JAKARTA, - Mungkin baru ini
terjadi dimana dua negara saling mendukung untuk bisa mewujudkan negara mereka
bekerja untuk dunia.
Hal ini terjadi pada
Indonesia dan Mongolia yang saling mendukung untuk bisa masuk menjadi anggota
tidak tetap Dewan Keamanan PBB
Hal ini disampaikan Menteri
Luar Negeri RI, Retno Marsudi ketika melakukan pertemuan dengan koleganya Menlu
Mongolia Lundeg Purevsuren di sela-sela acara Konferensi Asia Afrika yang
berlangsung di Jakarta Convention Center Senayan-Jakarta
“Kami bertukar dukungan,
Indonesia meminta dukungan Mongolia untuk menjadi anggota Dewan Keamanan PBB
tidak tetap dan Indonesia juga mendukung Mongolia untuk menjadi anggota Dewan
Keamanan PBB tidak tetap,”ucapnya.
Dalam pertemuan ini Mongolia
tertarik untuk kerjasama bilateral dalam bidang perekonomian dan pasar yang
sebelumnya sudah dibicarakan lewat Kedutaan mereka di Jakarta.
“Mongolia sangat tertarik
untuk kerjasama di bidang perekonomian dan pasar yang sebelumnya sudah
dibicarakan di Kedutaan Besar Mongolia di Indonesia,”ucap menlu Purevsuren.
Sebagaimana dilansir dari
laman resmi KAA, dalam pertemuan ini kedua negara berkomitmen untuk terus
menjunjung tinggi nilai-nilai demokratis.
“Kami aka menebar
nilai-nilai demokrasi di komunitas internasional. Seperti kita tahu juga
Mongolia juga turut serta dalam Bali Demcracy Forum,”ucap Menlu Retno
Soal demokrasi, Menlu
Purevsuren pun senada dengan Menlu Retno dimana negaranya akan bergandeng
tangan dengan Indonesia terlebih negaranya baru saja merayakan 25 tahun
demokrasi.
“Kami baru saja merayakan 25
tahun demokrasi, Indonesia juga sudah menganut itu. Kami akan terus bekerja
sama,”ucapnya.
Kontak Blog >
ervanca@gmail.com
Twitter.com/catatanLorcasz