonesia menjadi penghubung dengan negara-negara di
Pasifik Selatan serta menjadikan negeri ini menjadi bagian dari Melanesian
Spearhead Grup (MSG).
Hal ini disampaikan Menteri
Luar Negeri Papua Nugini, Rimbink Pato ketika melakukan pertemuan bilateral
dengan Menlu Indonesia, Retno L.P. Marsudi di sela-sela acara Konferensi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Senayan – Jakarta.
“Negara kami memiliki
perbatasan darat dengan Indonesia, ini akan menjadi sangat bagus jika Indonesia
bergabung,”ucapnya.
Sebagaimana dilansir dari
laman resmi KAA, posisi Papua Nugini dimata mata Pato sebagai bagian dari MSG
sangat jelas dimana etnis Melanesia di kawasan Indonesia mencapai 11 juta orang
yang tersebar di beberapa provinsi.
“Mereka tersebar di Provinsi
Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Jika ada
aplikasi baru (untuk MSG) harus representative bagi etnis Melanesia di
Indonesia dan itu adalah keputusan para petinggi MSG,”ucapnya.
Sementara itu menurut Menlu
Retno, pertemuan ini juga membahas berbagai isu seperti pembebasan bea visa dan
isu diplomatic.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/CatatanLorcasz